ANALISIS KOMPARASI PENILAIAN KINERJA BANK BJB SYARIAH CAB. BRAGA DAN BANK BRI SYARIAH CAB. CITARUM TAHUN 2013 DENGAN METODE BALANCED SCORECARD

Ratna Atika, Neneng Nurhasanah, Epi Fitriah

Abstract


Pada era global seperti sekarang, keberadaan perbankan sebagai bagian dari kegiatan masyarakat sudah tidak bisa dipungkiri lagi. Hal ini karena bank mempunyai fungsi sebagai mediator antara unit masyarakat yang surplus dengan unit masyarakat yang defisit. Bank Umum Syariah yang sudah tidak asing lagi di Indonesia diantaranya adalah Bank BJB Syariah dan Bank BRI Syariah. Walaupun begitu, hal ini tidak berarti bahwa perusahaan-perusahaan tersebut terbebas dari kekurangan. Fenomena yang terjadi di lapangan, masih terdapat adanya keluhan dari nasabah Bank BRI Syariah yang belum mendapatkan pelayanan yang ramahserta adanya keluhan dari karyawan Bank BJB Syariah karena kurang adanya motivasi dalam bekerja. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka rumusan masalah disusun ke dalam pertanyaan sebagai berikut : Bagaimana penilaian kinerja Bank BJB Syariah Cab. Braga dengan Metode Balanced Scorecard? Bagaimana penilaian kinerja Bank BRI Syariah Cab. Citarum dengan Metode Balanced Scorecard? Dan bagaimana analisis komparasi penilaian kinerja kedua perusahaan tersebut dengan Metode Balanced Scorecard?

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penilaian kinerja Bank BJB Syariah Cab. Braga dengan Metode Balanced Scorecard, untuk mengetahui bagaimana penilaian kinerja Bank BRI Syariah Cab. Citarum dengan Metode Balanced Scorecard, dan bagaimana analisis komparasi penilaian kinerja kedua perusahaan  tersebut dengan Metode  Balanced Scorecard.

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan menjelaskan penilaian kinerja pada Bank BJB Syariah Cab. Braga dengan Bank BRI Syariah Cab. Citarum yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 20 karyawan pada masing-masing perusahaan dengan menggunakan skala Likertsertadilengkapidengan data primer dariperusahaandanbeberapabukuliteraturpendukung.

Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan bahwa penilaian kinerja Bank BJB Syariah dengan Metode Balanced Scorecard mempunyai total score 1091 atau 336%, sedangkan Bank BRI Syariah mempunyai total score 1099 atau 340%. Sehingga hasil dari pembahasan menyimpulkan bahwa penilaian kinerja Bank BRI Syariah Cab. Citarum dengan menggunakan Metode Balanced Scorecard memiliki score yang lebih tinggi dibandingkan Bank BJB Syariah Cab. Braga dengan memiliki tiga score perspektif yang unggul yaitu Perspektif Keuangan, Perspektif Bisnis Internal dan Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran.


Keywords


Penilaian Kinerja, Metode Balanced Scorecard

References


Burhanudin S, Aspek Hukum Lembaga Keuangan Syariah, Graha Ilmu, Yogyakarta, 2010

Khaerul Umam, PerilakuOrganisasi, CetakanPertama, CV PustakaSetia, Bandung, 2010

Mangkunegara & Anwar Prabu, Perilaku dan Budaya Organisasi, Refika Aditama, Bandung, 2008

Mulyadi, Sistem Akuntansi, Salemba Empat, Yogyakarta, 2001

Nanang Martono, Metode Penelitian kuantitatif, PT. Raja GrafindoPersada, Jakarta, 2010

Naresh Makhijani I James Creelman, Menciptakan Balanced Scorecard untuk Organisasi Jasa Keuangan, Esensi Erlangga Group, 2012

Tunggal, Amin Widjaja, Pengukuran Kinerja dengan Balanced Scorecard, Harvarindo, t.t.p., 2001

Veithzal Rivai dan Dato’ Dr. Ahmad Fawzi Mohd. Basri, Performance Appraisal Sistem yang Tepat untuk Menilai Kinerja Karyawan dan Meningkatkan Daya Saing Perusahaan, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2005

, Islamic Perfomance Appraisal for Human Capital – Sistem Penilaian Kinerja Secara Islami untuk Mengoptimalkan Kinerja. Depok, Gramata Publishing, 2010

Zainuddin Ali, Hukum Perbankan Syariah, Sinar Grafika, Jakarta, 2008




Flag Counter