Pengaruh Waktu Aging dan Metode Ekstraksi terhadap Aktivitas Antioksidan Black Garlic yang Dibandingkan dengan Bawang Putih (Allium sativum L.)

Salma Fadhilah Azhar, Kiki Mulkiya, Reza Abdul Kodir

Abstract


Abstract. Antioxidant is a compound that could obstruct oxidation reaction through free radical binding. Garlic (Allium sativum L.) is a plant which has many benefits that could be used for traditional medication. Some of pharmacology effects which was discovered are antioxidant, anti-hypertensive, anti-cholesterol, and antimicrobial. Black garlic is the heating aging process which induces many chemical reactions of garlic such as non-enzymatically discoloration to be brown, Maillard reaction which produces antibacterial compound, caramelization, and phenol formation as antioxidant that causes discoloration from cream to dark brown or black. White and Black garlic were extracted through two methods, namely maceration (room temperature) and digestion (± 40°C) by using 96% ethanol solvent. The activity test of extract antioxidant is done using DPPH free radical reduction (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) with absorbance measurement uses UV-Vis spectrophotometry with DPPH maximum wavelength is 515 mm. Garlic maceration has value IC50 in the amount of 28.422 ppm, two weeks maceration of black garlic in the amount of 27.129 ppm and four weeks maceration of black garlic in the amount of 13.041 ppm. While garlic digestion in the amount of 28.524 ppm, two weeks digestion of black garlic in the amount of 28.086 ppm and four weeks digestion of black garlic in the amount of 15.160 ppm.

Keywords: Allium sativum L., black garlic, ethanol, methanol, DPPH.

 

Abstrak. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi, dengan cara mengikat radikal bebas. Bawang putih (Allium sativum L.) merupakan salah satu tanaman yang mempunyai banyak khasiat yang digunakan untuk pengobatan tradisional. Efek farmakologi yang telah diketahui salah satunya adalah antioksidan, anti-hipertensi, anti-kolesterol, anti-mikroba. Bawang hitam merupakan proses aging dengan pemanasan yang menginduksi banyak reaksi kimia pada bawang putih seperti perubahan warna menjadi coklat secara non-enzimatik, reaksi Maillard yang menghasilkan senyawa antibakteri, karamelisasi, dan pembentukan fenol sebagai antioksidan yang menyebabkan warnanya berubah dari putih kekuningan menjadi coklat tua atau hitam. Bawang putih dan bawang hitam diekstraksi menggunakan dua metode yaitu maserasi (suhu kamar) dan digesti (suhu ±40°C) dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Uji aktivitas antioksidan ekstrak dilakukan dengan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) dengan pengukuran absorbansi menggunakan spektrofotometri UV–Vis pada panjang gelombang maksimal DPPH yaitu 515 nm. Pada bawang putih maserasi memiliki nilai IC50 sebesar 28,422 ppm, bawang hitam 2 minggu maserasi 27,129 ppm dan bawang hitam 4 minggu maserasi 13,041 ppm. Sedangkan pada bawang putih digesti 28,524 ppm, bawang hitam 2 minggu digesti 28,086 ppm dan bawang hitam 4 minggu digesti 15,160 ppm.

Kata kunci : Allium sativum L., bawang hitam, etanol, metanol, DPPH.


Keywords


Allium sativum L., bawang hitam, etanol, metanol, DPPH

Full Text:

PDF

References


Amagase, H., B.L. Petesch, H.

Matsuura, S. Kasuga, and Y.

Itakura. 2001. Intake of garlic

and bioactive components.

Journal of Nutrition 131 (3):

S – 962S.

Andi, E.F., Made, A., Tutik, W., Nancy. D.Y., 2013. Kapasitas Antioksidan dan

Inhibitor Alfa Glukosidase

Ekstrak Umbi Bawang Dayak.

Institut Pertanian Bogor.

Badarinath A, Rao K, Chetty CS, Ramkanth S, Rajan T, & Gnanaprakash K. A on In-vitro Antioxidant Methods :

Comparisons, Correlations, and

Considerations. International

Journal of PharmTech Research,

: 1276-1285.

Ellmore, G. and R. Feldberg. 1994.

Alliin lyase localization in

bundle sheaths of garlic clove

(Allium sativum). American

Journal of Botany 81: 89-94.

Choi, Duk Ju., et al. Physicochemical

characteristics of black garlic

(Allium sativum). J Korean

Soc.Food Nutr. 2008. 37(4) :

-71.

Choi, S., H.S. Cha and Y.S. Lee.

Physicochemical and

Antioxidant Properties of Black

Garlic. Molecules. 2014. 19 :

-23.

Direktorat Jendral Pengawas Obat dan

Makanan. 1986. Sediaan

Galenik. Departemen Kesehatan

RI : Jakarta.

Hanny Farhana. 2018. Pengaruh Suhu

dan Waktu Fermentasi Ekstrak

Etanol Black Garlic (Allium

sativum) Terhadap Aktivitas

Antibakteri Staphylococcus

aureus dan Escherichia coli.

Universitas Jendral Achmad

Yani, Cimahi.

Hery, Winarsi. 2007. Antioksidan Alami

dan Radikal Bebas. Yogyakarta :

Kanisius.

I Gusti A,. 2010. Optimasi Pembuatan

Ekstrak Etanolik Kayu Secang

(Caesalpinia sappan L.) Secara

Digesti: Aplikasi Desain

Faktorial. Universitas Sanata

Dharma Yogyakarta.

Molyneux P., 2004. The Use of Stable

Free Radical Diphenylpicryl

hydrazyl (DPPH) for Estimating

Antioxidant Activity, J. Sci.

Technol., 26(2), 211-219.

Prayoga G. 2013. Fraksinasi Uji

Aktivitas Antioksidan dengan

Metode DPPH dan Golongan

Senyawa Kimia dari Ekstrak

Teraktif Daun Sambang Darah

(Excoecaria cochinchinensis

Lour). Fakultas Farmasi Program

Studi Sarjana Ekstensi

Universitas Indonesia. Sultana.

Rahmawati, R. 2012. Keampuhan

Bawang Putih Tunggal (Bawang

Lanang). Yogyakarta : Pustaka

Baru Press.

Rinaldi, M.A., dkk. 2014. Skrining

Fitokimia Pada Ekstrak n-

heksan, Kloroform dan dari

tanaman sapat (Mitragyna

speciosa) Asal Babai Kalimantan

Selatan. Sekolah tinggi Farmasi

Borneo Lestarai Banjarbaru.

Banjarbaju Selatan.

Rouzni, Z. 2018. Pengaruh lama Aging

Tehadap Sifat Fisik, Kimia, dan

Aktivitas Antioksidan Produk

Bawang Lanang. Jurnal Pangan

dan Agroindusrti Vol. 6.

Universitas Brawijaya Malang.

Sadikin, M. 2001. Pelacakan Dampak

Radikal Bebas terhadap

Makromolekul. Kumpulan

Makalah Pelatihan : Radikal

Bebas dan Antioksidan dalam

Kesehatan. Fakultas Kedokteran

UI. Jakarta.

Wang X., Jiao, F., Wang, Q.W., Wang,

J., dkk., 2012. Aged Black Garlic

Extract Induces Inhibition of

Gastric Cancer Cell Growth In

Vitro and In Vivo. The Journal of

Molecular Medicine Reports.

Wang, D., Feng, Y., Liu, J., Yan, J.,

Wang, M., and Sasaki, Lu, C.

Black Garlic (Allium

sativum) Extracts Enhance The

Immune System. Medicinal and

Aromatic Plant Science and

Biotechnology 4 : 10.




Flag Counter