Marketing Public Relations Pulas Katumbiri dalam Memasarkan Produk

Risa Siti Nurrohmah

Abstract


Abstract. Pulas Katumbiri or Puka is a business that is engaged in hand crafting in producing women's accessories such as bags, pencil cases, pouches, etc. With its distinctive style that is full of colors in each of its products, many people like their products especially for women. In addition, Puka also has a social mission that works with the Al-Masduki SLB which is realized by empowering disabled children as craftsmen at the top and this is a brand value for people. This social mission was formed on unrest due to a lack of public awareness about the ability of a disabled person to work. Through this slogan "From Disability to Artability" Puka wants to inform that from a disability it can be an art or work because basically all children can develop just to children with disabilities have physical limitations in their space but do not rule out the possibility of developing. Then this slogan is also a form of self-presentation in front of the public and also as a consumer attraction. The research method used is qualitative through a case study approach (single case). Data collection methods carried out in this study were interviews, observation, and library studies. The data obtained are then analyzed using source triangulation and data triangulation. The results of this study indicate that Instagram social media is the main media for public relations marketing activities. Then the slogan "From Disability to Artability" as a form of initial social interaction with consumers and self-presentation as well as consumer appeal. The obstacles to internal and external communication are encountered in the marketing activities of their products and each of these obstacles can be overcome by adjusting the situation and conditions.

Keywords: PR Marketing, Slogan, Pulas Katumbiri

 

Abstrak. Pulas Katumbiri atau puka ini adalah sebuah bisnis yang bergerak di bidang hand crafting di dalamnya memproduksi aksesoris wanita seperti tas, tempat pensil, pouch,dll. Dengan gaya ciri khasnya yang penuh dengan warna-warni di setiap produknya menjadikan produk puka di sukai banyak orang terutama untuk wanita. Selain itu puka juga memiliki misi sosial yang bekerja sama dengan SLB Al-Masduki yang diwujudkan dengan memberdayakan anak-anak disabilitas sebagai pengrajin pada puka dan hal ini menjadi brand value bagi puka. Misi sosial ini terbentuk atas keresahan puka karena kurangnya kepedulian masyarakat mengenai kemampuan seorang disabilitas dalam bekerja.Melalui slogan “From Disability to Artability” ini puka ingin memberitahukan bahwa dari sebuah kecacatan bisa menjadi sebuah seni atau karya karena pada dasarnya semua anak bisa berkembang hanya saja untuk anak-anak disabilitas memiliki keterbatasan fisik dalam ruang geraknya tapi tidak menutup kemungkinan untuk berkembang. Kemudian slogan ini juga merupakan bentuk presentasi diri puka dihadapan publik dan juga sebagai daya tarik konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui pendekatan studi kasus (kasus tunggal). Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa media sosial instagram menjadi media utama bagi puka dalam kegiatan marketing PR. Kemudian slogan “ From Disability to Artability” sebagai bentuk interaksi sosial puka dengan konsumen dan presentasi diri puka serta sebagai daya tarik konsumen. Adapun hambatan komunikasi internal dan eksternal yang ditemui puka dalam kegiatan pemasaran produknya dan setiap hambatan tersebut dapat diatasi dengan menyesuaikan situasi dan kondisi puka.

Kata kunci : Marketing PR, Slogan, Pulas Katumbiri


Keywords


Marketing PR, Slogan, Pulas Katumbiri

Full Text:

PDF

References


Alwi, Z Iskandar,2003. Pasar Modal Teori dan Aplikasi. Edisi Pertama. Jakarta : Nasindo Internusa

Effendy, Uchjana Onong. 2004. Dinamika Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Kriyantono, Rachmat. 2014.Teori Public Relations Perspektif Barat Dan Lokal: Aplikasi Penelitiandan Praktik. Jakarta: Kencana.

Morissan. 2010. Periklanan Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Kencana

Mulyana, Deddy. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyana, Deddy. 2012. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Neumeier, Marty. 2003. The Brand Gap. USA : AIGA

Ruslan, Rosady. 2010 Manajemen Public Relations & Media Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Ruslan, Rosady. 2014. Manajemen Public Relations & Media Komunikasi. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. 2016. Memahami Penelitian Kuantitatif,. Bandung: Alfabeta.

Soemirat, Soleh dan Elvinaro Ardianto. 2003. Dasar-Dasar Publik Relations. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Yin, Robert K. 2014. Studi Kasus: Desain & Metode. Jakarta: Rajawali Pers.

Yulianita, Neni. 2012. Dasar-Dasar Public Relations. Bandung: Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM UNISBA.

Sumber Lain

BPS Kota Bandung. 2016. “Statistik Daerah Kota Bandung 2016 – laju pertumbuhan ekonomi”

file:///C:/Users/HP/Desktop/Badan%20Pusat%20Statistik%20Kota%20Bandung%20Ekonomi.html

http://jurnal-online.um.ac.id/data/artikel/artikel226FBA708F01FF50BCC43BA893EFED7E.pdf, 25 Februari 2019 ).




Flag Counter