Analisis Penetapan Persyaratan Pembiayaan Kpr terhadap Strategi Pencegahan Pembiayaan Bermasalah (Studi Kasus Bank BNI Syariah Kantor Cabang Bandung)

Chicheu Melinda, Ramdan Fawzy, Muhammad Andri ibrahim

Abstract


Abstract. Bank BNI Syariah KC Bandung is a bank that carries out its business activities based on shari'ah principles. one of the products offered is financing for Home Ownership Loans (Griya IB Hasanah), this product is a consumer financing facility that is given to the community to buy, build, renovate homes (including shop houses, towers, apartments, apartments and the like), and buy land and indent houses, the amount of which is adjusted to the financing needs and the ability to repay the prospective customers. This financing uses a murabahah contract, but in the standard operating procedure for the Griya iB Hasanah Maslahah KPR financing, there are requirements. The purpose of this study was to find out (1) How the implementation of the Griya iB Hasanah KPR financing (2) The reason for the stipulation of requirements in the murabahah contract on financing Griya iB Hasanah KPR (3) How to handle Griya Ib Hasanah's KPR financing on problem financing. This research is in line with the frame of mind that in a transaction or contract there must be harmony and the conditions that must be fulfilled in addition to each transaction must also adhere to the principle of muam that is to be based on liking, must bring misfortune and refuse harm and must not contain gharar , wrongdoers and other elements which are forbidden by syara. The method used in this study is descriptive analysis, with interview data collection techniques and library studies, then the data is analyzed by describing it according to the objectives, so as to draw conclusions. The results of the study show that (1) the implementation of the Griya iB Hasanah KPR financing starts from the customer coming to the developer in accordance with the desired house. After the administration is finished, the contract is done after the house is ready for habitation. (2) The reason banks set requirements in the murabahah contract on mortgage financing is to tighten customers and developers to minimize problem financing. (3) Mortgage financing at Bni Syari'ah KC Bandung syari'ah Bank is not in accordance with the murabahah contract procedure.

Keywords: Mortgage Financing, Prevention Strategy for problematic financing, Bank BNI Syariah

 

Abstrak. Bank BNI Syariah KC Bandung adalah bank yang melaksanakan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syari’ah . salah satu produk yang ditawarkan adalah pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (Griya IB Hasanah), produk ini merupakan Fasilitas pembiayaan konsumtif yang diberikan kepada masyarakat untuk membeli, membangun, merenovasi rumah (termasuk ruko, rusun, rukan, apartemen dan sejenisnya), dan membeli tanah kavling serta rumah indent, yang besarnya disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan dan kemampuan membayar kembal imasing-masing calon nasabah. Pembiayaan ini menggunakan akad murabahah, namun dalam standar operasional prosedur  pembiayaan KPR Griya iB Hasanah Maslahah ini terdapat penetapan persyaratan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Bagaimana pelaksanaan pembiayaan KPR Griya iB Hasanah  (2) Alasan terjadinya penetapan persyaratan dalam akad murabahah pada pembiayaan KPR Griya iB Hasanah (3) Bagaimana penanganan pembiayaan KPR Griya Ib Hasanah pada pembiayaan bermasalah. Penelitian ini selaras dengan kerangka pemikiran bahwa dalam suatu transaksi atau akad harus ada rukun dan syarat yang harus dipenuhi selain itu setiap transaski juga harus berpegang teguh pada prinsip muamalah yakni harus bedasarkan suka sama suka, harus mendatangkan maslahat dan menolak madharat serta tidak boleh mengandung unsur gharar, zalim dan unsur lain yang diharamkan oleh syara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, dengan teknik pengumpulan data wawancara dan studi kepustakaan, selanjutnya data tersebut dianalisis dengan menglasfikasikannya sesuai dengan tujuan, sehingga menghasilkan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Pelaksanaan pembiayaan KPR Griya iB Hasanah dimulai dari nasabah mendatangi developer sesuai dengan rumah yang diinginkan , Setelelah adminstrasi selesai akad dilakukan setelah rumah sudah siap huni. (2) Alasan bank menetapkan  persyaratan dalam akad murabahah pada pembiayaan KPR  adalah untuk memperketat nasabah dan developer meminimalisir pembiayaan bermasalah . (3) Pembiayaan KPR di Bank Bni Syari’ah KC Bandung   syari’ah, tidak sesuai dengan prosedur akad murabahah.

Kata Kunci : Pembiayaan KPR, Strategi Pencegahan pembiayaan bermasalah, Bank BNI Syariah


Keywords


Pembiayaan KPR, Strategi Pencegahan pembiayaan bermasalah, Bank BNI Syariah

Full Text:

PDF

References


Antonio, Syafi’i M.. Bank Syariah Dan Teori Ke praktek. Jakarta: Gema Insani Press

Faturrahman Djamil, , Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah di Bank Syariah, Jakarta: Sinar Grafika2012

Hardjono,Suzana, Mudah memiliki Rumah Idaman Lewat KPR, PT Galangpress Media Utama: Yogyakarta, 2008

Karim, Adiwarman.Analisis Fiqih dan Keuangan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. 2004.

Mardani, Hukum Perikatan Syari’ah di Indonesia, (Jakarta: sianr Grafika, 2013)

Neni Sri Imaniyati, Pengantar Hukum Perbankan Indonesia, Bandung: PT Refika Aditama, 2010,




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/syariah.v0i0.14029

Flag Counter