Implementasi Human Relations dalam Meningkatkan Kinerja Profesional Barista Tunanetra

Nabila Indira Pasha, Maman Suherman

Abstract


Abstract: Disabilities in Indonesia still face tough challenges in the world of work. The inherent negative stigma of society and limited employment opportunities means that the absorption of workers with disabilities is still small compared to non-disabled people. This can make it difficult for disabled workers to adjust and socialize to their work environment because if their limitations. Therefore, a manager is responsible for meeting the needs of the workers with disabilities, both materially and mentally. Introducing and adapting workers with disabilities to the world of work requires more effort. As a manager, it is his duty to make workers with disabilities feel comfortable with their work. The application of human relations is needed by managers to solve problems that occur by their workers, including workers with disabilities. One company that employs people with disabilities is Café More Wyata Guna Bandung. All baristas in this shop are visually impaired. The purpose of this study was to determine how the implementation of human relations by Café More managers in shaping, improving, and maintaining professional performance of blind employees. This study uses a qualitative method with a case study approach. The data collection method in this research is by conducting interviews, observations, and literature study. The validity of the data obtained will be tested using source triangulation, technical triangulation, and time triangulation. The results showed that Café More managers doing human relations activities such as motivating, supporting, and giving positive attitudes to employees. Overall all employees feel happy and satisfied working in this café eventhough there are some problems such as a lack of openness.

Key words: Disabilities, Work, Human Relations.

Abstrak: Penyandang disabilitas di Indonesia masih menghadapi tantangan berat dalam dunia pekerjaan. Melekatnya stigma negatif masyarakat dan terbatasnya lapangan pekerjaan membuat serapan tenaga kerja disabilitas masih sedikit dibanding dengan non-disabilitas. Hal ini dapat membuat pekerja disabilitas kesulitan melakukan penyesuaian diri dan bersosialisasi terhadap lingkungan pekerjaannya karena keterbatasan yang dimilikinya. Oleh karena itu, seorang manajer bertanggungjawab untuk memenuhi kebutuhan pekerja disabilitasnya baik secara materi maupun mental. Memperkenalkan dan melakukan penyesuaian pekerja disabilitas kepada dunia pekerjaan dibutuhkan usaha lebih. Sebagai manajer, sudah tugasnya untuk membuat para pekerja disabilitas merasa nyaman dengan pekerjaannya. Penerapan human relations dibutuhkan manajer untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi oleh pekerjanya termasuk pekerja disabilitas. Salah satu perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas adalah Café More Wyata Guna Bandung. Seluruh barista dalam kedai kopi ini adalah penyandang disabilitas tunanetra. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi human relations yang dilakukan manajer Café More dalam membentuk, meningkatkan, dan mempertahakan kinerja profesional barista tunanetra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Data yang diperoleh akan diuji keabsahan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan manajer Café More melakukan kegiatan human relations seperti memotivasi, mendukung, dan memberikan sikap positif kepada barista. Secara keseluruhan para barista merasa senang dan puas bekerja walaupun ada beberapa persoalan seperti kurangnya keterbukaan.

Kata Kunci: Disabilitas, Pekerjaan, Human Relations


Keywords


Disabilitas, Pekerjaan, Human Relations

References


Adawiyah, Sa’diyah El. 2019. Buku Ajar Human Relations. Yogyakarta: Deepublish.

Anggito, Albi dan Johan Setiawan. 2018. Metode Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak.

Effendy, Onong Uchjana. 2009. Human Relation & Public Relation. Bandung: Mandar Maju.

Higgins, James M. 1982. Human Relations Concepts and Skills. New York: Random House.

ILO. 2013. Pedoman ILO Tentang Pengelolaan Penyandang Disabilitas di Tempat Kerja. Jakarta: ILO.

Manzilati, Asfi. 2017. Metode Penelitian Kualitatif: Paradigma, Metode, dan Aplikasi. Malang: UB Press.

Rukajat, Ajat. 2018. Pendekatan Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Yin, Robert K. 2015. Studi Kasus Desain & Metode. Jakarta: PT RajaGrafindo. Persada.

