Hubungan antara Kampanye Komunikasi Eco Drinking Straw dengan Sikap Masyarakat

Chairunnisa Septia Dinanti, Nurrahmawati Nurrahmawati

Abstract


Abstract. Plastics are chosen as raw materials for food packaging to cutlery. In addition to the cheap price, plastic is also considered more practical, considering its very light weight and is not easily damaged. Among the many plastic objects, straws are one of the most frequently used, but behind the benefits, it turns out that straws are one of the biggest contributors to plastic waste in the world. In the midst of the increasingly complicated plastic waste problem, there are now a variety of plastic straw-free campaigns that are increasingly intense in various countries including Indonesia. Eco drinking straw campaign comes in the form of a direct campaign or mass media as well as the Organic Shop Bandung. The campaign aims to increase public awareness of the dangers of using plastic straws and replace them with environmentally friendly or eco-friendly materials. This study aims to determine the relationship between eco drinking straw communication campaigns and community attitudes. The method in this study uses a quantitative method with a correlational study approach. Research data obtained through questionnaires distributed to the audience who participated in the campaign containing statements related to (actors, messages, channels) campaigns with attitudes (cognitive, affective, conative). The sampling technique used is simple random sampling technique. The research concluded that "There is a relationship between eco drinking straw communication campaigns and community attitudes".

Keywords: Communication Campaigns, Community Attitude, Eco Friendly.

 

Abstrak. Plastik banyak dipilih sebagai bahan baku bungkus makanan hingga alat makan. Selain harganya yang murah, plastik juga dianggap lebih praktis, mengingat beratnya yang sangat ringan dan tak mudah rusak. Diantara banyaknya benda berbahan plastik, sedotan menjadi salah satu yang paling sering digunakan, Namun di balik manfaatnya, ternyata sedotan merupakan salah satu penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Di tengah masalah limbah plastik yang semakin pelik, kini muncul berbagai kampanye bebas sedotan plastik yang semakin gencar di berbagai negara termasuk Indonesia. Kampanye eco drinking straw hadir dalam bentuk kampanye secara langsung atau media masa seperti halnya yang dilakukan Toko Organic Bandung. Kampanye tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penggunaan sedotan berbahan plastik dan menggantinya dengan bahan ramah lingkungan atau eco firnedly. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubugan antara kampanye komunikasi eco drinking straw dengan sikap masyarakat. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi korelasional. Data penelitian didapatkan melalui kuisioner yang disebarkan kepada audiens yang ikut berpartisipasi dalam kampanye yang berisi pernyataan berhubungan dengan (pelaku, pesan, saluran) kampanye dengan sikap (kognitif, afektif, konatif).  Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah menggunakan teknik simple random sampling. Dari penelitian diperoleh kesimpulan “Terdapat hubungan yang signifikan antara kampanye komunikasi eco drinking straw dengan sikap masyarakat”.

Kata Kunci: Kampanye Komunikasi, Sikap Masyarakat, Eco Friendly.


Keywords


Kampanye Komunikasi, Sikap Masyarakat, Eco Friendly.

Full Text:

PDF

References


Azwar, Saifuddin. 2011. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya Edisi ke 2 Cetakan XV. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rakhmat, Jalaluddin. 2012. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Venus, Antar. 2018. Manajemen Kampanye Edisi Revisi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Morissan. 2013. Teori Komunikasi Individu Hingga Massa. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Jurnal Ilmiah

Triwardhani, Ike Junita. 2006. “Komunikasi Persuasif pada Pendidikan Anak”, dalam Jurnal Mediator. Vol 7, No. 1, 2006 (hal. 79).

Normawati & Siti Maryam. 2018. “Pengaruh Kampanye “Let’s Disconnect To Connect” Terhadap Sikap Anti Phubbing”. Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika, Vol. 7 No. 3 November 2018.

Internet

”Sebegini Parah Sampah Plastik di Indonesia” https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20190721140139-33-86420/sebegini-parah-ternyata-masalah-sampah-plastik-di-indonesia diakses pada tanggal 8 September 2019 pukul 19.30 WIB.




Flag Counter