Analisi Jual Beli Pisang Kepok dengan Sistem Tebasan Menurut Imam Syafi'i (Studi kasus di Desa Malaju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu)

Nila Wahdani, Panji Adam Agus Putra, M Roji Iskandar

Abstract


Abstracts. Islam teaches buying and selling guidelines that must fulfill harmony and conditions and do not conflict with the Qur'an and Hadith. However, buying and selling of kepok bananas with a slash system carried out by some people in Malaju Village, Kilo District, Dompu Regency does not fulfill harmony and the conditions for buying and selling, which should be the object of buying and selling must be calculated, measured and weighed. Buying and selling practiced by the people of Malaju Village also contradicts the opinion of Imam Shafi'i based on the hadith of the Prophet. This study aims to determine the implementation of buying and selling of kepok bananas with a slash system in Malaju Village, Kilo Subdistrict, and to explain the views of Imam Shafi'i regarding the buying and selling of kepok bananas with a slash system in Malaju Village, Kilo District, Dompu Regency. The method used in this study is a qualitative method with a case study approach and type of field research. Data collection is done by interviews, observation and documentation. The results of the study show that the practice of buying and selling kepok bananas with a slash system carried out by the people in Malaju Village, Kilo District, Dompu Regency, according to Imam Shafi'i, includes buying and selling containing gharar elements, because buying bananas with this slash system does not fulfill one the condition of the goods that are used as objects of sale and purchase, namely the object of sale and purchase must be able to be measured, weighed and calculated. So that it has implications for the sale and purchase contract to be a genuine contract.  
Keywords: Buy and Sell, Freedom System, Opinion of Imam Shafi'i  
Abstrak. Islam mengajarkan tuntunan jual beli yang harus memenuhi rukun dan syarat serta tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadist. Akan tetapi jual beli pisang kepok dengan sistem tebasan yang dilakukan oleh sebagian masyarakat di Desa Malaju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu tidaklah memenuhi rukun dan syarat dalam jual beli, dimana seharusnya yang menjadi objek jual beli haruslah dapat dihitung, ditakar, dan ditimbang kuantitasnya. Jual beli yang dipraktek-kan oleh masyarakat Desa Malaju juga bertentangan dengan pendapat Imam Syafi’i
berdasarkan hadist Nabi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan jual beli pisang kepok dengan sistem tebasan di Desa Malaju Kecamatan Kilo, dan untuk menjelaskan pandangan Imam Syafi’i mengenai jual beli pisang kepok dengan sistem tebasan di Desa Malaju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan jenis penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi.  Hasil dari penelitian menunjukan bahwa praktek jual beli pisang kepok dengan sistem tebasan yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Malaju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu tersebut menurut Imam Syafi’i termasuk jual beli yang mengandung unsur gharar, karena jual beli pisang dengan sistem tebasan ini tidaklah memenuhi salah satu syarat barang yang dijadikan objek jual beli, yaitu objek jual beli haruslah dapat ditakar, ditimbang, dan dihitung. Sehingga berimplikasi terhadap akad jual beli tersebut menjadi akad yang bathil.  
Kata Kunci: Jual Beli, Sistem Tebasan, Pendapat Imam Syafi’i

Keywords


Jual Beli, Sistem Tebasan, Pendapat Imam Syafi’i

Full Text:

PDF

References


Abu Abdullah Ahmad Ibn Muhammad Ibn Hanbal Ibn Hilal Ibn Asad al-Syaibani, (2001). Musnad al-Imam Ahmad Ibn Hanbal. (Tahqiq: Syuaib al-Amauth), Beirut: Muasasah al-Risalah. Juz XXVIII.

A.W Munawir, (1997). Kamus Arab-Indonesia. Surabaya: Pustaka Progresif.

Enang Hidayat, (2015). Fiqh Jual Beli. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Hendi Suhendi, (2005). Fiqh Muamalah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Imam Nawawi, (2006). Majmu Syarah Muhazzab. Jakarta: Darul Haq.

Nasrun Haroen, (2000). Fiqh Muamalah. Jakarta: PT Gaya Media Pratama.

Tim Redaksi Fokusmedia, (2018). Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah. Bandung: Fokusmedia.

Tri Kurnia Nurhayati, (t.th). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Jakarta: Eska Media

Panji Adam, (2018). Fikih Mua’amalah Adabiyah. Bandung: Refika Aditama.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/syariah.v0i0.17538

Flag Counter   Â