Widjaja, Alia Harumdani. 2020. “Perlindungan Hak Penyandang Disabilitas dalam Memperoleh Pekerjaan dan Penghidupan yang Layak bagi Kemanusiaan” dalam Jurnal Konstitusi. Pusat Penelitian dan Pengkajian Perkara Mahkamah Konstitusi RI. Volume 17, Nomor 1, Tahun 2020 (hlmn. 22).

Novianti, Riska Dwi. Mariam S., dan Meiske R. 2017. “Komunikasi Antarpribadi dalam Menciptakan Harmonisasi (Suami dan Istri) Keluarga di Desa Sagea Kabupaten Halmahera Tengah” dalam e-journal “Acta Diurna”. Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017.

Noviawati, Dian Rizki. 2016. “Pengaruh Self Efficacy Terhadap Kinerja Karyawan dengan Motivasi sebagai Variabel Intervening” dalam Jurnal Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya. Volume 4, Nomor 3, Tahun 2016 (hlmn. 4).

Sahangggamu, Patricia M. dan Silvya L. Mandley. 2014. “Pengaruh Pelatihan Kerja, Motivasi, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Dana Raya” dalam Jurnal EMBA. Volume 2, Nomor 4, Tahun 2014 (hlmn. 516).

Wazis, Kun. 2017. “Komunikasi Transbudaya Pondok Pesantren: Kajian Teoretis” dalam Paradigma Konstruktivis. Volume 1, Nomor 1, Tahun 2017 (hlmn. 93).

Yolandha, Friska. 2020. “Sepanjang 2020, BUMN Sudah Serap 178 Tenaga Kerja Difabel”, dalam Republika. 22 Juli 2020.

Richard, M. 2018. “Baru 1% Penyandang Disabilitas Bekerja di Sektor Formal”, dalam Bisnis. 30 Oktober 2018.

“Kaum Disabilitas Sumbang Peningkatan Persentase Pengusaha”, https://jabarprov.go.id/index.php/news/24401/2017/08/09/Kaum-Disabilitas-Sumbang-Peningkatan-Persentase-Pengusaha. Tanggal akses 14 Agustus 2020, pk 13.14 WIB.

Rahardjo, Mudjia. 2017. “Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif: Konsep dan Prosedurnya”, http://repository.uin-malang.ac.id/1104/1/Studi-kasus-dalam-penelitian-kualitatif.pdf. Tanggal akses 1 September 2020, pk 19.54 WIB.

Arief, Tiara Hardianti. 2018. “Kegiatan “Historical Tour” di Hotel Bidakara Grand Savoy Homann Bandung Dalam Mempromosikan Bandung Sebagai Ibu Kota Asia-Afrika”. Skripsi. Bandung: Universitas Islam Bandung.

Juandari, Laras Asri. 2016. “Pengaruh Iklim Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai PT Pindad (Persero)”. Skripsi. Bandung: Universitas Islam Bandung.

Sonia, Gya Adinda. 2015. “Tinjauan Menganai Pola Komunikasi Public Relations PT Pos Indonesia (Persero)”. Skripsi. Bandung: Universitas Islam Bandung.

UU RI Tentang Penyandang Disabilitas. 2016. Jakarta: DJPP. https://peraturan.go.id/common/dokumen/ln/2016/uu8-2016bt.pdf. Tanggal akses 7 Agustus 2020, pk 22.17 WIB.

UUD 1945 Pasal 26. 1945. Jakarta: DPR. http://www.dpr.go.id/jdih/uu1945. Tanggal akses 13 Agustus 2020, pk 19.45 WIB.

UUD 1945 Pasal 27. 1945. Jakarta: DPR. http://www.dpr.go.id/jdih/uu1945. Tanggal akses 13 Agustus 2020, pk 20.03 WIB.

UU RI Tentang Penyandang Disabilitas. 2016. Jakarta: DJPP. https://peraturan.go.id/common/dokumen/ln/2016/uu8-2016bt.pdf. Tanggal akses 13 Agustus 2020, pk 20.24 WIB.

UU RI Tentang Ketenagakerjaan. 2003. Jakarta: DJPP. https://peraturan.go.id/common/dokumen/ln/2003/UU%2013-2003.pdf. Tanggal akses 13 Agustus 2020, pk 20.29 WIB.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v7i1.25186

Flag Counter