Analisis Pemeliharaan Mesin Dengan Metode Preventive dan Breakdown Maintenance dalam Upaya Meminimumkan Biaya Pemeliharaan Mesin pada CV. Mikraj Khazanah Bandung

Azis Maulana Yusup, Tasya Aspiranti

Abstract


Abstract. The research undertaken aims to analyze the maintenance at CV. Mikhraj Khazanah Ilmu bandung which is applied to Japanese made Miller Sumitomo TP 41 brand printing machine.  To find out how deeply the maintenance system applied is preventive maintenance and breakdown maintenance. And to find out the most effective comparison in an effort to minimize maintenance cost between preventive and breakdown. This type of descriptive research. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. Based on data from CV. Mikhraj Khazanah Ilmu Bandung there are 45 machines and who have problems in a year total 30 machines. To minimize costs and reduce engine damage the researchers compared these two methods and found that Preventive policies are more effective than Breakdown policies. Rp.29.630.769.23, - per machine. The results of this study indicate that, the lack of maintenance performed by the company in checking the state of a machine and can be seen that the results of the authors have been carefully and analyzed where with preventive maintenance policy with a frequency of 3 months once the company can emphasize the maintenance cost incurred is Rp. 120,163,077, - per machine in one month.

Keywords: Preventive Maintenance and Breakdown Maintenance, Machine Maintenance, Maintenance.

 

Abstrak. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk menganalisis pemeliharaan pada CV. Mikhraj Khazanah Ilmu Bandung yang diterapkan terhadap mesin cetak (printing) merek Miller Sumitomo TP 41 buatan Jepang. Untuk mengetahui seberapa dalam sistem pemeliharaan yang diterapkan yaitu pemeliharaan preventive dan pemeliharaan breakdown. Dan untuk mengetahui perbandingan yang paling efektif dalam upaya meminimumkan biaya pemeliharaan antara preventive dan breakdown. Jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan data dari CV. Mikhraj Khazanah Ilmu Bandung ada 45 mesin dan yang memiliki masalah dalam satu tahun total 30 mesin. Untuk meminimumkan biaya dan mengurangi kerusakan pada mesin peneliti melakukan perbandingan terhadap dua metode tersebut dan menemukan bahwa kebijakan Preventive lebih efektif dari kebijakan Breakdown. Rp.29.630.769.23,- per mesin. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, kurangnya pemeliharaan yang dilakukan oleh perusahaan dalam pengecekan keadaan suatu mesin dan dapat dilihat bahwa dari hasil yang sudah penulis teliti dan dianalisis dimana dengan kebijakan pemeliharaan preventive dengan frekuensi 3 bulan sekali perusahaan dapat menekankan biaya pemeliharaan yang dikeluarkan adalah sebesar Rp.120.163.077,- per mesin dalam satu bulan.   

Kata Kunci: Pemeliharaan Preventive dan Pemeliharaan Breakdown, Pemeliharaan Mesin, Pemeliharaan.


Keywords


Pemeliharaan Preventive dan Pemeliharaan Breakdown, Pemeliharaan Mesin, Pemeliharaan.

Full Text:

PDF

References


Jay Heizer, Barry Render, 2014, “Operations Management Sustainability and Suply Chain Management”. Edition Eleven

R.B. Khanna 2015 “production and operation management” : second edition PHI Learning private limited, Delhi

Tampubolon, Manahan P, 2004, “Manajemen Operasional”, Edisi Pertama, Jakarta; Ghalia Indonesia

Tina Kanti Agustiady, Elizabeth A. Cudney, 2015 “Total productive maintenance”:strategies and implementation guide Taylor & Francis group,Ohio

Syamsudin , Damiayanti, 2011, “Metode Penelitian Pendidikan Bahasa”. Bandung; PT. Remaja Rosdakarya

Assauri, Sofjan, 2008, “Manajemen Produksi dan Operasi”. Jakarta; LPFEUI

Hasibuan, Malayu S.P. 2009, “Manajemen: Dasar, Pengertian, dan Masalah”, Edisi Revisi, Jakarta; Bumi Aksara




Flag Counter