Hubungan Komunikasi Antarpribadi Guru dengan Kemandirian Siswa Berkebutuhan Khusus

Hilmy Zacky, Dadan Mulyana

Abstract


Abstract. The reason for this research is that there are several violations committed by students as well as obstacles in communication and interaction due to limitations that occur in blind students and with teachers, but besides that the communication carried out by the teacher is related to the development and ability of blind students to lead independent lives. This study aims to determine the relationship between teacher interpersonal communication and the independence of students with special needs. The method used is quantitative correlational method. The population of this study were students of SMP and SMA SLB Negeri A Pajajaran. With a total sample of 38 students from the total population. The research setting was carried out at SLB Negeri A Pajajaran, Bandung City. The data collection method is done by distributing questionnaires, interviews, and literature studies. The theory used in this research is the theory of behaviorism and social cognitive theory, and the theory of interpersonal communication as variable x includes aspects of openness, empathy, supportive attitudes, positive attitudes and equality and the theory of independence as variable y includes aspects of emotional independence, behavioral independence, cognitive independence. The results of this study indicate that there is a significant relationship in the results of data processing between the relationship between the interpersonal communication relationship between teachers and the independence of students with special needs in SLB Negeri A Pajajaran and the correlation coefficient generated from calculations through the Spearman rank correlation formula is 0.384. This value is included in the low category (Interval 0.200 - 0.399) which means the better. The resulting positive (unidirectional) relationship is also significant, which means that if the teacher's interpersonal communication is good, the independence of the students will also be good

Keywords: openness ,emphaty, supportiveness, positiveness, equality, blind

Abstrak. Alasan yang mendasari penelitian ini ialah adanya beberapa pelanggaran yang dilakukan siswa serta hambatan dalam berkomunikasi serta interaksi karena keterbatasan yang dimiliki yang terjadi pada siswa tunanetra maupun dengan guru namun disamping itu komunikasi yang dilakukan guru apakah ada hubungannya dengan perkembangan serta kemampuan siswa tunanetra untuk menjalani hidup mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Komunikasi Antarpribadi Guru Dengan Kemandirian Siswa Berkebutuhan Khusus. Metode yang digunakan adalah metode korelasional kuantitatif.Yang menjadi populasi dari penelitian ini yaitu siswa SMP dan SMA SLB Negeri A Pajajaran. Dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang siswa dari total populasi yang ada. Setting penelitian ini dilakukan di SLB Negeri A Pajajaran Kota Bandung. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner, wawancara, serta studi pustaka. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori behaviorisme dan teori kognitif social, serta teori komunikasi antarpribadi sebagai variabel x meliputi aspek keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif serta kesetaraan dan teori kemandirian sebagai variabel y meliputi aspek kemandirian emosi, kemandirian perilaku, kemandirian kognitif. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Terlihat adanya hubungan yang signifikan pada hasil pengolahan data antara hubungan antara hubungan komunikasi antarpribadi guru dengan kemandirian siswa berkebutuhan khusus di SLB Negeri A Pajajaran dan koefisien korelasi yang dihasilkan dari perhitungan melalui rumus korelasi rank spearman diperoleh sebesar 0,384. Nilai tersebut termasuk dalam kategori yang rendah (Interval 0,200 – 0,399) yang mana artinya semakin baik. Dihasilkannya hubungan yang positif (searah) juga signifikan yang artinya bila komunikasi antarpribadi guru baik maka kemandirian siswa juga akan baik.

Kata kunci: keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, kesetaraan, tunanetra


Keywords


keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, kesetaraan, tunanetra

Full Text:

PDF

References


Alo, Liliweri. 2011. Komunikasi Antar Personal. Jakarta: Remaja Rosdakarya.

Desmita. 2009. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung. PT Remaja Rosdakarya

DeVito, Joseph, 1989, The Nonverbal Communication Workbook (Prospect Heights), illinois: Waveland Press.

Musdalifah. 2007. Perkembangan Sosial Remaja Dalam Kemandirian. Studi Kasus Hambatan Psikologis Dependensi Terhadap Orang Tua. Iqra. Volume 4 Juli – Desember 2007

Nasrudin, Endin. 2015. Psikologi Komunikasi. Bandung: Pustaka Setia

Pajares, Frank. 2002. Overview of Social Cognitive Theory and of Self-efficacy. http://www.emory.edu/EDUCATION/mfp/eff.html (Tanggal akses 24 Mei 2020)

Warsito. 2013. Perbedaan Tingkat Kemandirian dan PenyesuaianDiriMahasiswa Perantauan Suku Batak Ditinjau Dari Jenis Kelamin.JurnalPsikologi. Vol. 01, No 2. 01-06

Harvianti, Rahmadhani Ayu , Kurniadi, Oji. (2021). Kampanye Komunikasi Ecotransport dalam Mengurangi Transportasi Pribadi. Jurnal Riset Public Relation, 1(1). 8-14




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.29996

Flag Counter