Efektivitas Komunikasi Persuasi dalam Program Kegiatan “Literasi Tangkal Hoax” oleh Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia

Vinny Mifthac Agustiya, Riza Hernawati

Abstract


Abstract. The large number of internet users in Indonesia causes the dissemination of information in sosial media happens rapidly. No wonder, hoax, hatred speech, slander, and few posts containing SARA circulated along with independent journalism. To anticipate the spread of hoax in social media, the Directorate of IKPMK in the Directorate General of IKP do preventive steps to counter hoax. And one of the steps is by giving the by giving the society literacy about social media. This literacy activity formed as a program called “Literasi Tangkal Hoax” held by Ministry of Communication And Informatics RI. The aim of this research was to find out how the effectiveness of persuasion communication in “Literasi Tangkal Hoax” program. The methods used in this research is quantitative with descriptive approach. Data collecting techniques used in this tudy were questionnaire, interview, and study collection. This research focused on the used of persuasive communication in running the “Literasi Tangkal Hoax” program. So, that the effectiveness of this program can be measured. The results in this study show: (1) The source dimension delivered in this program is in the “Agree/Good” category which means it is effective. (2) The message dimension delivered in this program is in the “Very Agree/Very Good” category which means very effective. (3) The communicant dimension in the activity of this program is in the “Very Agree/Very Good” category which means it is very effective. It show that the used of persuasion communication implemented in “Literasi Tangkal Hoax” program has been run very effective.
Keywords: Effectiveness, Persuasion Communication, Literasi Tangkal Hoax Program

Abstrak. Banyaknya pengguna internet di Indonesia mengakibatkan penyebaran informasi di media sosial menjadi sangat cepat. Sehingga banyak pihak yang memanfaatkan media sosial untuk kepentingan perusahaan atau organisasi tertentu. Tak heran, hoaks (berita bohong), ujaran kebencian, fitnah dan postingan mengandung SARA beredar bersamaan dengan informasi dan berita jurnalistik yang profesional. Untuk mengantisipasi penyebaran hoaks di media sosial, Direktorat IKPMK Direktorat Jenderal IKP melakukan langkah preventif untuk menangkal hoaks. Salah satu langkahnya adalah memberikan literasi kepada masyarakat tentang media sosial, kegiatan komunikasi ini dilaksanakan melalui sebuah program yang disebut “Literasi Tangkal Hoaks” oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas komunikasi persuasi dalam program “Literasi Tangkal Hoax” yang dilakukan oleh direktorat IKPMK ditjen IKP Kementerian Komunikasi dan Informatika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Dan pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket, wawancara dan studi koleksi.  Penelitian ini difokuskan pada penggunaan komunikasi persuasif dalam menjalankan program kegiatan “Literasi Tangkal Hoax” agar dapat diukur efektivitasnya. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Dimensi sumber berada pada kategori “Setuju/Baik” yang berarti sudah efektif. (2) Pada dimensi pesan yang disampaikan dalam Program Kegiatan berada pada kategori “Sangat Setuju/Sangat Baik” yang berarti sudah sangat efektif. (3) Pada dimensi komunikan dalam program kegiatan yang dijalankan berada pada kategori “Sangat Setuju/Sangat Baik” yang berarti sudahsangat efektif. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan komunikasi persuasi dalam pelaksanaan program kegiatan “Literasi Tangkal Hoax” sudah sangat efektif.

Kata Kunci: Efektivitas, Komunikasi Persuasi, Program Literasi Tangkal Hoax.


Keywords


Efektivitas, Komunikasi Persuasi, Program Literasi Tangkal Hoax.

Full Text:

XML

References


Ahmadi, Farid. 2018. Media Literasi Sekolah: Teori dan Praktik. Jawa Tengah: CV Pilar Nusantara

Arifin, Anwar. 2006. Ilmu Komunikasi: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Cangara, H. Hafied. 2014. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta:Rajawali Pers

Effendy, Onong Uchjana. 2000. Dinamika Komunikasi. Bandung: CV Mandar Maju

Effendy, Onong Uchjana. 1993. Human Relations dan Public Relations. Bandung: CV Mandar Maju

Keraf, Gorys. 2007. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Maulidi, Sahrul. 2018. Seri Cerdas Hukum: Awas Hoax! Cerdas Menghadapi Pencemaran Nama Baik, Ujaran Kebencian & Hoax. Jakarta: PT Alex Media Komputindo

Mulyana, Deddy. 2012. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Roekomy, R. 1992. Dasar-dasar Persuasi. Bandung: PT Citra Aditya Bakti

Simamora, Roymond H. 2008. Buku Ajar Pendidikan dalam Keperawatan. Jakarta: EGC

Suprapto, Tommy. 2008. Teknik Jitu Persuasi dan Negosiasi. Yogyakarta: Media Pressindo

Radella, Laras. 2016. “Komunikasi Kelompok Komunitas “Aleut” dalam Mempelajari Literasi Informasi Peninggalan Sejarah”, Prosiding Hubungan Masyarakat, Prodi Hubungan Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung. Bandung 2016 (Hal 292) Diakses Pada http://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/humas/article/view/6955/pdf




Flag Counter