Tinjauan Prinsip-Prinsip Fikih Muamalah Terhadap Praktek Penjualan Limbah Darah dan Kotoran Sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ciroyom Kecamatan Cicendo Kota Bandung

Fahmi Yasir, H. M. Abdurrahman, Sandy Rizki Febriadi

Abstract


Abstract. The development of the dynamics of economic activity in human life often occurs and demands legal certainty from the perspective of the provisions of Islamic teachings. One example of buying and selling practices that require legal certainty in fiqh muamalah is the sale of animal waste, where animal waste is basically dirty and unclean. But with the advancement of science and technology, it turns out that animal waste or waste cutting can be utilized. This also occurs in RPH Ciroyom which sells an average waste of 60 kg per month to the livestock feeding stations. Therefore, the sale and purchase practices have good prospects from the business side, but still in the realm of syubhat according to the principle of fiqh muamalah. This study aims to determine the principles of jurisprudence muamalah against the sale of waste blood and cow manure in the Slaughter House (RPH) Ciroyom District Cicendo Bandung. Based on the background and discussion of the above problems, the research focused by menuangkanya into the form of questions as follows: First, how the principles of jurisprudence in buying and selling blood waste and cow dung. Second, how the practice of selling waste blood and cow dung in RPH Ciroyom District Cicendo Bandung. Third, how to review the principles of fiqih muamalah against the practice of selling waste blood and cow dung at RPH Ciroyom Cicendo District Bandung. The method used in this research is descriptive analysis method. Technique of collecting data is done by documentation, literature and interview. The data were obtained through literature study and interview process with animal cutting officer at RPH Ciroyom and buyer of cow slaughtering waste on the sale and purchase of dirt and cow slaughter waste, then studied and analyzed. Based on the result of the research, the conclusion obtained that; first, the sale and purchase of blood waste and cow dung from cattle slaughter is allowed according to the principle of jurisprudence muamalah. Second, the sale and purchase of waste blood and cow dung in RPH Ciroyom Bandung is done conventionally and as usual generally buy and sell transactions by fulfilling the elements of rukun jual beli according to muamalah fikih. Third, ditinajau of the practice of selling and selling blood waste and cow dung in RPH Ciroyom Bandung has been in accordance with the principles of legal muamalah and legitimate to be done because it contains elements of benefit as fertilizer and animal feed.

Keyword: Fiqih Muamalah, Sale and Purchase, Animal Waste, and Waste.

 

Abstrak. Perkembangan dinamika aktivitas ekonomi dalam kehidupan manusia kerap terjadi dan menuntut adanya kepastian hukum dari perspektif ketentuan ajaran Islam. Salah satu contoh praktek jual beli yang memerlukan kepastian hukum secara fikih muamalah adalah jual beli kotoran hewan, dimana kotoran hewan pada dasarnya merupakan benda kotor dan najis. Tetapi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, ternyata diketahui bahwa kotoran binatang atau limbah pemotongannya dapat dimanfaatkan. Hal ini juga terjadi di RPH Ciroyom yang menjual limbah rata-rata sebanyak 60 kg perbulan kepada bandar-bandar pakan ternak. Oleh karena itu, praktek jual beli tersebut memiliki prospek yang bagus dari sisi bisnis, namun tetap masih dalam ranah syubhat menurut ketentuan prinsip fikih muamalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip-prinsip fikih muamalah terhadap praktek penjualan limbah darah dan kotoran sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ciroyom Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Berdasarkan latar belakang dan pembahasan permasalahan diatas, maka penelitian difokuskan dengan menuangkanya kedalam bentuk pertanyaan sebagai berikut: pertama, bagaimana prinsip-prinsip fiqih muamalah dalam jual beli limbah darah dan kotoran sapi. Kedua, bagaimana praktek penjualan limbah darah dan kotoran sapi di RPH Ciroyom Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Ketiga,bagaimana tinjauan prinsip-prinsip fiqih muamalah terhadap praktek penjualan limbah darah dan kotoran sapi di RPH Ciroyom Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analysis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, kepustakaan dan wawancara. Data diperoleh melalui studi literature dan proses wawancara dengan pihak petugas pemotong hewan di RPH Ciroyom dan pembeli limbah pemotongan sapi mengenai jual beli kotoran dan limbah pemotongan sapi, kemudian dikaji dan di analisis. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan yang diperoleh bahwa ; pertama, jual beli limbah darah dan kotoran sapi dari pemotongan sapi diperbolehkan menurut prinsip fikih muamalah. Kedua, pelaksanaan jual beli limbah darah dan kotoran sapi di RPH Ciroyom Kota Bandung dilakukan secara konvensional dan seperti biasa umumnya transaksi jual beli dengan memenuhi unsur rukun jual beli menurut fikih muamalah. Ketiga, ditinajau dari praktek pelaksanaan jual beli limbah darah dan kotoran sapi di RPH Ciroyom Kota Bandung telah sesuai dengan prinsip fikih muamalah dan sah untuk dilakukan karena mengandung unsur kemanfaatan sebagai pupuk dan pakan ternak.

Kata Kunci: fikih muamalah, jual beli, kotoran Hewan dan Limbah


Keywords


fikih muamalah, jual beli, kotoran Hewan dan Limbah

Full Text:

PDF

References


Ash-Shiddiqie, Hasbi, “PengantarFikihMuamalah”, BulanBintang. Jakarta. 1984.

Depag RI, Al-Quran dan Terjemahan. Pustaka Al Kausar, Jakarta, 2010.

Hendi Suhendi, Kaidah Kaidah Fiqh Muamalah, Pustaka Seta, Bandung, 2005.

Muhammad Al Sarkhasi, Al Mabsuth Volume XXIV. Al Sa'adah, Kairo, 1421 H.

Muhammad Arifin Badri, Tanya Jawab Hukum Menjual Kotoran, diposting pada tanggal 26 September 2009. Sumber: https://pengusahamuslim.com/1290-tanya-jawab-hukum-menjual-kotoran-hewan.html Muhammad Ismail Al Bukhari, Shahih Bukhari Jilid V Kitab Jual Beli Hadits Nomor 2282. (Terjemahan oleh Nasruddin Al Albani), Pustaka Azam, Jakarta, 2009.

Muhammad Jawad Mugniyah. Fikih Lima Madhzab. PT. Lantera Basritama, Jakarta, 1999.

Muhammad Nasib Ar-rifa’i, Kemudahan Dari Allah – Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 2, Gema Insani,Jakarta, 1999.

Zainuddin bin Abdul Azizi al-Malibari, Fathul Mu’in, Darul Ihya, Mesir, t.th.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/syariah.v0i0.10892

Flag Counter