Perancangan Model Distribusi dan Penentuan Lokasi Gudang Distribusi Ekspor Kopi di Wilayah Jawa Barat

Muhammad Farash Syahmi, Rakhmat Ceha, Mohammad Dzikron

Abstract


Abstract. West Java is a productive area of coffee producers and can meet export needs every day. Based on data from the Central Bureau of Statistics (BPS), currently the plantation area in West Java reaches 494,900 hectares or 13.28 percent of the total area of West Java Province 3.7 million hectares with export demand that continues to increase from 2012. The problems experienced by the current coffee producer is the marketing and distribution of convoluted products, resulting in a long supply chain. In addition, West Java coffee producers do export through Medan, Surabaya, and Semarang. The impact of this is the low price of coffee at the farm level. To maximize the potential of coffee owned by West Java, it is necessary to design the distribution model of coffee and determination of distribution warehouse and export warehouse. The goal is to design repair solutions by cutting the supply chain to improve farmers' welfare. In the design of the model, identification of coffee distribution channels mapped with Integrated Definition for Function Modeling (IDEFØ) to create business processes, then cluster distribution using agglomerative methods and the use of Logware software in determining distribution and export warehouse and location theory analysis.

Keywords : , West Java, Coffee, Suppy Chain

 

Abstrak. Jawa Barat merupakan wilayah penghasil kopi yang produktif dan dapat memenuhi kebutuhan ekspor setiap harinya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini lahan perkebunan di Jawa Barat mencapai 494.900 hektar atau 13,28 persen dari luas total wilayah Provinsi Jawa Barat 3,7 juta hektar dengan permintaan ekspor yang terus meningkat dari tahun 2012. PErmasalahan yang dialami oleh produsen kopi saat ini adalah pemasaran dan distribusi produk yang berbelit-belit, sehingga menghasilkan rantai pasok yang panjang. Selain itu, produsen Kopi Jawa Barat melakukan ekspor melalui Medan, Surabaya, dan Semarang. Dampak dari hal tersebut adalah rendahnya harga kopi di tingkat petani. Untuk memaksimalkan potensi kopi yang dimiliki Jawa Barat, maka perlu dilakukan perancangan model distribusi kopi dan penentuan pusat gudang distribusi serta gudang ekspor. Tujuannya yaitu untuk Merancang solusi perbaikan dengan memotong rantai suplai kopi agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Dalam perancangan model, dilakukan identifikasi jalur distribusi kopi yang dipetakan dengan Integrated Definition for Function Modeling (IDEFØ) untuk membuat proses bisnis, kemudian pembagian cluster menggunakan metode agglomerative serta penggunaan software Logware dalam penentuan pusat gudang distribusi dan ekspor serta analisis teori lokasi.

Kata Kunci : Jawa Barat, Kopi, Rantai Pasok


Keywords


Jawa Barat, Kopi, Rantai Pasok

Full Text:

PDF

References


Ayers., 2001. Handbook of Supply Chain Management. USA: St. Lucie Press.

Aziz., 2008. Ekonomi Islam Analisis Mikro dan Makro. Yogyakarta: Graha Ilmu. Cet. Ke-1, h. 87.

Badan Pusat Statistik., 2014. Provinsi Jawa Barat dalam Angka 2014, Jawa Barat: BPS.

Ballou, R.H., 2007. The evolution and future of logistics and supply chain management,Weatherhead School of Management. European Business Review Vol. 19 No. 4, pp. 332-348.

Ceha, R., Dzikron, M., Riyanto, S., 2017. Identifikasi Permasalahan Rantai Pasok pada Komoditas Kopi di Jawa Barat. Prosiding SNaPP Sains dan Teknologi. LPPM Universitas Islam Bandung

Ceha, R., 2016. Sistem Logistik Bantuan Bencana Dalam Model Sister Village. Jurusan Teknik Industri Universitas Islam Bandung.

Ceha, R., 2006. “Supply Chain Management: Kesempatan dan Hambatan dalam Lingkungan Bisnis”, Seminar Nasional Logistik II: Streamlining Integrated Supply Chain Management as the New Frontier of Competitive Advantage. Jurusan Teknik Industri Universitas Pasundan Bandung.

Chen, C., T., 2001. A fuzzy approach to select the location of the distribution center, Elsevier Journal, pp. 65-73.

Jabarprov., 2013. AEKI Siap Ekspor Langsung Kopi Jabar. Terdapat Pada: [Diakses 17 Mei 2017].

Pujawan., 2005. Council of Logistic Management. Yogyakarta: Andi.

Tjiptono, Fandi., 2008. Strategi Pemasaran. Edisi 3. Yogyakarta: Andi.

Weske, Mathias., 2007. Business Process Management: Concept, Languages, Architectures. New York: Springer.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/ti.v0i0.10273

Flag Counter