Manfaat dan Kandungan Kacang Kara Benguk (Mucuna pruriens L.) sebagai Obat Herbal

Leni Mulyani, Embit Kartadarma, Sri Peni Fitrianingsih

Abstract


Abstract. Peanut velvet bean (Mucuna pruriens L.) is an herbal plant in Indonesia as a potential drug. Nuts velvet bean has a high protein content, therefore velvet bean beans more often processed into raw material for making tempe surly. Judging from the pea plant as velvet bean seeds can be fermented into tempe surly nutritious as raw materials and energy producers can be boiled yag efficacious as an aphrodisiac, peas and young leaves can be used as a vegetable, extract from the bark can stop the bleeding of a small wound. This study aims to determine the benefits and content of beans velvet bean (Mucuna pruriens L.) as a drug. The results obtained bean velvet bean (Mucuna pruriens L.) has many kandungann and benefits such as levodopa berkhasit substance as an aphrodisiac, but it can also be for people with Parkinson's (dementia) and can reduce stress, 5-HTP, DMT, DMT-n -oxide, n, n-DMT, 5-Meo-DMT-n-oxide, nicotinebufotenine, bufotenine, beta-carboline, nicotine and 5-hydroxytryptamine which can give the effect as well as the psychedelic alkaloid, coumarin, flavonoid, mentionin, tyrosine, and alkylamine showed the presence of which can increase antioxidant activity.

Abstrak. Kacang kara benguk (Mucuna pruriens L.) merupakan tanaman herbal di Indonesia yang berpotensi sebagai obat. Kacang kara benguk memiliki kandungan protein yang tinggi, oleh sebab itu kacang kara benguk lebih sering diolah menjadi bahan baku pembuatan tempe benguk. Dilihat dari tanaman kacang kara benguk seperti bijinya dapat difermentasikan menjadi tempe benguk yang berkhasiat sebagai bahan baku penghasil energi dan dapat direbus yag berkhasiat sebagai afrodisiak, polong dan daun mudanya dapat dijadikan sayur mayur, getah dari batang dapat menghentikan pendarahan luka kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat dan kandungan kacang kara benguk (Mucuna pruriens L.) sebagai obat. Hasil penelitian  yang diperoleh kacang kara benguk (Mucuna pruriens L.) memiliki banyak kandungann dan manfaat seperti zat levodopa yang berkhasit sebagai afrodisiak, selain itu bisa juga untuk penderita parkinson (pikun) dan dapat mengurangi stress, 5-HTP, DMT, DMT-n-oxide, N, N-DMT, 5-MeO-DMT-n-oxide, nicotinebufotenine, bufotenine, beta-carboline, nicotine and 5-hydroxytryptamine yang dapat memberikan efek psychedelic serta Alkaloid, kumarin, flavonoid, mentionin, tirosin, dan alkilamin menunjukan adanya aktivitas yang dapat meningkatkan antioksidan.

Keywords


kacang kara benguk, Mucuna pruriens L., levodopa, afrodisiak, parkinson, efek psychedelic, antioksidan.

References


Backer, C.A. and Bakkuizen. (1963). Flora of Java. Wolter-Noordhoff NV. Groningen.

Birla Institute of Scientific Research. (2010). Database of Medicinal and Aromatic Plants in Rajasthan : Mucuna pruriens. Diakses dari (http://bioinfo.bisr.res.in/project/domap/plant_details.php?plantid=0004%bname=Mucuna%20pruriens) pada 1 Desember 2015.

Pramudiardja, U. (2001). Kara Benguk Untuk Kejantanan Pria. Diakses dari (http://health.detik.com/read/2011/02/21/170159/1575374/763/karabenguk-untuk-kejantanan-pria?l771108bcj&u18=1) pada 1 Desember 2015.

Puri, R. K. Ph. D. and Raman P., Md. (2010) Natural Aphrodisiacs : Myth or Reality, First Edition.

Purwanto, I. (2007). Mengenal Lebih Dekat Leguminoseae: Nama Daerah, Morfologi, Kegunaan, Penyebaran, Kaniskus, Yogyakarta.

Retnaningsih, Ch., Setiawan, A., Sumardi. (2011). Potensi Antiplatelet Kacang Koro (Mucuna pruriens L.)Dari Fraksi Heksan dibandingkan dengan Aspirin pada Tikus Hiperkolesterolemia. Seri Kandungan Ilmiah, Vol. 14, No. 1: 80.

Shukla, K. K., Mahdi A. A., Ahmad M. K., Jaiswar S. P., Shankwar, S. N., Tiwari S. C. (2007). ‘Mucuna pruriens Reduces Stress and Improves the Quality of Semen in Infertile Men’, Article.

Suresh S., Prithiviraj E., Prakash S. (2009). ‘Dose- and Time Dependent Effects of Ethanolic Extract of Mucuna pruriens L. Seed on Sexual Behaviour of Normal Male Rats’.Journal Ethnopharmacol, 31th January 2009, Vol. 122, No. 497.

Winarni, S., Rina, J., Bambang, P and Alfiah, H. (2011). ‘Fraksi Etanol 96% Biji Kara Benguk (Mucuna pruriens L.) sebagai Peningkat Kualitas Spermatozoa Mencit’. Jurnal Kesehatan Reproduksi, Vol. 1, No. 2, April 2011:60-66.




Flag Counter