Pengujian Pengaruh Perbedaan Metode Ekstraksi terhadap Aktivitas Antioksidan Kulit Buah Delima (Punica granatum L.) serta Penetapan Kadar Flavonoid Total

Silvia Wulandari, Kiki Mulkiya, Livia Syafnir

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan kulit buah delima merah (Punica granatum L.) terhadap pengaruh perbedaan metode ekstraksi serta dilakukan penetapan kadar flavonoid total. Dalam penelitian ini ekstraksi dilakukan dengan metode ekstraksi maserasi dan ekstraksi refluks yang menggunakan perbandingan pelarut 9:1, pelarut yang digunakan adalah etanol 95% : HCl. Pemantauan komponen ekstrak menggunakan Kromatografi Lapis Tipis dengan fase diam silika GF245 dan fase gerak etil asetat : klorofom (8:2). Pengujian aktivitas antioskidan dilakukan dengan metode peredaman radikal bebas DPPH (1,1-difenil-2,pikrilhidrazil). Hasil pengujian aktivitas antioksidan menunjukan bahwa eksrak pada esktraksi maserasi memiliki aktivitas antioskidan lebih baik dengan nilai IC50 2,39 ppm sedangkan nilai IC50 untuk ekstrak pada ekstraksi refluks adalah 10,41 ppm. Penetapan kadar flavonoid total dilakukan menggunakan metode spektrofotometer UV–Sinar Tampak. Hasil penetapan kadar flavonoid total pada ekstraksi maserasi lebih rendah yaitu 1,025 % dibandingan pada ekstraksi refluks 1,223 %. Dari hasil penetapan tersebut, terlihat bahwa kadar flavonoid total tidak berbanding lulur dengan aktivitas antioksidan ekstrak. Sehingga diduga aktivitas antioksidan pada kulit buah delima tidak dipengaruhi oleh kadar flavonoidnya.

Keywords


kulit buah delima merah (Punica granatum L.), aktivitas antioksidan, penetapan kadar flavonoid total

References


Backer, C.A., Bakhuizen van den Brink, (1963). Flora of Java (Spermatophytes Only), vol. 1, Wolter-Noordhoff, NVP., Groningen.

Dapartemen Kesehatan Republik Indonesia. (2000). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat 3-5.Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan, Jakarta.

Ibrahim. (2011). Analisis Total Fenol, Total Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan Sayuran Pakchoy (Brassica chinensis L.) dengan Perawatan Ekstrak Bawang Putih Terfermentasi. Skripsi, Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Riau.

Shukla, M, Gupta, K, Rasheed, Z, Khan, K, Haqqi, T. Bioavailable Constituents Metabolites of Pomegranate (Punica granatum L) Preferentially Inhibit COX2 activity ex vivo and IL-1beta-induced PGE2 Production In Human Chondrocytes In Vitro. Journal of Inflammation (2008:19).

Winasari, H. (2007). Antioksidan Alami dan Radikal Bebas Potensi dan Aplikasi Dalam Kesehatan. Kanisius, Yogyakarta.

Wiryowidagdo, S.(2008). Delima (Punica granatum) Obat Tradisional Indonesia yang merupakan sumber antioksidan, Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia.

Youngson, Robert. 2005. (Antioksidan) : Manfaat Vitamin C dan E Bagi Kesehatan. Susi Purwoko Penerjemah; Editor Edisi bahasa Indonesia. Jakarta.




Flag Counter