Implementasi Keprotokoleran dalam Perspektif Public Relations

Syifa Al-Fathir M, Nova Yuliati

Abstract


Abstract: Protocol activities in the current era function significantly because protocol is a level of development of formal and orderly communication. A good protocol must be supported by its own human resources because the work to be carried out by a protocol requires quality competent human resources. Protocol activity is the implementation of effective and efficient communication methods in company activities.The focus of research in this study is how to implement protocols in the perspective of public relations at PT. Pindad (Persero), such as internal communication, communication patterns, and management of protocol activities. With the aim of knowing the implementation of protocols in the perspective of public relations at PT. Pindad (Persero).The method in this research is qualitative, with a descriptive study approach using qualitative data and the constructivism paradigm. The selection of informants in this study was deliberately purposive. Data collection techniques using in-depth interviews, observation and literature. The data validity test that the researchers used was the data triangulation technique. The theories used are organizational communication theory, PR communication patterns, protocol perspective, and conventional transactional theory. The results of this study indicate that the flow of communication is horizontal, communicating with fellow employees in the corporate communication department. Vertical communication flow, communicating upwards starting from the department level to the unit level. The stakeholder relations and protocol sub-department is under the president director and above the other directors. Diagonal or cross channel communication flow, diagonal / cross / cross channel communication is the communication most often carried out by the protocol sub-department with the secretarial, legal, and other eighteen division units. The protocol activities of receiving guests are the main activity of the company as a means of building positive meaning to the public who do not only come from within the country, also not only from the civilian circles but also from the military.

Keywords: Protocol, Organizational Communication, Public Relations Communication Patterns, Internal Communication

Abstrak: Kegiatan protokoler di era saat ini berfungsi dengan signifikan karena protokoler merupakan tingkat perkembangan dari komunikasi secara formal dan tertata. Protokoler yang baik harus didukung oleh sumber daya manusianya sendiri karena pekerjaan yang akan dijalani oleh seorang protokol memerlukan kualitas sumber daya manusia yang kompeten. Kegiatan protokoler merupakan penerapan cara berkomunikasi yang efektif dan efisien dalam kegiatan perusahaan. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi keprotokoleran dalam respektif public relations di PT. Pindad (Persero), seperti komunikasi internal, pola komunikasi, dan pengelolaan kegiatan keprotokoleran. Dengan tujuan untuk mengetahui implementasi keprotokoleran dalam respektif public relations di PT. Pindad (Persero). Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan pendekatan studi deskriptif dengan menggunakan data kualitatif dan paradigma kontruktivisme. Pemilihan informan pada penelitian ini dengan cara purposive disengaja. Teknik pengumpulan data menggunakan indepth interview, observasi dan kepustakaan. Uji keabsahan data yang peneliti gunakan yaitu teknik triangulasi data. Adapun teori-teori yang digunakan yaitu teori komunikasi organisasi, pola komunikasi PR, perspektif keprotokoleran, dan teori konvensional transaksional. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa alur komunikasi horizontal, melakukan komunikasi dengan sesama pegawai di departemen komunikasi korporat. Alur komunikasi vertikal, melakukan komunikasi ke atas dimulai dari tingkat departemen hingga tingkat unit. Sub departemen hubungan stakeholders dan protokol itu berada di bawah direktur utama dan di atas direktur-direktur lainnya. Alur komunikasi diagonal atau cross chanel, komunikasi diagonal/silang/cross chanel merupakan komunikasi yang paling sering dilakukan oleh sub departemen protokol dengan departemen kesekretariatan, legal, dan delapan belas unit divisi lainnya. Kegiatan keprotokoleran penerimaan tamu, menjadi kegiatan utama perusahaan sebagai ajang membangun makna yang positif baik kepada publiknya yang tidak hanya berasal dari dalam negeri saja, juga bukan hanya dari kalangan sipil namun juga kemiliteran.

Kata Kunci: Keprotokoleran, Komunikasi Organisasi, Pola Komunikasi Public Relations, Komunikasi Internal


Keywords


Keprotokoleran, Komunikasi Organisasi, Pola Komunikasi Public Relations, Komunikasi Internal

References


Effendy, Onong Uchjana. 2003. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Cetakan ke19. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Pace, R. Wayne, Don F. Faules. 2005. Komunikasi Organisasi. Remaja Rosda Karya, Bandung.

Littlejohn, Stephen W & Karen A. Foss.2009. Teori Komunikasi (theories of human communication), edisi 9. Jakarta: Salemba Humanika

Yulianita,Neni. 2012. Dasar-Dasar Public Relations. P2U LPPM UNISBA, Bandung.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v7i1.25697

Flag Counter