Hubungan Antara Tayangan Debat Capres Dengan Sikap Pemilih Pemula

Widya Aulianing Pramita, M. E. Fuady

Abstract


Abstract : Indonesia again faces the Presidential Election and Pileg which will take place simultaneously on the same day namely Wednesday, April 17 2019. This election needs to be celebrated by all Indonesian court officials, especially for Beginner Voters. The phenomenon that exists for beginner voters is that they are easily approached, persuaded, influenced, mobilized, and so on. This shows that the actual presidential and vice presidential debate is a media to convince and attract the "gray" beginner voters by offering rational ideas and certainly superior to the opponent's ideas. The purpose of this study was to find out the relationship between the presidential debate show and the attitude of the beginner voters. The method used is a correlational method using data collection techniques in the form of questionnaires and questionnaires. The population in this study was Bandung City Students. Sample in this study amounted to 85 people obtained by sampling techniques using probability sampling techniques with area (cluster) sampling technique. The relationship between the intensity of the presidential debate and cognitive aspects has a significant relationship, the content of the presidential debate debates with cognitive aspects has a significant relationship and the attractiveness of the presidential debate with cognitive aspects has a significant relationship so that respondents get the confidence or confidence to choose presidential candidate when they see the presidential debate. Then, the relationship between the intensity of presidential debate and affective aspects has a significant relationship, the relationship between the content of the presidential debate debate and affective aspects has a low but sure relationship, the relationship of attractiveness of presidential debate with affective aspects has a significant relationship so that respondents choose candidates the president's spouse with a conscience and a feeling of like or dislike when he sees the presidential debate. Furthermore, the relationship between the intensity of the presidential debate and the conative aspects has a significant relationship, the relationship between the content of the presidential debate and the conative aspects has a significant relationship, the relationship of attraction to the presidential debate with conative aspects has a significant relationship so that the respondents want to follow choose, have intention, decide and are determined to choose one of the candidates for the president so that what is expected is realized.

Keywords: impressions, attitude

 

Abstract : Indonesia kembali menghadapi Pilpres dan Pileg yang akan berlangsung serentak pada hari yang sama yaitu Rabu, 17 April 2019. Pemilu ini perlu dirayakan oleh seluruh rayat Indonesia terutama untuk Pemilih Pemula. Fenomena yang terdapat bagi pemilih pemula yaitu, mereka mudah didekati, dipersuasi, dipengaruhi, dimobilisasi, dan sebagainya. Hal tersebut memperlihatkan bahwa sebenarnya adanya debat capres dan cawapres ini merupakan media untuk meyakinkan dan menarik hati pemilih pemula yang masih "abu-abu" tersebut dengan tawaran gagasan yang rasional dan tentu lebih unggul daripada gagasan lawan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tayangan debat capres dengan sikap pemilih pemula. Metode yang digunakan adalah metode korelasional dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuisioner dan angket. Populasi dalam penelitian ini aalah Mahasiswa Kota Bandung. Sample pada penelitian ini berjumlah 85 orang didapat dengan teknik penarikan sample menggunakan teknik probability sampling dengan teknik area (cluster) sampling. Hubungan intensitas tayangan debat capres dengan aspek kognitif memiliki hubungan yang cukup berarti, isi pesan tayangan debat capres dengan aspek kognitif memiliki hubungan yang cukup berarti dan daya tarik tayangan debat capres dengan aspek kognitif memiliki hubungan yang cukup berarti sehingga para responden mendapatkan keyakinan atau kepercayaan untuk memilih calon pasangan presiden ketika melihat tayangan debat capres. Kemudian, hubungan intensitas tayangan debat capres dengan aspek afektif memiliki hubungan yang cukup berarti, hubungan isi pesan tayangan debat capres dengan aspek afektif memiliki hubungan rendah tapi pasti, hubungan daya tarik tayangan debat capres dengan aspek afektif memiliki hubungan yang cukup berarti sehingga para responden memilih calon pasangan presiden dengan hati nurani dan adanya rasa suka atau tidak suka ketika melihat tayangan debat capres. Selanjutnya, hubungan intensitas tayangan debat capres dengan aspek konatif memiliki hubungan yang cukup berarti, hubungan isi tayangan debat capres dengan aspek konatif memiliki hubungan yang cukup berarti, hubungan daya tarik tayangan debat capres dengan aspek konatif memiliki hubungan yang cukup berarti sehingga para responden ingin mengikuti, memilih, memiliki niat, memutuskan dan mantap untuk memilih salah satu calon pasangan presiden sehingga yang diharapkan terwujud.

Kata kunci : tayangan, sikap


Keywords


tayangan, sikap

Full Text:

PDF

References


Azwar, Saifuddin. 2012. Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Cangara, Hafied. 2016. Komunikasi Politik. Konsep, Teori, dan Strategi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada

Effendy, Onong Uchjana. 2000. Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti

Nurudin. 2007. Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: Rajawali Pers

Rohim, H. Syaiful. 2009. Teori Komunikasi : Perspektif, Ragam, dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta




Flag Counter