Hubungan antara Kampanye Anti Narkoba dengan Integritas Siswa

Muhammad Afriansyah, Dadan Mulyana

Abstract


Abstract : This research is motivated by the integrity of students of Senior High School  4 and Senior High School  4 10 in the city of Bandung is not optimal, integrity requires that a student to be honest and transparent, brave, wise and responsible in daily life is necessary so that students are not familiar with these matters. things that are fraudulent or detrimental. The impact of the lack of integrity from drug abuse, which is always detrimental to the community both economic, social, health and law. Not only that behavioral disorders, which are difficult to control themselves, easily offended, withdrawing from relationships, and disrupted relationships with families, can change mentality for example is like attention deficit disorder, weak learning motivation. This is caused by negative integrity and lack of information on drug abuse. Circumstances like this can not be left unnoticed, remembering the integrity of students who positively determine the identity of students to produce quality people. With this lack of integrity of students against drug abuse can be prevented through a campaign in which there is the provision of information about anti-drugs accompanied by invitations, appeals, suggestions for a positive attitude organized by the National Narcotics Bandan (BNN). The purpose of this study is to find out whether there is a relationship between anti-drug campaigns and student integrity. This type of research is quantitative with a correlational method to see how the relationships between variables. The population in this study were students of class XI IPS 2 Senior High School  4 Bandung and class XI IPS 3 Senior High School 10 Bandung and sampling using cluster techniques. The results of this study indicate that there is a relationship between anti-drug campaigns with student integrity.

Keywords: Campaign, Anti Drugs, Student Integrity

Abstrak : Penelitian ini dilatar belakangi oleh integritas siswa SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 10 di Kota Bandung belum maksimal, integritas mengharuskan seorang siswa untuk bersikap jujur dan transparan, berani, bijaksana dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari sangat diperlukan agar siswa tidak terbiasa dengan hal-hal yang sifatnya curang atau merugikan. Adapun dampak kurang nya integritas dari penyalahgunaan narkoba, yaitu selalu merugikan masyarakat baik ekonomi, sosial,kesehatan dan hukum. Tidak hanya itu gangguan perilaku, yaitu sulit mengendalikan diri, mudah tersinggung, menarik diri dari pergaulan, serta hubungan dengan keluarga terganggu, motivasi belajar lemah. Hal ini disebabkan oleh integritas yang negatif dan informasi penyalahagunaan narkoba sangat kurang. Keadaan seperti ini tidak dapat dibiarkan begitu saja, mengingat integritas siswa yang positif menentukan jati diri siswa tersebut untuk menghasilkan orang yang berkualitas. Dengan ini kurangnya integritas siswa terhadap penyalahgunaan narkoba dapat dicegah melalui kampanye yang didalamnya terdapat pemberian informasi tentang anti narkoba disertai ajakan, himbauan, anjuran bersikap positif yang diselenggarakan oleh Bandan Narkotika Nasional (BNN). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuan apakah terdapat hubungan kampanye anti narkoba dengan integritas siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional untuk melihat bagaimana hubungan antar variabel. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Bandung dan kelas XI IPS 3 SMA Negeri 10 Bandung dan pengambilan sampel dengan menggunakan tenik cluster. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan kampanye anti narkoba dengan integritas siswa.

Kata kunci : Kampanye, Anti Narkoba, Integritas Siswa


Keywords


Kampanye, Anti Narkoba, Integritas Siswa

References


Venus, Antar. 2009. MANAJEMEN KAMPANYE: Panduan Teoritis dalam mengefetifatikan Kampanye Komunikasi. Jakarta: PT.Simbiosa Rekatama Media

Handoyo.(2010).Remaja dan Kesehatan.Jakarta:Perca

Ery Candra, 2019. BNN Sebut 27,34 Persen Pelajar dan Mahasiswa di Kota Bandung Terjerat Narkoba.https://jabar.tribunnews.com/2019/03/22/bnn-sebut-2734-persen-pelajar-dan-mahasiswa-di-kota-bandung-terjerat-narkoba diakses pada tanggal 23 Maret 2019, pukul 20.30 WIB




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v7i1.25812

Flag Counter