Komunikasi Interpersonal untuk Menumbuhkan Kepercayaan Diri Korban Catcalling

Hani Tertia, Maya Amalia Oesman Palapah

Abstract


Abstract: Interpersonal communication is a communication between two or more people that is done directly. This research is about the interpersonal communication process that is done by the companion to the victims who get catcalled at the Samahita Community of Bandung. The method that is used in this research is qualitative method with case study approach. The subjects in this study were the companions from Samahita Community of Bandung as key informants of this study because the facilitators hold a key role as a person who knew the shortcomings and developments of the catcalling victims. The object of this research is the interpersonal communication process carried out by the companion of the catcalling victims. The data collection techniques used in this study include interviews, observation, and literature study. In testing the validity of the data and the results of research, author used the triangulation techniques. From the research it was found that the interpersonal communication that existed between the companion and the victim was going well. Companions can make victims open up and feel like they are good in a good hands. As expected, Samahita can be a safe place for victims of sexual violence.

Keywords: Catcalling, interpersonal communication, companions.

Abstrak: Komunikasi interpersonal atau komunikasi antarpribadi adalah komunikasi antar 2 orang atau lebih yang dilakukan secara langsung. Penelitian ini mengenai proses komunikasi interpersonal yang dilakukan pendamping terhadap korban yang mendapatkan tindakan catcalling di Komunitas Samahita Bandung. Catcalling itu sendiri merupakan suatu tindakan menggoda yang dilakukan secara verbal dan non verbal dapat berupa siulan, panggilan merendahkan, kedipan mata, dan tindakan lain yang membuat perempuan tidak merasa nyaman dan parahnya dapat meninggalkan trauma bagi korban. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini yaitu pendamping yang berada di Komunitas Samahita Bandung sebagai informan kunci dari penelitian ini karena pendamping berperan sebagai orang yang mengetahui kekurangan dan perkembangan korban catcalling tersebut. Adapun objek dalam penelitian ini adalah proses komunikasi interpersonal yang dilakukan pendamping terhadap korban catcalling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi, serta studi kepustakaan. Dalam menguji keabsahan data dan hasil penelitian menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa komunikasi interpersonal yang terjalin antara pendamping dengan korban berjalan dengan baik. Pendamping dapat membuat korban terbuka dan merasa pendamping merupakan teman dengar yang baik. Sesuai dengan harapan Samahita menjadikan wadah yang aman untuk korban kekerasan seksual.

Kata Kunci: Catcalling, Komunikasi Interpersonal, Pendamping.


Keywords


Catcalling, Komunikasi Interpersonal, Pendamping.

References


Ghufron, Nur & Rini Risnawita. 2014. Teori-Teori Psikologi. Yogyakarta: ArRuzz Media.

Ngalimun. 2018. Komunikasi Interpersonal, Yogyakarta: Pustaka pelajar.

Ruliana, dan Puji Lestari. 2019. Teori Komunikasi. Depok: PT RajaGrafindo Persda.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v7i1.25657

Flag Counter