Analisis Yuridis Putusan No. 316/Pdt.G/2016/Pa. Krw Tentang Aset Wakaf yang Diperjual Belikan Menurut Hukum Islam dan UU No. 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf

Naila Salsabila, M. Abdurrahman, Siska Lis Sulistiani

Abstract


Abstract. Waqf is a solution offered by Islam which is expected to realize social welfare. Waqf is also a way to take advantage of assets that is highly recommended by Islam because waqf has the virtue of reward that does not falter even if the person who makes the waqf dies. Prior to the emergence of Law number 41 of 2004 concerning Waqf, there were many problems with waqf property rights involving the heirs of Wakif and Nazir because the practice of waqf was not registered or registered. The research objectives of this thesis include: To examine the legal status of waqf land which is not registered according to Islamic law and the Constitution no. 41 of 2004 concerning Waqf. And to review the decision Number 316/Pdt.G/2016/PA.Krw regarding the sale and purchase of waqf assets according. This study uses a normative juridical approach. Islamic law does not allow buying and selling of waqf assets, but if the waqf property is no longer usable or cannot be used properly, the waqf property can be sold and the proceeds from the sale of waqf assets can be used for the benefit of Muslims.

Keywords: Waqf, Pledge, Islamic Law

Abstrak. Wakaf merupakan solusi yang ditawarkan oleh Islam yang diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan sosial. Wakaf juga merupakan suatu cara untuk memanfaatkan harta yang sangat dianjurkan oleh Islam karena wakaf mempunyai keutamaan pahala yang tidak putus-putus walaupun orang yang mewakafkan meninggal dunia. Sebelum munculnya Undang-Undang nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf, banyak problematika perwakafan tanah hak milik yang melibatkan ahli waris Wakif dengan Nazir karena praktik wakafnya tidak didaftarkan atau dicatatkan. Tujuan penelitian ini antara lain : Untuk mengkaji kedudukan status hukum tanah wakaf yang tidak tercatat menurut hukum Islam dan Undang-Undang Dasar No. 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf. Dan Untuk mengkaji putusan Nomor 316/Pdt.G/2016/PA.Krw tentang jualbeli aset wakaf. Penelitian ini mengunakan pendekatan yuridis normatif. Hukum Islam tidak membolehkan melakukan jual beli aset wakaf, akan tetapi apabila harta benda wakaf tersebut tidak lagi dapat digunakan atau tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya maka harta benda wakaf tesebut dapat dijual dan hasil dari penjualan harta beda wakaf dapat digunakan untuk kepentingan umat Islam.

Kata kunci: Wakaf, Ikrar, Hukum islam


Keywords


Wakaf, Ikrar, Hukum islam

Full Text:

PDF

References


Bakri, Asafri Jaya. (1996). Konsep Maqasid Syari’ah menurut al-Syatibi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

GUMILAR, Agi Sukma. (2016). “Kerangka Teoritis Filosofis Wakaf Uang melalui Perbankan Syariah”. Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam), Vol. 1 (2).

HAMZANI, Achmad Irwan; MUKHIDIN, Mukhidin. (2016). “Perlindungan hukum terhadap harta benda wakaf sebagai aset publik di kecamatan Wiradesa kabupaten Pekalongan”. Ijtihad: Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan, Vol. 16 (2)

HASTUTI, Qurratul Aini Wara. (2016). “Kewenangan Pengadilan Agama Kudus Dalam Penyelesaian Sengketa Wakaf”. ZISWAF: Jurnal Zakat dan Wakaf. Vol. 1 (1).

HAYATUDIN, Amrullah; IBRAHIM, Muhammad Andri; RAMADHANTY, Ghina Nabila. (2020). “Tinjauan Fikih Wakaf dan Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf terhadap Pengelolaan Wakaf Uang oleh Yayasan Tenda Visi Indonesia”. Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam), Vol. 3 (2)

HENDI SUHENDI, Hendi. (2018). “Optimalisasi Aset Wakaf Sebagai Sumber Dana Pesantren Melalui Pelembagaan Wakaf (Studi Kasus Pelembagaan Wakaf Pesantren Baitul Hidayah)”. Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam), Vol. 1 (1).

IDRUS, Muammar Alay. (2017). “Keabsahan, Kepastian Hukum Dan Perlindungan Hukum Atas Perwakafan Yang Tidak Tercatat (Studi Kasus Praktek Perwakafan Tanah Di Kecamatan Sukamulia)”. Jurnal IUS: Kajian Hukum dan Keadilan, Vol. 5 (1).Ikhtiar Bani Van Hoev

MALIK, Zaini Abdul, et al. (2020). “Analisis Fatwa (Mui) No: 106/dsn-mui/x/2016 Terhadap Implementasi Wakaf Asuransi Di Lembaga Prudential Indonesia”. Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam), Vol. 3 (1)

Manan, Abdul. (2006). Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta : Kencana

Manan, Bagir. (2006). Kata Pengantar Dalam Buku Abdul Manan Reformasi Hukum Islam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Meliala, Djaja S. (2014). Hukum Perdata Dalam Perspektif BW. Bandung:

Mubarok, Jaih. (2008). Wakaf Produktif. Bandung : Simbiosa Rekatama Media.Nuansa Aulia.Prenamedia Group

Rofiq, Ahmad. (1997). Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Rohman, Adi Nur. (2020). Hukum Wakaf Indonesia. Jakarta: Ubharajaya.

Sabiq, Sayyid. (2004). Fikih Sunnah. Terj. Muhammad Nasiruddin Al-Allbani,, Jilid 5. Jakarta: Pustaka Azzam.

Sarwat, Ahmad. (2018). Fiqih Wakaf. Jakarta: Rumah Fiqh Publishing

SETIAWAN, bin Lahuri. (2018). “Analisis Kiasan Wakaf Terhadap Wakaf Jiwa Di Pondok Modern Darussalam Gontor”. Jurnal of Indonesian Comparative of Law, Vol. 1(2)

Sulistiani, Siska Lis. (2018). "Perbandingan Sumber Hukum Islam."Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam). Vol. 1 (1)

Firdaus, M Wildan., Nurhasanah, Neneng., Sulistiani, Siska Lis. (2021). Analisis Hukum Islam dan UU Wakaf No. 41 Tahun 2004 terhadap Pengalihan Aset Wakaf di PC Persis Pangalengan. Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam. 1(1). 11-15.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/islamic%20family.v0i0.31514

Flag Counter