Clarifying Object terhadap Perancangan Alat Cetak Genting Berdasarkan Kebutuhan Konsumen Menggunakan Partial Least Square

Aditya Marantika, Aviasti Aviasti, Luthfi Nurwandi

Abstract


Abstract. Equipment in the process must have good standards of use such as precise component assemblies, anti-rust components, ideal press power, and minimal wear between components. Precarious printing tool on PD. Rai Karya has not applied good standardization, often in the process, the performance function fails between components because the precarious printing technology used is still conventional and used for generations so that the resulting product is quite large in each production period. The evaluation was carried out using a mixed research method with qualitative and quantitative approaches because the main advice of this study was the perception operator obtained from the results of distributing questionnaires. The questionnaire has the expectations of the research component's proposal for the PD operator. Rai Karya is based on the importance of precarious printing equipment performance. The level of importance is then evaluated using the Partial Least Square (PLS) model with the output of a product design that has a competitive advantage.

Keywords: Product Defect, Partial Least Square (PLS), Tile Printing  Equipment.

Abstrak. Alat cetak genting pada prosesnya harus memiliki standar pengunaan yang baik seperti rakitan komponen yang presisi, komponen anti karat, daya tekan mesin press yang ideal dan tingkat keausan antar komponen yang dapat diminimalisir. Alat cetak genting pada PD. Rai Karya belum menerapkan  standarisasi yang baik, seringkali pada prosesnya mengalami kegagalan fungsi kinerja antar komponen dikarenakan teknologi alat cetak genting yang digunakan masih konvensional dan digunakan secara turun-temurun sehingga produk yang dihasilkan mengalami kecacatan yang cukup besar pada setiap periode produksinya. Evaluasi dilakukan menggunakan metode penelitian campuran dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, karena input utama dari penelitian ini adalah persepsi operator yang didapatkan dari hasil penyebaran kuesioner. Quesioner tersebut berisikan harapan usulan komponen peneliti terhadap operator PD. Rai Karya berdasarkan tingkat kepentingan kinerja alat cetak genting. Tingkat kepentingan tersebut kemudian di evaluasi dengan model Partial Least Square (PLS) dengan output yang dihasilkan berupa perancangan produk yang memiliki keunggulan kompetitif, sehingga mampu meningkatkan aspek kepuasan operator.

Kata Kunci: Kecacatan Produk, Partial Least Square (PLS), Alat Cetak Genting.


Keywords


Kecacatan Produk, Partial Least Square (PLS), Alat Cetak Genting.

Full Text:

PDF

References


Aryadi, Y. 2010. Pengujian Karakteristik Mekanik Genteng. Surakarta: Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universtias Muhammadiyah Surakarta.

Garvin, D.A., 2012. Kualitas Produk: Alat Strategi Yang Penting. Edisi 3. Jakarta: Free Press.

Haryono, S., dan Wardoyo, P., 2019. Structural Equation Modelling untuk Penelitian Manajemen Menggunakan AMOS 18.00. Bekasi: PT. Intermedia Personalia Utama.

Latan, H., dan Noonan, R., 2017. Partial Least Square Path Modelling Basic Concepts, Methodological Issues, and Applications. New York: Springer.

Sriatun., Yulianto, A., dan Sulhadi., 2013. Analisis Sifat Mekanik Genteng Keramik Hasil Campuran Lumpur Lapindo. Unnes Physics Journal, 2(1), 59-64.

Suwardono., 2002. Mengenal Keramik Hias. Bandung: CV. Yrama Widya.

Nurochim Saeful, As'ad Nur Rahman, Rukmana Asep Nana. (2021). Perancangan Produk Waistbag dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD). Jurnal Riset Teknik Industri, 1(1), 1-13.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/ti.v0i0.30205

Flag Counter