Dampak Pembangunan Apartement The Jarrdin terhadap Lingkungan Hidup dan Masyarakat dikaitkan dengan Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bandung

Agung Anugrah Putra, Mella Ismelina FR

Abstract


Pertumbuhan penduduk di wilayah Kota Bandung menimbulkan tingginya kebutuhan hunian bagi masyarakat Kota Bandung . Pemenuhan kebutuhan hunian bagi masyarakat Kota Bandung sejauh ini dipenuhi melalui berbagai macam pembangunan perumahan vertikal maupun horizontal. Perumahan vertikal dalam hal ini apartemen lebih banyak dilakukan di wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi dan dekat dengan kawasan perekonomian. Pemerintah Kota Bandung membentuk Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kota Bandung tahun 2011 – 2013 dengan tujuan memastikan seluruh kegiatan pembangunan fisik di Kota Bandung termasuk pembangunan apartemen tidak melanggar kaidah tata ruang sebuah kota yang layak dan bersahabat. Salah satu apartemen di wilayah Kota Bandung yang terletak di wilayah strategis karena dekat dengan salah satu pusat perekonomian dan wisata belanja di Kota Bandung adalah apartemen The Jarrdin di kawasan Cihampelas. Pembangunan apartemen The Jarrdin di kawasan Cihampelas telah sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku dalam Perda Nomor 18 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kota Bandung tahun 2011 – 2031 meskipun masih terdapat permasalahan pada lingkungan dan dampak negatif pada warga sekitar.

 

The raises of population in Bandung city cause the high demand of residential for society in Bandung City. There are so much vertical or horizontal residential constructions in Bandung for fulfilling the need of society for having a place to live with their families. Vertical residential, in this case apartment, are being built on the high-population environment and so close with the economic area. The government of Bandung City make a Local Regulation of Bandung No.18/2011 concerning land use plan in Bandung city 2011-2031 to make sure that all of the physical building constructions in Bandung City including the apartment constructions did not breaking the layout rules of the decent and friendly city. One of the strategic apartment which was built in the middle of the central economic area and shopping center in Bandung City is the Jarrdin Apartment. The constructions of The Jarrdin apartment at Cihampelas district is appropiate with the Local Regulation of Bandung No.18/2011 concerning land use plan in Bandung city 2011-2031 but The Jarrdin have some problems with the environment and have a negative impact for the society around The Jarrdin Apartment.


Keywords


Apartment, Environment, Local Regulation, Society, The Impact

References


Bambang Setyabudi, Pertimbangan-pertimbangan dalam Penerapan Kajian Lingkungan Hidup Strategis untuk Kebijakan, Rencana dan Program Penataan Ruang,Kementerian Lingkungan Hidup RI, Jakarta,2008,

D.A Tiasnaadmidjaja dalam Asep Warlan Yusuf. Pranata Pembangunan. Bandung: Universitas Parahiayang 1997.

Endang Sutrisno, Bunga Rampai Hukum dan Globalisasi, Genta Press, Yogyakarta, 2007.

Herman Hermit. Pembahasan Undang-Undang Penataan Ruang. Bandung: Mandar Maju. 2008.

Ridwan HR. Hukum Administrasi Negara. Jakarta: RadjaGrafindo Persada. 2006.

R.Panji P, R. Febry, Harry W Sajati.Pembangunan Apartemen The Jarrdin Cihampelas dan Dampaknya terhadap Lingkungan. Bandung : Magister Studi Pembangunan ITB. 2008.

Zulkarimen Nasution, “Komunikasi Pembangunan (Pengenalan Teori dan Penerapannya)” , PT Raja Grafindo Persada, Bandung, 2014.

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Undang-Undang No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Bappeda Kota Bandung, “Studi Strategi Pembangunan Infrastruktur Kota Bandung”, 2010,

http://www.materibelajar.id/2016/01/teori-pembangunan-definisi-pembangunan.html




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.5546

Flag Counter