Perancangan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Tas Menggunakan Metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)

Abdurrahman Abdurrahman, Muhammad Dzikron A.M, Dewi Shofi

Abstract


Abstract. Micro Small and Medium Enterprises from year to year are increasing rapidly so that competition is very tight among business actors, the number of  in 2018 was recorded at 64.2 million units, while in 2019 it is projected to grow 5 percent to 67.4 million units according to statistical data (Lokadata) nationally. Therefore, every business actor has various kinds of marketing strategies in order to be able to maintain the internal stability of the company so that it has the quality of the company in order to provide services that are in accordance with consumer expectations. The city of Bandung is one of the creative cities with the potential of human resources scattered throughout the city of Bandung so that it is able to support and develop creative Micro, Small and Medium Enterprises in the use of globalization. CV. Kaboa is one of the Small and Medium Enterprises in Bandung that produces canvas bags, CV. Kaboa reviewed currently still relies on the Make To Stock method strategy which is sold directly at the store, there needs to be a goal for an innovation to encourage sales of bag products at CV. Kaboa. Requires the formulation of the right strategy in order to increase the competitiveness of the company. The method for determining the appropriate strategy for the company is the Quantitative Strategic Planning Matrix (MPSK) method or often referred to as the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) method. The Quantitative Strategic Planning Matrix (MPSK) has three stages, namely the first stage using the external factor evaluation (EFE) matrix and the internal factor evaluation (EFI) matrix, the second stage using the SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Treath) matrix and the third stage using the Matrix method Quantitative Strategic Planning (MPSK). From the results of this study resulted in the conclusion that using this method has been carried out so as to be able to provide proposed strategies that can be applied in CV. Kaboa. The strategic proposals generated in the Quantitative Strategic Planning Matrix (MPSK) improve product quality and expand sales distribution. With one of the proposed strategies, it is hoped that CV. Kaboa can compete with competing products and can increase sales.

Keywords: Marketing strategy, sales of bags, Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)

Abstrak. Usaha Mikro Kecil Menengah dari tahun ke tahunnya semakin meningkat pesat sehingga persaingan sangat ketat dikalangan pelaku usaha, jumlah UMKM pada tahun 2018 tercatat sebanyak 64,2 juta unit, sedangkan pada Tahun 2019 diproyeksikan tumbuh 5 persen menjadi 67,4 juta unit menurut data statistika (Lokadata) secara nasional. maka daripada itu setiap pelaku usaha memiliki berbagai macam strategi pemasaran agar mampu menjaga stabilitas internal perusahaannya sehingga memiliki kualitas perusahaan agar dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan konsumen. Kota Bandung merupakan salah satu kota kreatif dengan potensi sumber daya manusia yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bandung sehingga mampu untuk menunjang serta mengembangkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kreatif dalam pemanfaatan globalisasi. CV. Kaboa adalah salah satu Usaha Kecil Menengah yang ada di Kota Bandung yang memproduksi tas kanvas, Perusahaan CV. Kaboa ditinjau saat ini masih mengandalkan strategi metode Make To Stock yang dijual langsung di toko, perlu adamya tujuan untuk sebuah inovasi mendorong penjualan produk tas di CV. Kaboa. Tujuan dari penelitian adalah melakukan perancangan strategi yang tepat agar meningkatkan daya saing perusahaan. Metode untuk menentukan strategi yang sesuai dengan perusahaan yaitu metode Matriks Perencanaan Strategi Kuantitatif (MPSK) atau yang sering disebut dengan metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Matriks Perencanaan Strategi Kuantitatif (MPSK) memiliki tiga tahapan yaitu tahap pertama menggunakan matriks eksternal factor evalution (EFE) dan matriks internal factor evaluation (EFI), tahap kedua menggunakan matriks SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Treath) dan tahap ketiga mengguakan metode Matriks Perencanaan Strategi Kuantitatif  (MPSK). Dari hasil penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa menggunakan metode ini telah dilakukan sehingga mampu memberikan usulan strategi yang bisa diterapkan di CV. Kaboa. Usulan strategi yang dihasilkan pada Matriks Perencanaan Strategi Kuantitaif (MPSK) meningkatkan kualitas produk dan memperluas pendistribusian penjualan. Dengan salah satu usulan strategi ini diharapkan CV. Kaboa dapat bersaing dengan produk-produk pesaing dan dapat meningkatkan penjulan.

Kata Kunci: Strategi pemasaran, penjualan tas, Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)


Keywords


Strategi pemasaran, penjualan tas, Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)

Full Text:

PDF

References


David, F., 2017. Manajemen strategi. Edisi kelimabelas. Jakarta: Salemba Empat.

Dinas KUMKM dan Perindag Kota Bandung.2019

https://www.google.com/search?q=www.lokadata.beritagar.id+(2020)+&tbm=isch

Kotler, P., 2008. Manajemen pemasaran. Edisi ketigabelas, Jilid Satu. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama.

Hardianti, L., 2018. Metode QSPM. [online] Tersedia pada: [Diakses pada tanggal 21 Mei 2021].

Syidik Mochamad Iqbal, Dzikron M, Bachtiar Iyan. (2021). Perbaikan Kualitas Produk Tas Kulit dengan Menggunakan Metode Teorija Rezhenija Izobretatelskih Zadach (TRIZ) pada CV. X – Bandung. Jurnal Riset Teknik Industri, 1(1), 43-48.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/ti.v0i0.29311

Flag Counter