Makna Profesi Make Up Artist

Mellyana Apriliani Arifien, Tresna Wiwitan

Abstract


ABSTRACT. Beauty is something that every woman wants. The women consider their physical appearance as one of the important factors in fostering pride and self-confidence. One of the things that can be done by women to be able to look beautiful is to pay attention to the physical, and one of the things that can support it is Made Up. In this millennial era, there were many people who made their make-up hobbies into a profession often called Make Up Artist (MUA). Make Up Artist is a professional artist who uses skin, especially the face, as the medium of his work and make-up products as a tool. The purpose of this study was to find out the motives, experiences, and how a Make Up Artist in Bandung interpreted his profession. The research method used in this study is a qualitative method using phenomenology studies through in-depth interviewing, observation, documentation, and literature study techniques. The results of the research show that the motive of this make up artist is due to economic hobbies. For the experience of a lot of complaining and happiness that they experienced, and they interpreted the profession of makeup artist as a source of happiness and a means of expressing themselves ...

Keywords: Meanings, Make Up Artist, Phenomenology.

ABSTRAK. Kecantikan adalah suatu hal yang diinginkan setiap perempuan. Para perempuan menganggap penampilan fisiknya adalah sebagai salah satu faktor penting dalam menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri. Salah satu hal yang dapat dilakukan oleh perempuan agar dapat terlihat cantik adalah memberi perhatian pada fisiknya, dan salah satu hal yang bisa menunjang itu adalah Make Up. Pada zaman millenial ini banyak bermunculan seseorang yang menjadikan hobi make up nya itu menjadi sebuah profesi yang sering kali disebut Make Up Artist (MUA). Make Up Artist adalah seniman profesional yang menggunakan kulit, terutama wajah, sebagai medium karyanya dan produk make up sebagai alatnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motif,pengalaman, dan bagaimana seorang Make Up Artist di kota Bandung memaknai profesinya. Metode peneelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan studi fenomenologi melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil dalam peneitian menunjuan bahwa motif dari make up artist ini adalah karena hobby an ekonomi. Untuk pengalaman banyak sekali keluh kesah dan kebahagaan yang mereka alami, dan mereka memaknai profesi make up artist itu sebagai sumber kebahagiaan dan sarana mengekspresikan diri..

Kata Kunci : Makna, Make Up Artist, Fenomenologi.


Keywords


Makna , Make Up Artist , Fenomenologi

Full Text:

PDF

References


Ardianto, Elvinaro.2011. Metodologi Penelitian untuk Public Relations Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Kuswarno, Engkus. 2009. Metode Penelitian Komunikasi : Fenomenologi, konsepsi, pedoman dan contoh penelitiannya,

Creswell, John W.2015. Penelitian Kualitatif & Desain Riset.Yogyakarta :Pustaka Pelajar.

Supratiknya, A. (1995). Komunikasi antar Pribadi, tinjauan psikologis.

Hardjana, A. M. (2003) . komunikasi intrapersonal dan interpersonal.kanislus.

Jurnal ;

Hasbiansyah, O. (2008) . pendekaan fenomenologi: pengantar praktik penelitian dalam ilmu sosial dan komunikasi. Mediator : jurnal komunikasi, 9(1), 163-180.

Nindito, s. (2003). Fenomenologi Alfred Schutz: studi tentang konstruksi makna dan realitas dalam ilmu sosial.

Wiwitan, T., & Yulianita, N. (2018). The Meaning Construction of Public Relations Marketing of Islamic Private Higher Education PR. Jurnal The Messenger, 10(2), 135-143.




Flag Counter