Fenomena Street Culture dalam Berpenampilan

Muhammad Rizal Zulfikar, Neni Yulianita

Abstract


Abstract. Appearance is something that people really care about, so we can come out with more confidence. There are various kinds of appearances that exist at this time. One of them is street culture. Street culture originated from a lifestyle that developed on the streets to become a new culture in society, one of which is in Sukabumi, but its existence has not been noticed and is still underestimated by some circles. The focus of this research is "How is the application of lifestyle, especially in the appearance of street culture to young people in the city of Sukabumi?". This study aims to determine the motives, meanings, and experiences of a person who applies this street culture performance in the midst of social disparities, especiallyin Sukabumi. The researcher used three data collection techniques, namely indepth interviews, observation and documentation. The research method used was qualitative with the phenomenological study approach of Alfred Schutz. The results of this study are that there are 2 motives, namely self-expression motifs and environmental motifs, the meaning of street culture is a different culture which generally leads to freedom of expression and as a form of resistance to the elite, besides street culture is interpreted as one's identity in In appearance, the experience felt varies, such as increased self-confidence, life motivation, and satisfaction because it is unique.

Keyword: Meaning, Motive, Life Experience, Street Culture, Style, Appearance

Abstrak. Penampilan merupakan hal yang sangat diperhatikan oleh manusia, karenanya kita dapat tampil keluar dengan lebih percaya diri. Terdapat berbagai macam penampilan yang ada pada saat ini. Salah satunya adalah street culture. Street culture berawal dari sebuah gaya hidup yang berkembang di jalanan hingga menjadi sebuah budaya yang baru di masyarakat, salah satunya di Sukabumi, namun keberadaannya masih belum terperhatikan dan masih dipandang sebelah mata oleh beberapa kalangan. Penelitian ini mengkaji “Bagaimana penerapan gaya hidup khususnya dalam penampilan street culture pada anak muda di komunitas street culture kota Sukabumi ?“. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif, makna, dan pengalaman seseorang yang menerapakan penampilan street culture ini ditengah kesenjangan sosial masyarakat khususnya di Sukabumi. Peneliti menggunkan tiga teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi Alfred Schutz. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat 2 kategori motif, yaitu motif ekspresi diri dan motif lingkungan, makna street culture merupakan suatu budaya yang berbeda pada umumnya yang lebih mengarah kepada kebebasan berekspresi dan sebagai bentuk perlawan kepada kaum elitis, selain itu street culture dimaknai sebagai jati diri seseorang dalam berpenampilan, pengalaman yang dirasakan pun beragam, seperti rasa kepercayaan diri yang meningkat, motivasi hidup, dan kepuasan tersendiri karena unik.

Kata Kunci: Pemaknaan, Motif, Pengalaman Hidup, Street Culture, Gaya, Penampilan  



Keywords


Pemaknaan, Motif, Pengalaman Hidup, Street Culture, Gaya, Penampilan

Full Text:

PDF

References


Barker, Chris, 2008. Cultural Studies: Teori dan Praktik, terj.

Nurhadi.Yogyakarta : Kreasi Wacana Burke, Peter. J. 2009. Identity Theory. London : Oxford University Press

Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Sobur, Alex. 2015. Analisis Teks Media. Bandung : PT. Remaja

Rosdakarya.

Sunaryo. 2004. Psikologi Untuk Pendidikan. Jakarta: EGC.

Novilini, Olga Puspa, Hernawati, Riza. (2021). Opini Member Mengenai Personal Selling Sales Moka Pos dalam Memasarkan Produk. Jurnal Riset Public Relation, 1(1). 1-7




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.28829

Flag Counter