Optimalisasi Proyek Perumahan Arafa Residence dengan Menggunakan Metode Lintasan Kritis Guna Meminimumkan Waktu Pengerjaan terhadap PT. Elang Buana di Karawang

Riki Wijaya, Muhardi Muhardi

Abstract


Abstract. Project management is all the planning, implementation, control, and coordination of a project from the beginning (the idea) until the end of the project to ensure the implementation of the project in a timely, appropriate cost, and appropriate quality. The purpose of this study is to determine the management evaluation of housing construction project in the Arafa Residence by using the Critical Path Method (CPM). Purnama Bandung by using critical trajectory method. Subjects in this study are PT Elang Buana which is a company that is engaged in property. The method in this research is case study. The results obtained from this research is the application of network planning by using the critical path method (CPM) method to improve the time and cost efficiency of the residential home development project. The project with the application of network planning with critical path method has a time efficiency of 8 days or 8.89% and cost efficiency of Rp. 5.520.000.

Keywords: Project, project management, project development, network planning, critical path method (CPM).

 

Abstrak. Manajemen proyek adalah semua perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan koordinasi suatu proyek dari awal (gagasan) hingga berakhirnya proyek untuk menjamin pelaksanaan proyek secara tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengatahui evaluasi manajemen proyek pembangunan perumahan di Arafa Residence dengan menggunakan metode lintasan kritis (CPM). Subjek pada penelitian ini yaitu PT Elang Buana yang mana merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang properti. Metode pada penelitian ini yaitu studi kasus. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu penerapan network planning dengan menggunakan metode lintasan kritis (CPM) lebih meningkatkan efisiensi waktu dan biaya proyek pembangunan rumah tinggal. Proyek dengan penerapan network planning dengan metode lintasan kritis mempunyai efisiensi waktu selama 8 hari atau sebesar 8.89% dan efisiensi biaya sebesar Rp. 5.520.000.

Kata Kunci: Proyek, manajemen proyek, proyek pembangunan, network planning, metode lintasan kritis (CPM)


Keywords


Proyek, manajemen proyek, proyek pembangunan, network planning, metode lintasan kritis (CPM)

Full Text:

PDF

References


Indonesia merupakan negara berkembang, memiliki banyak penduduk dengan pertumbuhan yang sangat cepat. Hal tersebut mengakibatkan kebutuhan akan rumah tinggal di Indonesia sangat tinggi. Pembangunan perumahan dan pemukiman yang serasi, seimbang, tertib, teratur, nyaman dan aman merupakan salah satu kebutuhan manusia dan salah satu faktor penting dalam peningkatan harkat dan martabat, taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat adalah wujud pengamalan pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Masyarakat dengan penghasilan relatif masih rendah, dalam hal ini para pegawai negri sipil dan pekerja di beberapa perusahaan industri masih banyak yang belum menikmati keberhasilan pembangunan di bidang perumahan karena masih banyak kendala yang menghalang untuk mendapatkan kredit pemilikan rumah (KPR) dari bank yang ada.

Kepastian pendapatan masyarakat merupakan daya beli umtuk memperoleh barang-barang konsumsi beraneka ragam jumlahnya dan paling mendasar adalah kebutuhan perumahan sebagai temat tinggal yang sehat dan dekat dengan lokasi tempat mereka bekerja, sehingga jarak tempuh menjadi efisien.

Salah satu pengembangan sentral industri di Indonesia yaitu Kabupaten Karawang, sangat mempengaruhi perkembangan yang menyangkut aspek sosial kemasyarakatan, perekonomian maupun kependudukan terutama yang terkait dengan masalah penyediaan ketenagakerjaan yang berasal dari daerah setempat maupun para pendatang. Dimana dengan masih banyaknya karyawan yang bekerja pada perusahaan-perusahaan baik industri maupun jasa yang belum memiliki rumah tinggal sendiri pada akhirnya dapat mempengaruhi jumlah kebutuhan rumah tinggal yang diperuntukan untuk kelas menengah kebawah.

Dalam pembangunan rumah tinggal perlu adanya penjadwalan kerja yang baik, dengan perhitungan biaya yang cermat dan teliti agar pembangunan dapat terselesaikan dengan efisien. Suatu pembangunan dikatakan efisien jika dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada seperti biaya serta meminimalkan kendala-kendala yang mungkin terjadi dalam suatu pembangunan.

Proyek pembangunan rumah tinggal dilakukan untuk memenuhi kebutuhan akan perumahan yang sangat tinggi. Salah satu penyedia tempat tinggal yaitu PT Elang Buana yang merupakan perusahaan kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan rumah tinggal perumahan ARAFA RESIDENCE.

Dalam proyek pembangunan rumah tinggal, selama ini perusahaan untuk menentukan biaya hanya berdasarkan pengalaman tidak berdasarkan perhitungan secara matematis. Hal ini menyebabkan proses pembangunan seringkali mendapatkan masalah dalam waktu penyelesaian, perhitungan secara sistematis dapat mempengaruhi biaya yang telah ditentukan perusahaan, dimana perusahaan dapat mengatur proses kegiatan secara efektif dan efisien dengan biaya yang optimal.Pada saat ini perusahaan menginginkan proyek pembangunan rumah tinggal selesai lebih cepat dari rencana proyek pembangunan, karena hal ini akan mempengaruhi keuntungan perusahaan dari hasil penjualan rumah tinggal. Untuk menangani hal tersebut diperlukan suatu upaya mempercepat waktu pekerjaan proyek walaupun akan meningkatnya biaya proyek. Optimalisasi biaya pelaksanaan proyek dengan menggunakan metode Critical Path Method – Metode Jalur Kritis (CPM).




Flag Counter