Usulan Perbaikan Kualitas untuk Meminimasi Defect pada Produk Tas Mini Backpack Menggunakan Metode TRIZ Di CV. Cleoriki

Ira Prasasti Dewi, Dewi Shofie Mulyati, Hirawati Oemar

Abstract


Abstract. CV. Cleoriki is a companies engaged in the bag industry that produces products such as mini backpacks, school backpacks, sling bags and tote bags. The main product that is the focus of the research is the mini backpack bag because this bag model is more often experiencing disabilities. Mini backpacks have the highest average percentage of defects which is 4.4% which exceeds the company's tolerance limit of 4%. The types of defects produced include loose accessories, untidy seams, torn materials and distorted labels. So, companies must minimize the level of disability that occurs by using the TRIZ method and the help of statistical quality control tools namely SPC. The results of data processing obtained the top priority for repairing the defective accessories off. There are 8 causes, namely the operator works in a hurry, the operator is less skilled in quality, less quality material, the work station is not ergonomic accessories installation, the intensity of the use of high tools, hot room, dark room, and manual installation. The results of TRIZ are making recommendations for improvement based on ideal solutions. Proposed improvements made are making warning displays, making SOP, making worksheet assessments of workers capabilities and checking accessories, adding handpress tools, adding facilities in the form of fans, room lamps, and desks at work stations installing accessories.

Keywords: Quality, SPC, TRIZ.

Abstrak. CV. Cleoriki merupakan perusahaan yang di bidang industri tas yang menghasilkan produk seperti tas mini backpack, tas ransel sekolah, tas sling bag dan tas tote bag. Produk utama yang menjadi fokus penelitian yaitu tas mini backpack karena model tas ini yang lebih sering mengalami kecacatan. Tas mini backpack memiliki rata-rata persentase cacat tertinggi yaitu sebesar 4,4% yang melebihi batas toleransi perusahaan yaitu sebesar 4%. Jenis kecacatan yang dihasilkan diantaranya aksesoris lepas, jahitan tidak rapi, bahan sobek dan label menyimpang. Maka, perusahaan harus meminimasi tingkat kecacatan yang terjadi dengan menggunakan metode TRIZ dan bantuan alat pengendalian kualitas statistik yaitu SPC. Hasil pengolahan data didapatkan prioritas utama untuk dilakukannya perbaikan yaitu cacat aksesoris lepas. Ada 8 penyebab yaitu operator bekerja terburu-buru, operator kurang terampil terhadap kualitas, bahan kurang berkualitas, stasiun kerja pemasangan aksesoris tidak ergonomis, intensitas penggunaan alat tinggi, ruangan panas, ruangan gelap, dan pemasangan manual. Hasil TRIZ yaitu membuat usulan perbaikan berdasarkan solusi ideal. Usulan perbaikan yang dibuat yaitu membuat display peringatan, membuat SOP, membuat checksheet penilaian kemampuan pekerja dan pemeriksaan aksesoris, penambahan alat handpress, penambahan fasilitas berupa kipas angin, lampu ruangan, dan meja pada stasiun kerja pemasangan aksesoris.

Kata Kunci: Kualitas, SPC, TRIZ.


Keywords


Kualitas, SPC, TRIZ

Full Text:

PDF

References


Altshuller, G., 2006. Development of TRIZ. The TRIZ Journal.

Assauri, S., 2008. Manajemen Produksi dan Operasi. Edisi Revisi. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Montgomery, C., D., 2009. Statistical Quality Control. 6th ed. Asia

Rantanen, K., dan Domb, E., 2008. Simplfied TRIZ: New Problem-Solving Applications for Engineers and Manufacturing Professionals. New York: St. Lucie Press.




Flag Counter