Analisis Tentang Penerapan Ketentuan Residivis Berdasarkan KUHP Di Hubungkan Dengan Perlindungan Hukum Terhadap ABH (Studi Kasus Putusan Pn Nomor: 12/Pid.Sus/2014/Pn.Smg)

Hendra Komara, Nandang Sambas, Eka Juarsa

Abstract


Abstract. Juvenile delinquency already lively occurred in Indonesia, based on data obtained from the KPAI revealed that cases of crimes committed by children in indonesia keeps increasing from year to year, in some cases children are faced with law, there are also children who repeat the same until crimes many times. This is not separated from the Association is wrong, poverty, and lack of supervision of the elderly. The purpose of this research is to know the factors of occurrence of residivis performed by children as well as how the application of the provisions of the residivis against child abusers (ABH) as a form of child protection. Insert Writing this thesis using research method of sociological normative yurudis with analytical descriptive specification. Technique of collecting data used is literature study, that is by using legislation as primary material, books, documents, scientific papers, and bibliography as secondary material, dictionary, encyclopedia and internet as tertiary material. As well as using data from interviews with related institutions such as judges and prosecutors, And data analysis used data is qualitative normative analysis. From the research that is done, the conclusion that, 1) Factor causes the child to repeat juvenile delinquency or social factors i.e. karna residivis Association, economic factors or factors of poverty, lack of supervision of the people old, lack of education and such a young age. 2 application of the provisions of the residivis) in the case of the child did not fit the theory where the judge always disconnect low in residivis relating to the child, this occurs because the judge considers the protection of the basic rights of the child as the basic protection of the child, namely, the principle of the best interests principle, nondiskriminasi for children, the principle of the right to life, survival and growing as well as the principles of child protection.

Keywords : Residivis, Children, Protection Of The Rights Of The Child

 

Abstrak. Juvenile delinquency sudah marak terjadi di Indonesia, berdasarkan data yang diperoleh dari KPAI mengungkapkan bahwa kasus kejahatan yang dilakukan oleh anak di indonesia terus meningkat dari tahun ke tahunya, dalam beberapa kasus anak yang berhadapan dengan hukum, ada pula anak yang mengulangi kejahatan yang sama hingga berkali-kali. Hal ini tidak lepas dari  pergaulan yang salah, kemiskinan, hingga kurangnya pengawasan dari orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor terjadinya residivis yang dilakukan oleh anak serta bagaimana penerapan ketentuan residivis terhadap pelaku anak (ABH) sebagai bentuk perlindungan anak. Penulisan skripsi ini menggunakan metode penelitian yurudis normatif sosiologis dengan spesifikasi deskriptif analitis. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan, yaitu dengan menggunakan perundang-undangan sebagai bahan primer, buku-buku, dokumen, karya ilmiah, dan kepustakaan sebagai bahan dasar sekunder, kamus, ensiklopedia dan internet sebagai bahan tersier. Serta menggunakan data dari hasil wawancara dengan isntasi terkait seperti hakim dan jaksa, Dan analisis data yang dipakai data adalah analisis normative kualitatif. Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa, 1) Faktor penyebab anak mengulangi juvenile delinquency atau disebut residivis karna faktor sosial yaitu pergaulan yang salah, faktor ekonomi atau kemiskinan, faktor kurangnya pengawasan dari orang tua, faktor kurangnya pendidikan dan faktor usia yang masih muda. 2) Penerapan ketentuan residivis dalam perkara anak memang tidak sesuai teori dimana hakim selalu memutus rendah dalam perkara residivis yang berkaitan dengan anak, hal tersebut terjadi karna hakim mempertimbangkan perlindungan dasar hak-hak anak sebagai dasar perlindungan terhadap anak yaitu, prinsip nondiskriminasi, prinsip kepentingan terbaik bagi anak, prinsip hak hidup, kelangsungan hidup dan berkembang serta prinsip-prinsip perlindungan anak yang lainnya.

Kata Kunci : Residivis, Anak, Perlindungan Hak-Hak Anak


Keywords


Residivis, Anak, Perlindungan Hak-Hak Anak

Full Text:

PDF

References


Buku-Buku

Barda Nawawi Arief, Bunga rampai Kebijakan Hukum Pidana, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1996

I.S. Susanto, Kriminologi, Yogyakata, Genta Pubishing, 2011

Nandang Sambas, Pembaharuan Sistem Pemidanaan Anak di Indonesia, Graha Ilmu, 2010

Nandang Sambas , Pengantar Kriminologi, Bandung: Universitas Islam Bandung, 2016

Residivis Among Juvenille Offenders: An Analysis Of Timed to Reappearance in Court? Australian Institute of Criminologi

Peraturan Perundang-Undangan

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang SPPA

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Sumber Lain

Di akses dari http://www.jawaban.com/read/article/id/KPAI%3A-Jumlah-Anak-Sebagai-Pelaku-Kejahatan-Meningkat, pada tanggal 9 maret 2018




Flag Counter