Usulan Jumlah Teller Optimal di Bank Mandiri Cabang Dago Kota Bandung dengan Menggunakan Model Tingkat Aspirasi

Hammam Priyadi Sa'dan, Reni Amaranti, Agus Nana Supena

Abstract


Abstract, Bank Mandiri Branch Dago City of Bandung is one of the parties that receives satisfaction for satisfying service needs. The problem that often occurs in Bank Mandiri is Dago Branch, Bandung City, namely queue tellers.The queue process is a process that relates to the arrival of consumers in a service facility, then waits in a line (queue) if the service facility is busy, the consumer will wait and the consumer will leave the service facility when they have received service.The model of the Bank Mandiri queue system in Dago Branch, Bandung City is (M / M / 4) :( FCFS / ∞ / ∞). Where the arrival rate is Poisson distribution, the service time is exponentially distributed, the number of Teller is 4 Teller with several channel models - one phase, the first queue discipline comes - first served, the number of queues determined by Bank Mandiri Dago Branch Bandung is unlimited, and prospective buyers queue not categorized and open to the public.From the results of data processing, it is known that the queuing situation at 10 days of observation using 4 Tellers (actual conditions), was declared not effective. By using a 5 teller solution, the maximum waiting time is only 4.995 / 5 minutes per customer. This means that the optimal 5 ticket solution has fulfilled the aspirations requirements of the company, that is, the time to wait in the system is no more than 20 minutes, it has obtained service. Second, the percentage of the average unemployment time is not more than 25%.

Keywords: queuing process, control notation, aspiration level model

Abstrak, Bank Mandiri Cabang Dago Kota Bandung adalah salah satu pihak yang berusaha memenuhi keinginan nasabah untuk memberikan pelayanan yang memuaskan. Permasalahan yang kerap terjadi di Bank Mandiri Cabang Dago Kota Bandung yaitu antrian teller.Proses antrian adalah suatu proses yang berhubungan dengan kedatangan konsumen pada suatu fasilitas pelayanan, kemudian menunggu dalam suatu barisan (antrian) bila fasilitas pelayanan sedang sibuk, konsumen tersebut akan menunggn dan konsumen akan meninggalkan fasilitas pelayanan tersebut apabila sudah mendapatkan pelayanan.Model sistem antrian Bank Mandiri Cabang Dago Kota Bandung adalah (M/M/4):(FCFS/∞/∞). Dimana tingkat kedatangan bersdistribusi poisson, waktu pelayanan berdistribusi eksponensial, jumlah Teller sebanyak 4 Teller dengan model multiple channel – single phase, disiplin antrian first come – first served, banyaknya antrian yang ditentukan Bank Mandiri Cabang Dago Kota Bandung tidak terbatas, dan calon nasabah yang mengantri tidak dikategorikan dan terbuka untuk umum.Dari hasil pengolahan data, diketahui bahwa situasi antrian pada 10 hari pengamatan dengan menggunakan 4 Teller (kondisi aktual), dinyatakan belum efektif. Dengan menggunakan solusi 5 teller, waktu menunggu maksimal yaitu hanya sebesar 4,995 / 5 menit per nasabah. Artinya, solusi 5 loket optimal telah telah memenuhi syarat aspirasi dari pihak perusahaan yaitu waktu menunggu dalam sistem  tidak lebih dari 20 menit, sudah memperoleh layanan. Kedua, persentase rata-rata waktu menganggur tidak lebih dari 25%.

Kata kunci : Proses antrian, Notasi kendall, Model tingkat aspirasi


Keywords


Proses antrian, Notasi kendall, Model tingkat aspirasi

Full Text:

PDF

References


Achmad, Mahmud., (2008). Tehnik Simulasi dan Permodelan, Yogyakarta. Universitas Gajah Mada.

Azhar Kasi. Teori Pembuatan Keputusan. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

A.K.Erlang. 2011. Sejarah Teori Antrian. Modul Manajemen Operasional.

Dimyati, T. T dan Dimyati, A., 1992. Operations Research Model-Model Pengambilan Keputusan Bandung:Sinar Baru Algensindo.

Dr. Boedino dan Dr. Ir. Wayan Koster., M.M., 2014. Statistika dan Probabilitas. Penerbit PT. REMAJA ROSDAKARYA. Bandung

Heizer, Jay dan Barry Render., 2009. Operation Management. Terjemahan oleh Dwianoegrawati Setyoningsih dan Indra Almahdy. Edisi 7. Buku I. Jakarta: Salemba Empat.

Jensen, A. P and Brad, F.J., 2007. Operations Research Models and Methods. Australia: John Wiley & Sons.

Ma’arif dan Tanjung. 2003. Manajemen Produksi dan Operasi. Edisi Revisi. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Jakarta.

P. Siagian, 2007. Penelitian Operasional. Universitas Indonesia.

Siswanto, 2007. Operation Research, Jakarta: Erlangga.

Taha, H. A., 2009. Operation Research: An Introduction. New Delhi: Prentice-Hall of India.

Thomas J. Kakiay., 2007. Dasar Antrian Untuk Kehidupan Nyata. Penerbit Andi. Yogyakarta

Walpole, E. R and Mayers, H. R., 2008. Probablility and Statistics for Engineers and Scientists. Diterjemahkan oleh R.K. Sembiring., 2008. Bandung: Institut Teknologi Bandung.




Flag Counter