Hubungan Beauty Vlogger dengan Kreativitas Remaja Perempuan pada Masa Pandemi Covid-19

Fika Karina Agustin, Tresna Wiwitan

Abstract


Abstrak. Due to the COVID-19 pandemic, lots of people are confined at home as a result of large scale social limitation (LSCL) policy or lockdown, hence the mundane social activity between individuals are halted, including the adolescent age group who needs to follow their academic schedule in front of their monitor’s screen.  Due to the minimum amount of social interaction between individuals, there are fears that levels of one’s creativity may be halted in consequence of spending too much time in home’s environment.  Therefore, social media needs to be utilizedin order to stimulatecreativity. Social media is a platform where individuals can interact without having to see each other directly, popularly termed as online, and it is very helpful for interacting without the boundary of space and time.  One of the most popular social media right now, Instagram, has a great part on facilitating creativity of the majority of female adolescent.  One of which is an Instagram user @jharnabagwani, an Indonesian beauty vlogger who is the pioneer of Lathi Challenge.  That challenge inspires  Instagram  users or its viewers on how to decorate their faces in a unique and creative way which draws public attention.  There are also a few things to be considered in this research, that is the correlation between female adolescent’s creativity who recreated Lathi Challenge and beauty vlogger @jharnabhagwani which consisted theory of communicator’s credibility degree and theory of 4P’s creativity aspect. In this scientific research, quantitative method with correlation approximation are used.  Data is collected through questionnaire distribution, observation, and bibliography, which all will be analyzed afterwards.  Questionnaire Spread in accordance with sample 61 Respondents were taken with probability sampling techniques. Data analysis using Ordinal Scale, with Validity Test using the Spearman Rank and for Reliability Test using Cronbach’s Alpha. The results of this study have a significant and strong relationship between Beauty Vlogger and Female Adolescent’s Creativity with a correlation value of 0.624.

Keywords: Beauty Vlogger, Creativity, Instagram.


Abstrak. Akibat pandemi COVID-19, banyak orang yang harus terjebak di rumah karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau lockdown sehingga aktivitas sosial yang biasa dilakukan sehari-hari terhambat, tak terkecuali golongan remaja yang harus mengikuti jadwal akademik di depan layar monitor.  Akibat minimnya interaksi antar individu, dikhawatirkan tingkat kreativitas seseorang berkurang karena terlalu banyak menghabiskan waktu di lingkungan rumah.  Maka dari itu, media sosial perlu dimanfaatkan untuk menstimulasikreativitas. Media sosial yaitu sebuah media untuk proses interaksi antar individu tanpa bertemu langsung yang lebih sering disebut online dan sangat mempermudah proses interaksi karena tanpa dibatasi ruang dan waktu.  Salah satu sosial paling populer saat ini, Instagram memiliki andil yang cukup besar dalam memfasilitasi ajang kreativitas yang dilakukan oleh sebagian besar remaja perempuan.  Seperti akun instagram @jharnabhagwani, seorang beauty vlogger asal Indonesia yang memprakarsai Lathi Challenge.  Challenge tersebut memberikan inspirasi kepada pengguna instagram atau penontonnya tentang teknik merias wajah yang menarik dengan cara yang kreatif serta menarik perhatian publik.  Ada pula beberapa hal yang diperhatikan penelitian ini yaitu korelasi antar kreativitas remaja perempuan yang mengikuti  Lathi Challenge dengan beauty vlogger @jharnabhagwani yang terdiri dari teori tingkat kredibilitas komunikator dan teori aspekkreativitas4P.

Kata Kunci: Beauty Vlogger, Kreativitas, Instagram.


Keywords


Beauty Vlogger, Kreativitas, Instagram.

Full Text:

PDF

References


Ali Zaki, 2009, Kiat Jitu Membuat Website Tanpa Modal, Penerbit Elexmedia

Kusmiran, E. Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta :SalembaMedika; 2014.

Munandar, Utami. (2014). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Safko, Lon. The Social Media Bible: Tactics, Tools & Strategies for Business Success. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc. 2012. Hlm 149 - 150.

Sarwono, S. Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo. 2011

Rakhmat, Jalaluddin. 2018. Psikologi Komunikasi. Bandung. Simbiosa Rekatama Media.

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung : cv. Alfabeta.

Slameto. 2010. Belajar dan faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Mariezka, Filza Intan. Pemaknaan Profesi Beauty Vlogger melalui Pengalaman Komunikasi Universitas Padjadjaran. 2018. (diakses, 17 September 2020, pukul 20.30)

Christine, Yoselvin. Konten Review Product Beauty Vlogger dan Minat Beli Mahasiswa (Studi Korelasional Pengaruh Konten Review Product Beauty Vlogger terhadap Minat Beli Mahasiswi FISIP USU). Medan: USU (diakses pada tanggal 5 September 2020, pukul 14.25)

Rachmawati, Asri Aulia. Hubungan Intensitas Menonton Youtube Beauty Vlogger dan Persepsi Mengenai Kredibilitas Beauty Vlogger dengan Perilaku menggunakan Makeup oleh Remaja. Semarang: UNDIP. (diakses pada tanggal 5 September 2020, pukul 14.45)

Kalihputri, Griyani. 2018. Pengaruh Beauty Vlogger sebagai Endorser terhadap Brand Image Wardah pada Mahasiswi Kota Bandung. Bandung: Universitas Telkom (diakses pasa tanggal 5 September 2020, pukul 15.37)

https://napoleoncat.com/stats/instagram-users-in-indonesia/2020

(diakses 30 Agustus, 16.15)

https://instagram.com/jharnabhagwani

(diakses 30 Agustus 2020, 20.19)

https://instagram.com/sellaliswa

(diakses pada 2 September 2020, 21.15)

https://instagram.com/janineintansari

(diakses pada 2 September 2020, 22.10)

https://id.wikipedia.org/wiki/Instagram

(diakses pada 19 September 2020, 23.35)Televisi Softener Soft & Fresh di Jakarta dan Sekitarnya dengan Menggunakan Consumer Decision Model. Jurnal Ekonomi Perusahaan. Volume IV Nomor

Novilini, Olga Puspa, Hernawati, Riza. (2021). Opini Member Mengenai Personal Selling Sales Moka Pos dalam Memasarkan Produk. Jurnal Riset Public Relation, 1(1). 1-7




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.31115

Flag Counter