Strategi Manajemen Krisis YLBHI Jakarta dalam Menangkal Tudingan sebagai Lembaga Komunis YLBHI Jakarta Crisis Management Strategy in Counteracting Allegations as a Communist Institution

Agung Adytia Pratama Putra, M. E. Fuady

Abstract


Abstract. On September 15, 2017 YLBHI Jakarta received unfavorable coverage because YLBHI Jakarta will hold a scientific seminar related to the dismantling of the truth of the events of 1965-1966 (crime of genocide) which was due to be held on Saturday, September 16, 2017. The potential is marked by viral on social media about hoax propaganda and instructions to invade YLBHI. Then the event was canceled, then YLBHI made an event titled "Asik Asik Aksi" on Sunday September 17, 2017. This event was an alternative activity after the cancellation of the scientific discussion on the disclosure of Indonesian history in 1965-1966 (the crime of genocide). However, the mob raided the YLBHI office after the event was held which resulted in detained participants. The masses rejected the activities in the building which were blamed as actions in support of the Indonesian Communist Party (PKI) and ideology of communism. The incident had a lot of impact on the institution, from damage to bad image. YLBHI that technically do not have public relations can plan and review crisis management strategies that are formed to overcome the existing crisis. This research is a qualitative study with a case study method.

Keywords: Strategic, Crisis Management, Crisis, Public Relations

Abstrak.15 September 2017 YLBHI Jakarta diterpa pemberitaan kurang baik karena YLBHI Jakarta akan menggelar seminar ilmiah pembongkaran kebenaran peristiwa 1965-1966 (kejahatan genosida) yang digelar pada hari Sabtu, 16 September 2017. Kejadian tersebut memantik krisis yang hebat yakni adanya pembubaran paksa dan penyerangan ke kantor YLBHI Jakarta belum lagi hoaks yang beredar begitu masif dan cepat di media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah mengupas tuntas kronologis terjadinya krisis yang dialami oleh YLBHI Jakarta, menelisik strategi manajemen krisis yang dilakukan oleh YLBHI Jakarta, serta mencari tahu alasan pentingnya manajemen krisis. Penelitian ini bermaksud menjelaskan secara komprehensif runtutan kejadian dengan sedalam-dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan dengan pendekatan studi kasus. Menariknya, penelitian ini menemukan fakta bahwa YLBHI Jakarta tidak memiliki struktural humas tetapi YLBHI Jakarta mengaplikasikan nilai-nilai disiplin ilmu kehumasan khususnya manajemen krisis public relations. Tetapi hal itu belum bisa menolong YLBHI Jakarta bahwa mereka belum siap untuk menangani hoaks yang beredar begitu masif sehingga menimbulkan krisis bagi YLBHI Jakarta karena sebelumnya kurang memperhitungkan hal tersebut.

Kata Kunci: Strategi, Manajemen Krisis, Krisis, Public Relations


Keywords


Strategi, Manajemen Krisis, Krisis, Public Relations

Full Text:

PDF

References


Indrasafitri, Dina., 2008. Bekerja Sebagai Public Relations, Esensi, Jakarta

Effendy, Onong Uchjana, 2006, Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek Cetakan ke dua puluh, Bandung: Remadja Karya CV

Soemirat, Sholeh dan Ardianto, Elvinaro, 2005, Dasar Dasar Public Relations, Bandung: Remaja Rosdakarya

Cutlip, Scott M; Center, Allen H; Broom, Glen M, 2000, Effective Public Relations, New Jersey: Prentice Hall.

Chatra, Emeraldy dan Rulli Nasrullah, 2008, Public Relations: Strategi Kehumasan dalam Menghadapi Krisis, Bandung: Maximalis

Kasali, Rhenald. 2000. Manajemen Public Relations. Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Jakarta: PT. Pustaka Utama Grafiti

Powell, John P. 2005. Crisis-A Leadership Opportunity

Murray, A. (2001). Public Relations. Berkshire: Hodder & Stoughton Ltd.

Murray, A. (2001). Teach Yourself: Public Relations, Great Britain: Hodder & Stoughton Educational.

Firzan, Nova. 2009. Crisis Public Relaltions. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Regester, Michael, & Judy Larkin. 2000. Risk Issues and Crisis Management. London: Kogan Page.

Ruslan, Rosady. 1999. Praktik dan Solusi Public Relations dalam Situasi Krisis dan Pemulihan Citra. Jakarta: Ghalia Indonesia




Flag Counter