Formulasi Sediaan Sabun Transparan Mengandung Minyak Akar Wangi (Chrysopogon zizanioides (L.) Roberty) dan Uji Aktivitasnya sebagai Antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli

Alyazahra Habiany Rubianto, Embit Kartadarma, Sani Ega Priani

Abstract


Telah disusun formulas sediaan sabun transparan mengandung minyak akar wangi (1%, 2% dan 4%) dan uji aktivitasnya sebagai antibakteri. Uji aktivitas antibakteri yang dilkukan, menggunakan meode difusi agar dengan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli sebagai bakteri uji. Hasil menunjukan bahwa minyak akar wangi 1% telah memberi aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri uji. Sabun dengan menggunakan agen pentransparan sukrosa 5%, gliserin 10% dan propilen glikol 15% memiliki sifat fisik (transparansi) yang paling baik. Sabun transparan mengandung minyak akar wangi 2% telah memberikam aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri uji.

Keywords


Sabun Transparan, Minyak akar wangi, Antibakteri

References


Badan Standarisasi Nasional. (2016). Sabun Mandi Padat SNI 3532-2016, Dewan Dewan Standardisasi Nasional, Jakarta.

Bazaka, K., Jacob, M. V., Chrzanowski, Ostrikov, W. (2015). ‘Anti-bacterial Surface : Natural agents, mechanisms of action and plasma surface modification’, RSC Adv., 5.

Butler, H. (2000). Poucher’s Perfumes, Cosmetics and Soaps, 10th Edition, Kluwer Academic Publishers, London.

Goeswin, A. (2015). Seri Farmasi Industri-9: Sediaan Kosmetik, Penerbit Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Hammer, K. A., Carson, C.F., Riley, T.V. (1999). ‘Antimicrobial Activity of Essential Oil and Other Plant Extracts’, Journal of Applied Microbiology, 86.

Kim, S.A., M.S. Rhee. (2016). ‘Microbicidal effects of plain soap vs triclocarban-based antibacterial soap’, Journal of Hospital Infection 94.

Kusmayati, Agustini, N.W.R. (2007). ‘Uji Aktivitas Senyawa Antibakteri dari Mikroalga (Porphyridium cruentum)’, J Biod. 8(1) : 48 – 53.

Leone, Miguel A., Ismail I.W., (2004). ‘Translucent Soap Bars and Process for Making Same’, United States Patent Application Publication, US 20040186032A1.

Pelczar, M.J., E.S.C. Chan. (1988). Dasar-dasar Mikrobiologi, Cet. 1, Penerbit Universitas Indonesia, UI Press, Jakarta.

Purnamawanti, D. (2006). Kajian Pengaruh Konsentrasi Sukrosa dan Asam Sitrat Terhadap Mutu Sabun Transparan [Skripsi], Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Rasool, H. 2012. ‘Importance of Personal Hygiene. Clinical Pharmacy Discipline, School of Pharmaceutical Sciences’, University of Sains Malaysia, 11800, Minden, Penang, Malaysia, Pharmaceut Anal Acta, 3:8

Robert P. Adams., Mitiku, H., Sunghun P. (2004). ‘Preliminary comparison of vetiver root essential oils from cleansed (bacteria- and fungus-free) versus non-cleansed (normal) vetiver plants’, Biochemical Systematics and Ecology Volume 32, Issue 12, 1137-1144




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.7807

Flag Counter