Komunikasi Persuasif Satuan Pembinaan Masyarakat Polrestabes Bandung dengan Teknik Integrasi

Ari Adrian, Maman Chatamallah

Abstract


Abstract. Education and training the assistance of the unit Polrestabes Bandung in order to build and developing partnerships with all the younger generation and the community in maintaining security and public order in and build an effective and intensive communication with the younger generation and the either individually or in groups/community. The Sat Binmas Polrestabes Bandung not as law enforcement but as a partner who is with people had society diseases with people keep order and security related motorcycle gang that can undermine Bandung. young generation. The purpose of this research, to find out of Sat Binmas Polrestabes Bandung in educate the younger generation associated bikers in the city Bandung. To know the Sat Binmas Polrestabes Bandung in educate the younger generation associated bikers in the greater Bandung. To find out of Sat Binmas Polrestabes Bandung used technique integrity in related to educate young bikers in the greater Bandung. Qualitative research methodology perspective case study. Robert K. Yin is trying to map a single case analysis in the analysis persuasive communication Sat Binmas Polrestabes Bandung in educate young generation bandung related motorcycle gang integrity to technique. Drawing conclusions: persuasive communication Sat Binmas Polrestabes Bandung in educate the younger generation bandung bikers related to technique integrity intended to develop a partnership with the younger generation and the not as lawman judge. Persuasive communication to technique integrity used in education and training got an better than the younger generation and the because the technique encourage the younger generation and society in were had developed resources against all forms of security threats and public order associated bikers in the greater Bandung

Keywords : Persuasive communication,  The integrity of technique, The bikers

Abstrak. Edukasi dan pembinaan oleh Satuan Pembinaan Masyarakat Polrestabes Bandung sebagai upaya untuk membangun dan mengembangkan kemitraan dengan segenap generasi muda dan masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta membangun komunikasi yang efektif dan intensif dengan generasi muda dan masyarakat baik secara individu maupun kelompok atau komunitas. Adanya Sat Binmas Polrestabes Bandung bukan sebagai penegak hukum namun sebagai mitra yang secara bersama masyarakat cegah timbulnya penyakit masyarakat, bersama masyarakat jaga ketertiban dan keamanan lingkungan terkait geng motor yang dapat merusak generasi muda Bandung. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui Satuan Pembinaan Masyarakat Polrestabes Bandung dalam mengedukasi generasi muda terkait geng motor di Kota Bandung. Untuk mengetahui kendala Satuan Pembinaan Masyarakat Polrestabes Bandung dalam mengedukasi generasi muda terkait geng motor di Kota Bandung. Untuk mengetahui Satuan Pembinaan Masyarakat Polrestabes Bandung menggunakan teknik integrasi dalam mengedukasi anak muda terkait geng motor di Kota Bandung. Metode penelitian kualitatif dengan perspektif studi kasus Robert K. Yin yang lebih berupaya memetakan teknik single case analysis pada analisis komunikasi persuasif Sat Binmas Polrestabes Bandung dalam mengedukasi generasi muda Bandung terkait geng motor dengan teknik integrasi. Simpulan: Komunikasi persuasif Sat Binmas Polrestabes Bandung dalam mengedukasi generasi muda Bandung terkait geng motor dengan teknik integrasi bertujuan untuk membangun kemitraan yang baik dengan generasi muda dan masyarakat bukan sebagai penegak hukum yang menghakimi. Komunikasi persuasif dengan teknik integrasi digunakan dalam edukasi ataupun pembinaan mendapat respon yang baik dari generasi muda dan masyarakat karena dengan teknik tersebut mendorong generasi muda dan masyarakat dalam menumbuh kembangkan daya cegah terhadap segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat terkait geng motor di Kota Bandung.

Kata Kunci : Komunikasi Persuasif, Teknik Integrasi, Geng Motor


Keywords


Komunikasi Persuasif, Teknik Integrasi, Geng Motor

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ali, Muhammad, Mohammad Asrori. 2006. Psikologi Remaja. Jakarta : Salemba Empat

Effendy, Onong Uchjana. 2003. Ilmu, teori dan filsafat komunikasi. Bandung : Citra Aditya Bakti.

______________________. 2009. Human Relations &Public Relations. Bandung : MandarMaju.

Jefkins, Frank. 2007. Effective Public Relations. Jakarta: Kencana.

Kutoyo. Sutrisno, 2004. Sosiologi. Jakarta: Grasindo.

Maulana, Herdiyan 2013. Psikologi Komunikasi dan. Persuasi. Jakarta: Akademia Permata.

Paine. 2014. Managing for organizational integrity. Terjemahan. Jakarta: Akademia Permata.

Soemirat, Soleh dan Asep Sunarya. 2018. “Komunikasi Persuasif”. Cetakan ke-13. Banten : Universitas Terbuka.

Wiryanto. 2005. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta. Grasindo.

Yin, Robert K. 2015. Studi Kasus: Desain dan Metode. Jakarta: Rajawali Pers.

Yusuf, Pawit M.. 2010. Ilmu Informasi, Komunikasi dan Kepustakaan. Jakarta: Bumi Aksara.




Flag Counter