Personal Branding Influencer Real dan Non Real Melalui Instagram

Deli Adlan Maulana, Neni Yulianita

Abstract


Abstract.The proliferation of influencer worn by the company with the aim that can reduce a budget product promotion, at the time however influencer this the considerable use of non real impact the the inconsistency between the hope a company to selegram who lead to conflict between both countries whether it is deliberately or a mistake influencer that does not conform to the contract of cooperation resulting in brand products in jakarta s icons decline or will not raise its key. As well as its many non-communist influencer real resulted in the company really does have to be scrupulous in terms of cooperation by personal branding selegram who became influencer. The purpose of this research, To know the presentation on users personal branding influencer. instagram inTo understand the processes of communication relating to a contract between influencer real and non real who have personal branding with certain. usersTo know attraction influencer real and non. real for usersTo know influencer in real estate and personal branding build positive and can have a strong players in the sight of the user. positioningTo see if there are real estate in and non influencer instagram with personal branding. Builds Qualitative research methodology perspective case study Robert K.Yin is trying to map a single case analysis in the analysis influencer do personal branding through social media instagram. Drawing conclusions: Personal branding influencer do in real and non real in social media instagram intended to create the attraction for followers to products in desa and promoted resulted in the interest of follower.

Keywords : Personal Branding, Real our Non Real, Instagram.

Abstrak. Maraknya influencer dipakai oleh perusahaan dengan tujuan agar bisa menekan budget promosi produk, namun pada saat ini maraknya penggunaan influencer non real berdampak kepada ketidaksesuaian harapan perusahaan kepada selegram yang mengakibatkan konflik diantara kedua belah pihak baik itu sengaja atau adanya kesalahan influencer yang tidak sesuai dengan kontrak kerjasama yang mengakibatkan brand produk yang di promosikan menurun ataupun tidak naik. Serta banyaknya influencer yang non real tersebut mengakibatkan perusahaan harus benar-benar teliti dalam hal kerjasama melalui personal branding selegram yang menjadi influencer. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui proses presentasi personal branding influencer pada pengguna di instagram. Untuk mengetahui proses komunikasi terkait dengan kontrak antara influencer real dan non real yang memiliki personal branding tertentu dengan para pengguna. Untuk mengetahui daya tarik influencer real dan non real bagi para pengguna. Untuk mengetahui influencer real dan non real membangun personal branding yang positif sehingga dapat memiliki positioning yang kuat dimata pengguna. Untuk mengetahui mengapa terdapat influencer real dan non real  di instagram dengan personal branding yang dibangunnya. Metode penelitian kualitatif dengan perspektif studi kasus Robert K. Yin yang lebih berupaya memetakan teknik single case analysis pada analisis influencer melakukan personal branding melalui media sosial instagram. Simpulan : Influencer melakukan personal branding real dan non real melalui media sosial instagram bertujuan untuk menciptakan daya tarik bagi para followers agar produk yang di pakai dan dipromosikan berdampak pada minat dari para follower.

 Kata Kunci : Personal Branding, Real dan Non Real, Instagram


Keywords


Personal Branding, Real dan Non Real, Instagram

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Buku :

Atkin, Douglas, 2015. Membangun Kesetiaan Merek. Yogyakarta: PT. Bintang Pustaka

Jefkins, Frank. 2008. Effective Public Relations. Jakarta: Kencana

Kartikasari, Ratna. 2017. Efek Media Konvergensi. Jakarta : Gramedia Pustaka.

Morrisan, M. A. 2010. Manajemen Publik Relations. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Onggo, Bob Julius.2014. Cyber Public Relations. Jakarta: PT. Media

Tankard, 2011 Teori Komunikasi: Sejarah, Metode, dan Terapan di Dalam Media Massa. Jakarta : Kencana Prenada Media Grup

Tjiptono, Fandy, 2007. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Yin. K. Robert. 2015. Studi Kasus Desain dan Matode. Jakarta PT. Raja Grafindo Persada




Flag Counter