Analisis Faktor – Faktor Prioritas Minat Konsumen dalam Memilih Hotel Syariah di Kota Bandung

Giri Putri Juliani, Popon Srisusilawati, Yayat Rahmat Hidayat

Abstract


Abstract. The Islamic economic sector which has experienced significant growth in lifestlye products is in the sharia tourism sector. This has indicated that the sharia economic system has developed, developments that lead to sharia-compliant lifestyle in the form of tourism, hotels or lodging, recreation areas, and hospital care. Sharia Hotels are hotels that are based on principles or do not violate sharia rules. However, with the increasing trend of sharia this has not been seen in sharia hotels, the development of sharia hotels is still lacking when compared to non-sharia hotels. The purpose of this study: To determine the factors that influence consumer interest and priority consumer interest in Sharia hotels.

 The research method used is qualitative. Data sources are primary and secondary. Decriftive data types tend to use analysis. Data collection techniques using interviews, questionnaires, documentation. Data analysis using AHP (Analytic hierarchy process) method and processing through expert choice software.

The results showed from the 5 experts that the Social Factors Criteria became the main priority with (Weight 0.355), culture factors (weight 0.245), Personal factors (Weight 0.220) and finally psychological factors (weight 0.181). The social factors play a more important role because sharia is synonymous with terms related to the existence in the sharia hotel selection community indicating the scope of the community adopting sharia values to be applied in their lives.

Key Words: Sharia Hotels, Consumer Interests, AHP Method

Abstrak. Sektor Ekonomi Islam yang telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam produk lifestlye adalah disektor pariwisata syariah. Pariwisata merupakan sekktor pentik yang berperan dalam pembangunan perekonomian dunia, wisata syariah merupakan konsepwisata yang memiliki potensibesar untuk dikembangkan. (Popon srisusilawati, 2019) Hal ini telah menandakan bahwa sistem ekonomi syariah telah berkembang, perkembangan yang menuju ke lifestyle yang sesuai syariah berupa wisata, hotel atau penginapan, tempat rekreasi, dan perawatan rumah sakit. Hotel Syariah adalah hotel yang dalam operasionalnya berdasarkan prinsip atau tidak melanggar aturan syariah. Namun dengan bertambahnya trend syariah hal ini belum terlihat pada hotel syariah, perkembangan hotel syariah masih kurang jika dibandingkan dengan hotel non syariah.Tujuan penelitian ini: Untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi minat konsumen  dan prioritas  minat konsumen terhadap hotel Syariah.

Metode Penelitian yang digunakan ialah kualitatif. Sumber data berupa primer dan sekunder. Jenis datanya bersifat dekriftif cenderung menggunakan analisis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner, dokumentasi. Analisis data menggunakan metode AHP (Analytic hierarchy process) dan pengolahan melalui software expert choice.

Hasil penelitian menunjukkan dari ke 5 para ahli tersebut bahwa Kriteria Faktor sosial menjadi prioritas utama dengan (Bobot 0,355), Faktor budaya (bobot 0,245), Faktor pribadi (Bobot 0,220) dan terakhir Faktor psikologis (bobot 0,181). Fakor sosial lebih berperan karena syariah identik dengan istilah yang berhubungan dengan keberadaan di masyarakat pemilihan hotel syariah menunjukan lingkup masyarakat yang mengadopsi nilai-nilai syariah untuk diterapkan dalam kehidupannya.

Kata Kunci: Hotel Syariah, Minat Konsumen, Metode AHP


Keywords


Hotel Syariah, Minat Konsumen, Metode AHP

Full Text:

PDF

References


Ade Ela Pratiwi, “. P. (2016). Analisis Pasar Wisata Syariah Di Kota Yogyakarta. Media Wisata, 1.

Anam. (2017). faktor-faktor yang mempengaruhi minat konsumen dalam memilih jasa perhotelan berbasis syariah( studi kasus hotel grand skutum kota metro lampung) . lampung: IAIN.

Bandung, D. k. (t.thn.). Diambil kembali dari http://bandungkota.bps.go.id

Bandung, D. k. (2020, maret 18). Diambil kembali dari bandung.kota.bps: http://bandungkota.bps.go

Daniel teguh trisantoso. (2012). Daniel teguh trisantoso,â€pengaruh (trisantoso, 2012)faktok budaya, faktor sosial, faktor pribadi, dan faktor psikologi terhadap keputusan pembelian konsumen dalam memilih produk operator seluler,among makarti, vol 6, desember 2012, 127. among makarti, 127.

(2020, februari 30). faktor faktor yang mempengaruhi. (i. Yani, Pewawancara)

Ismayanti. (2017). analisis pengelolaan hotel Al-badar syariah di kota Makasar. Laa maisyir, 21.

Madasari, K. (2011). semarang: skripsi, Universitas dipenogoro.

Muthafa, A. E. (2017). â€penerapan metode Analytic Hierrachy process dalam sistem pendukung keputusan penentuan mahasiswa berprestasi. Jurnal siliwangi, 193.

Popon Srisusilawati, Z. a. (2019). Strategi pemasaran paiwisata syariah di kota cirebon dengan metode stp. prosiding keuangan dan perbankan syariah volume 5 no 1, 231.

Pradesyah, R. (2018). Analisis penerapan Fatwa MUI wisata halal. Agama dan pendidikan , 335.

Rizki, B. (2012). Analisis Pengaruh Ikalan Flexi Terhadap Minat Beli Konsumenâ€(Studi pada Masyarakat Kec. Tampan Pekanbaru),. pekanbaru: skripsi.

Soesanto, K. M. (2011). “Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi minat beli konsumen dalam memilih jasa perhotelan (Studi kasus pada Hotel Grasia Semarang). semarang: skripsi.

Soesanto, K. M. (2011). Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi minat beli konsumen dalam memilih jasa perhotelan (Studi kasus pada Hotel Grasia Semarang). semarang: skripsi.

Soesanto, K. M. (2011). Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi minat beli konsumen dalam memilih jasa perhotelan (Studi kasus pada Hotel Grasia Semarang)†. semarang: skripsi Universitas Diponegoro.

Susanto, R. (2011). Risyanto susanto, bisnis syariah mengapa tidak (jakarta: gramedia pustaka utama, 2011).hlm 64. jakarta: gramedia pustaka utama.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/syariah.v6i2.23760

Flag Counter   Â