Presentasi Diri Influencer di Instagram

Shafira Erlinda Sari, Maman Suherman

Abstract


Abstrack: Influencers seek to develop roles both, and in accordance with their wishes. This is a way to motivate yourself and achieve the goals desired by Instagram players. Influencers have different motives to play a role when presenting themselves on Instagram, they will always prioritize details such as place settings for photos, costumes worn, locations of places visited and there are many small things that are taken into account with the aim of getting a good impression on social media so that they can present themselves to other social users as desired. Instagram social media is part of influencers as a forum for pouring the works that they want to present to the public or their followers on Instagram social media. The research objective is to find out how influencers can present themselves in building an image. Find out how influencers can present themselves in order to achieve the desired achievements on Instagram. Knowing how influencers can present themselves in maintaining their presence on social media. Find out why influencers use Instagram to present themselves. The research method used is a qualitative research method with the perspective of Robert K.Yin's case study which emphasizes the type 1 research design, where there is only one case and one unit of analysis using interviews with research sources. Results of the study: The way influencers present themselves in building an image, and achieve the desired achievement, and maintain their own existence, have their own way which basically does not come out of their respective styles, characteristics, and characters using Instagram as a medium because of the many societies today who use Instagram as a medium for information search and self-actualization.

Keywords: The presentation self, Influencer, Instagram

Abstrak: Influencer berusaha mengembangkan peran baik, dan sesuai dengan keinginannya. Hal ini merupakan suatu cara dalam memotivasi diri dan mecapai tujuan yang diinginkan para pelaku Instagram. Influencer memiliki motif berperan berbeda saat mempresentasikan dirinya di Instagram, mereka akan selalu mengedepankan hal yang detail seperti setting tempat untuk foto, kostum yang dikenakan, lokasi tempat yang dikunjungi dan masih banyak hal kecil yang diperhitungkan dengan tujuan untuk mendapatkan kesan yang baik dalam sosial media sehingga mereka bisa mempresentasikan dirinya ke pengguna sosial lain sesuai dengan yang di inginkan. Media sosial Instagram merupakan bagian dari Influencer sebagai wadah dalam menuangkan karya – karya yang ingin di presentasikan kepada masyarakat atau pengikutnya di media sosial Instagram. Tujuan penelitian untuk mengetahui cara influencer mempresentasi diri sendiri dalam membangun citra. Mengetahui cara influencer mempresentasi diri sendiri agar meraih pencapaian yang diinginkan di Instagram. Mengetahui cara influencer mempresentasi diri dalam mempertahankan eksistensi diri di media sosial. Mengetahui mengapa influencer menggunakan Instagram untuk mempresentasikan dirinya. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan perspektif studi kasus Robert K. Yin yang lebih ditekankan kepada desain penelitian tipe 1, di mana hanya ada satu kasus dan satu unit analisis dengan menggunakan wawancara dengan narasumber penelitian. Hasil penelitian: Cara yang influencer  lakukan dalam mempresentasikan diri sendiri dalam membangun citra, dan meraih pencapaian yang diinginkan, serta mempertahankan eksistensi diri mempunyai caranya tersendiri yang pada dasarnya tidak keluar dari gaya, ciri, dan karakternya masing - masing menggunakan Instagram sebagai media karena banyaknya mayarakat hari ini yang menggunakan Instagram sebagai media pencari informasi dan aktualisasi dirinya.

Kata Kunci:  Presentasi diri, Influencer, Instagram


Keywords


Presentasi diri, Influencer, Instagram

References


Adisaputro, Gunawan. 2014. Manajemen Pemasaran Analisis untuk Perancangan Strategi Pemasaran. Yogyakarta: UPP STIM YKPN

Atmoko Dwi, Bambang. 2012. Instagram Handbook Tips Fotografi Ponsel. Jakarta: Media Kita

Boyer, C.D., and J.C. Shannon. 2003. Carbohydrates of the kernel. In: White PJ.,

Johnson LA. Terjemahan : Jakarta : Bumi Aksara

Grenny Joseph, Patterson Kerry, Maxfield David, McMillan Ron, Switzler AL. 2013. Influencer. Dinamis Publishing.

Gunawan, Imam. 2016. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.

Littlejohn, Stephen W & Karen A. Foss.2009. Teori Komunikasi, edisi 9. Jakarta: Salemba Humanika.

McQuail, Denis. 2011. Teori Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Erlangga, Jakarta

Moleong, Lexy J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyana, Dedi. 2001. Ilmu Komunikasi, Suatu Pengantar. Bandung: Remaja. Rosdakarya.

_____________2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja. Rosdakarya.

_____________2005. Ilmu Komunikasi, Suatu Pengantar. Bandung: Remaja. Rosdakarya.

Mulyana, Deddy. 2013. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nasrullah, Rulli. 2014. Teori dan Riset Media Siber (Cybermedia). Jakarta : Kencana.

Nasrullah, Rulli. 2015. Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya dan. Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Nisrina. M. 2015, Bisnis Online Manfaat Media Sosial Dalam Meraup Uang, Yogyakarta : Kobis.

Poerwandari, E. K. 2012. Pendekatan kualitatif untuk penelitian perilaku manusia (edisi.Ketiga). Depok: LPSP3 Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Rakhmat, Jalaluddin.2011.Psikologi Komunikasi. Bandung : PT Remaja. Rosdakarya.

Vinna, Sri Yuniarti. 2015. Perilaku Konsumen: Teori dan Praktik. Cetakan ke-1. Bandung: Pustakan Setia.

Yin, Robert K. 2011. Studi Kasus Desain dan Matode. Jakarta PT Raja Grafindo Persada.

Referensi Lain :

Fikom, Unisba_____ Panduan Penyusunan Skripsi, Usulan Penelitian & Karya Ilmiah

Evelina, Lidya Wati 2018 “ Penggunaan Digital Influencer dalam Promosi Produk” dalam jurnal Warta ISKI, Volume 1 Nomor 1, Januari 2018, (hlm 71-82).

Nastiti, Alfi Damayanti Sari. 2018 “Pembentukan Harga Diri: Analisis Presentasi Diri Pelajar SMA di Media Sosial” dalam Jurnal Komunikasi Vol. 10, No. 1, Juli 2018, Hal 33 – 47

Safira, Arsha. 2019 “Presentasi diri beautyinfluencer Abel Cnatika melalui YouTube Channel” dalam jurnal Profetik Jurnal Komunikasi. Volume 12 Nomor 1 April 2019. (hlm 30-45)

Sumber Lain

Eril, 2020 “Yuk, Mengenal Seluk Beluk Influencer Marketing” https://qwords.com/blog/apa-itu-influencer Tanggal akses 26 Mei 2020, pk 14 :16 WIB

Hamdan, Nuranisa. 2019 “Pengguna Instagram di Indonesia Terbesar ke-4 Dunia” https://www.tagar.id/pengguna-instagram-di-indonesia-terbesar-ke4-dunia Tanggal akses 2 Juni 2020, pk 9 :15 WIB

Heepsy, 2020 “Top 10 beauty and make-up influencers in Bandung in 2020” https://www.heepsy.com/ranking/top-beauty-and-make-up-influencers-in-bandung Tanggal akses Mei 2020, pk 19 :33 WIB

Hudaniah, Tri Dayakisni. 2012. Teori dan karakteristik agresif. [Forum online] Tersedia di http://getargaluh.blogspot.com/2012/10/teori-dan-karakteristik-agresif.html




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v7i1.26668

Flag Counter