Uji Sitotoksik Sediaan Tablet Salut Enterik Mengandung Ekstrak Cacing Tanah dan Kombinasinya dengan Doksorubisin terhadap Larva Udang Artemia salina Leach Menggunakan Metode BSLT (Brine Shrimp Lethaly Test)

Ibnu Dharsono Faizal, Ratu Choesrina, Fetri Lestari

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek sitotoksik dari tablet salut enterik yang mengandung fraksi bioaktif protein dari ekstrak cacing tanah (Lumbricus rubellus) dan efektifitas kombinasi ko-kemoterapi ekstrak cacing tanah dengan doksorubisin. Pengujian sitotoksik tablet tersebut  dilakukan dengan metode Brine Shrimp Lethaly Test (BSLT). Jumlah kematian larva udang dihitung dan dianalisis menggunakan metode probit untuk menentukan nilai LC50. Setelah itu, dilakukan pengujian efektifitas kombinasi ko-kemoterapi tablet tersebut dengan doksorubisin terhadap larva udang Artemia salina Leach. Parameter yang diamati adalah jumlah kematian larva udang pada berbagai konsentrasi uji dibandingkan dengan kontrol yang terdiri dari doksorubisin tunggal. Hasil uji sitotoksik menunjukan bahwa tablet mengandung ekstrak cacing tanah  memiliki efek sitotoksik yang cukup kuat yaitu sebesar 27,54 ppm. Selain itu, hasil uji efektifitas kombinasi ko-kemoterapi menunjukan bahwa setiap kelompok uji memberikan efek sinergis terhadap kombinasi dengan doksorubisin.


Keywords


ekstrak cacing tanah (Lumbricus rubellus), doksorubisin, uji sitotoksik, BSLT (Brine Shrimp Lethaly Test), ko-kemoterapi

References


Istigfari Riris Jenie. (2007). Ko-kemoterapi Ekstrak Etanolik Daun Sambung Nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr.) dan Doxorubicin pada Sel Kanker Payudara, Fakultas Farmasi UGM, Yogyakarta

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Pusat data dan informasi kementerian kesehatan RI, Kemenkes RI, Jakarta

Kim YS, Pyo MK, Park KM, Hahn BS, Yang KY, Yun-Choi HS. (1998). Dose dependency of earthworm powder on antithrombotic and fibrinolytic effects. Arch Pharm Res.;21:374-7

Kumar Mahendra. (2013). Evaluation of Cytotoxic and Anti-tumor Activity of Partially Purified Serine Protease Isolate From The Indian Earthworm Pheretima posthuma, India Institue of Medical Science,New Delhi

Popovic, M.; Hrcenjak, T.M.; Babic, T.; Kos, J.; Grdisa, M. (2001). Pathol Oncol, Elsevier Journal

Stephen, F. B., Gasparini Giampietro, Harris Adrian L., Review. (2001). Angiogenesis: pathological, prognostic, and growth-factor pathways and their link to trial design and anticancer drugs. Lancet Oncol; 2: 278–89.

Stricker T.P., Kumar V. (2008). Neoplasia. In: Kumar F., Abbas A.K., Fausto N., Aster J.C., Robbins and Cotran . Pathologic Basis of Disease 8th Edition, Saunders Elsevier, Philadelphia, p. 284-292.

Nakajima N, Mihara H, Sumi H. (1993). Characterization of potent fibrinolytic enzymes in earthworm, Lumbricus rubellus, Biosci Biotech Biochme.; 57: 1726-30.

Palungkun, R. (2008). Sukses Beternak Cacing Tanah Lumbricus rubellus. Penebar Swadaya, Jakarta.

Zaki Nur. (2015). Uji Sitotoksik Ekstrak Metanol Daun Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Larva Artemia salina Leach Dengan Metode Brine Shrimp Lethaly Test (BSLT), UIN Syarief Hidayatullah, Jakarta

Zhao Jing. (2003). Hydrolysis of Fibrinogen and Plasminogen by Immobilized Earthworm Fibrinolytic Enzyme II From Eisenia fetida, Institute of Biophysyc, China




Flag Counter