Ketentuan Prinsip Non-Diskriminasi Terkait Produk Sejenis Dalam GATT-WTO

Thasya Nazhira, Eka An Aqimuddin

Abstract


Abstract. The principle of non-discrimination is divided into two principles, namely Most-Favored-Nation and National Treatment. This principle requires trade that is free from discrimination. Both of these principles apply the elements of similar products in determining the elements of the violation. The GATT-WTO does not regulate definitions to determine similar products. WTO decisions also apply to different criteria. Therefore this research aims to determine the provisions of the principle of non-discrimination in the GATT-WTO related to similar products. This research method uses a normative juridical approach by examining secondary data. By using descriptive research specification analysis and data collection techniques through literature study. The results of the study concluded that the Non-Discrimination Principle, namely the Most Favored Treatment Principle and the National Treatment Principle, used similar considerations in determining the classification of similar products, namely using criteria (i) the nature and quality of the product; (ii) the final destination of the product; (iii) consumer tastes and habits; and (iv) product tariff classification. Regarding the National Treatment Principle, the element of product competitive relations is prioritized in determining the classification of like products.

 Abstark. Prinsip non-diskriminasi terbagi menjadi dua prinsip, yaitu Most-Favoured-Nation dan National Treatment. Pada dasarnya prinsip ini mensyaratkan perdagangan yang bebas dari diskriminasi Kedua prinsip ini berlaku unsur produk sejenis dalam penetapan unsur pelanggarannya. Dalam GATT-WTO tidak diatur definisi untuk menetapkan produk sejenis. Putusan-putusan WTO juga menerapkan kriteria-kriteria yang berbeda. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketentuan prinsip non-diskriminasi dalam GATT-WTO terkait dengan produk sejenis. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan meneliti data sekunder. Dengan menggunakan spesifikasi penelitian deskriptif analisis dan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Prinsip Non-Diskriminasi yaitu Prinsip Most Favoured Treatment dan Prinsip National Treatment menggunakan pertimbangan yang serupa dalam menentukan klasifikasi produk sejenis, yaitu menggunakan kriteria (i) sifat dan kualitas produk; (ii) tujuan akhir dari produk; (iii) selera dan kebiasaan konsumen; dan (iv) klasifikasi tarif produk. Terkait Prinsip National Treatment unsur hubungan kompetitif produk lebih diutamakan dalam penentuan klasifikasi like product.


Keywords


Prinsip Non-Diskriminasi, produk sejenis, GATT-WTO

Full Text:

PDF

References


Appellate Body Report, Canada – Autos.

Appellate Body Report, Canada – Periodicals.

Appellate Body Report, EC – Bananas III.

Appellate Body Report, EC – Asbestos.

Appellate Body Report, Japan – Alcoholic Beverages II.

Appellate Body Report, Korea – Alcoholic Beverages.

GATT Panel Report, US – Section 337.

General Agreement on Tariffs and Trade. 1947.

Kementrian Keuangan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. 2012. Penerapan Free Trade Agreement. Antara Harapan Dan Kenyataan. Edukasi Keuangan Edisi 11.

Michael J. Trebilcock and Shiva K. Giri. 2004. The National Treatment Principle in International Trade Law. University of Toronto

Peter Van den Bossche. 2005. The Law and Policy of the World Trade Organization Text, Cases and Materials. New York: Cambridge University Press.

World Trade Organization, 1995. Principles of the Trading System.

WTO. 1994. WTO Analytical Index GATT 1994 - Article I (Jurisprudence).




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v7i1.25048

Flag Counter