Eco Fashion Sebagai Brand Batik Cantinghijau (Studi Kasus Kampanye PR Ramah Lingkungan)

Fadly Sumantri, Oji kurniadi

Abstract


Abstract. Now, many manufacturers produce batik with print techniques that have a lot of impact for the environment. Eco fashion is a subject with another fashion concept, such as ethical fashion that maximizes benefits for other people and communities, while minimize the bad impact on the environment. Canting Hijau is the first in Indonesia’s product who produce batik by the principle of zero waste production, marketing, and distribution with value earth, art, fashion, culture. Canting Hijau has a vision to become the first eco fashion batik Indonesia that meets the local and international market with a mission put forward 4 value sustainability i.e. sustainable people, planet, profit and culture. The purpose of the research is to find out why Canting Hijau (1) choosing green campaign concept of eco fashion, (2) determining how to campaign the eco fashion, (3) how to persuade the public to use the products and support the eco fashion as well and (4) the feedback obtained. The method of this research is qualitative with case study approach. The research was also supported by the theory and model of Diffusion of innovation with the subject and object of research are Canting Hijau business owner and how the company persuade community in campaigning for the environment through fashion products. The results showed that a communication is certainly required to deliver the campaign product to get to the public effectively.

Keywords: Eco fashion, Canting Hijau, Sustainable, Persuasion, Campaign.

 

Abstrak. Seiring perkembangan zaman, banyak produsen batik yang memproduksi batik dengan teknik batik print yang berdampak pada lingkungan. Eco fashion adalah subjek yang luas dengan konsep fashion yang lain, seperti ethical fashion yang memaksimalkan manfaat bagi orang lain dan komunitas, sembari meminimalisir dampak buruk terhadap lingkungan. Canting hijau adalah eco fashion Batik pertama di Indonesia yang menghasilkan pakaian batik yang diproduksi dengan prinsip zero waste production, marketing, dan distribution dengan value art, earth, fashion, culture. Canting hijau memiliki visi untuk menjadi eco fashion batik pertama di Indonesia yang memenuhi pasar lokal dan internasional dengan misi mengedepankan 4 value sustainability yakni sustainable people, sustainable planet, sustainable profit, sustainable culture. Tujuan penelitian adalah mengetahui (1) mengapa Canting hijau memilih konsep kampanye eco fashion, (2) bagaimana cara menentukan cara mengkampanyekan eco fashion, (3) bagaimana mempersuasi publik untuk menggunakan produk dan mengkampanyekan eco fashion, serta  (4) feedback yang didapatkan  Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini juga didukung dengan teori dan model Difusi Inovasi dengan subjek dan objek penelitian adalah pemilik usaha batik canting hijau dan bagaimana perusahaan mempersuasi masyarakat dalam mengkampanyekan peduli lingkungan lewat produk fashion. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebuah komunikasi tentu diperlukan dalam penyampaian pesan kampanye produk untuk bisa sampai kepada publik dengan efektif.

Kata Kunci : Eco fashion, Canting hijau, Sustainable , Kampanye.


Keywords


Eco fashion, Canting hijau, Sustainable , Kampanye

Full Text:

PDF

References


Cangara, Hafied. 2004. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta : PT.Raja Grafindo

Persada.

Effendy, Onong Uchjana. 2006. Ilmu Komunikasi : Teori dan Praktek. Bandung :

Remaja Rosda Karya

Gunawan, Imam. 2015. Metode Penelitian Kualitatif: Teori & Praktik. Jakarta : PT.

Bumi Aksara.

Jefkins, Frank dan Daniel Yadin. 2003. Public Relations, (5th ed). Jakarta : Erlangga

Kotler, P and Keller, KL. 2002. Manajemen Pemasaran (2nd ed Millenium). Jakarta

Prenhallindo

Moore, Frazier. 2005. Humas Pembangunan Citra dengan Komunikasi. Bandung :

Remaja Rosda Karya

Mulyana, Deddy. 2014. Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. Bandung : Penerbit Rosda

Kriyanto, Rachmat. 2006. Teknik Praktik Riset dan Komunikasi. Jakarta: Kencana

Prenada Media Grup

Rachmady, F. 1992. Public Relations dalam Teori dan Praktek .Jakarta: Gramedia

Pustaka Utama

Ruslan, Rosady. 1999. Manajemen Humas dan Komunikasi Konsepsi dan Aplikasi.

Jakarta : RajaGrafindo Persada

Ruslan, Rosady. 2006. Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi. Jakarta :

RajaGrafindo Persada

Ruslan, Rosady. 2005. Kiat dan Strategi: Kampanye Public Relations. Jakarta: Pt.

RajaGrafindo Persada.

Soemirat, Soleh., & Elvinaro Ardianto. 2008. Dasar – dasar Public Relations.

Bandung : Penerbit Rosda

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung :

Alfabeta

Venus, Antar. 2004. Manajemen Kampanye : Panduan Teoritis dalam Mengefektifkan

Kampanye Komunikasi. Bandung : Simbiosa Rekatama Media.

Yulianita, Neni, Dra., MS. 2003. Dasar-Dasar Public Relation. Bandung : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Bandung (LPPM UNISBA).

Sumber lain

“Canting Hijau Bawa Batik Ramah Lingkungan Indonesia Menuju Panggung Dunia”,

https://www.goodnewsfromindonesia.id/2017/04/16/canting-hijau-bawa-batik-

ramah-lingkungan-indonesia-menuju-panggung-dunia diakses pada 26 Juni 2018

pk 18.00 WIB.

“Tampil di Eco Fashion Week Dunia Canting Hijau Angkat eco Fashion Indonesia”,

https://inspiratorfreak.com/tampil-di-eco-fashion-week-dunia-canting-hijau-

angkat-eco-fashion-indonesia/ diakses pada 26 Juni 2018 pk 20.20 WIB.

“Saatnya Menggerakkan Industri Fesyen yang Ramah Lingkungan”,

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20151027091152-277-

/saatnya-menggerakkan-industri-fesyen-yang-ramah-lingkungan/ diakses

pada 26 Juni 2018 pk 18.30 WIB.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.12604

Flag Counter