Pembuatan dan Karakterisasi Edible Film dari Pektin Buah Apel Hijau

Dera Putri Nur Falah, Nety Kurniaty, Hilda Aprilia

Abstract


Abstract: Edible film is a thin layer preparation derived from pure polymeric agricultural products such as polypeptides (proteins), polysaccharides (carbohydrates) and lipids. Manalagi green apple is one of the fruits that contain pectin. The purpose of this study was to isolate pectin from Manalagi green apple by the reflux method and to produce edible film from apple pectin which was well characterized. Apples were isolated using reflux method with 0.05 N HCl as a solvent. Pectin was characterization pectin for organoleptic, moisture content, ash content, equivalent weight, methoxyl and galacturonic acid content, esterification degree, pH, viscosity of pectin solution. Edible film is made from apples pectin by varying the concentration of pectin which is 0.5%; 0.7%; 0.9% and 1%. Edible films were characterized including film thickness, tensile strength of films and elongation of the film. The results showed apples pectin have met the requirement of pectin characterization except for equivalent weight, methoxyl and galacturonic acid content, esterification degree. From for edible film formulation, there were formulation 3 which have the best physical appearance and the best elongation value. Conclusion formulation 3 which contains 0,9% apple pectin were the best formulation for edible film.

Keywords: Pectin, Edible film, apple manalagi

Abstrak. Edible film adalah sediaan lapis tipis yang berasal dari bahan polimer murni hasil pertanian seperti polipeptida (protein), polisakarida (karbohidrat) dan lipida. Buah apel hijau manalagi merupakan salah satu buah-buahan yang mengandung cukup banyak pektin. Tujuan penelitian ini untuk mengisolasi pektin dari buah apel hijau manalagi dengan menggunakan metode refluks dan menghasilkan edible film dari pektin buah apel yang karakterisasinya baik. Buah apel diisolasi menggunakan metode refluks dengan pelarut HCl 0,05 N agar menghasilkan pektin lebih banyak. Pektin dilakukan pengujian karakterisasi meliputi orgaoleptis, kadar air, kadar abu, berat ekivalen, kandungan metoksil dan asam galakturonat, Derajat esterifikasi, pH larutan pektin dan penetapan viskositas larutan pektin. Edible film dibuat dari 4 variasi pektin yaitu 0,5%; 0,7%; 0,9% dan 1%. Hasil karakterisasi pektin apel memenuhi syarat untuk semua parameter kecuali untuk berat ekivalen, kandungan metoksil, kandungan asam galakturonat dan derajat esterifikasi. Dari empat formulasi edible film, diperoleh hasil bahwa formula 3 memiliki penampilan fisik yang paling baik dan persen memanjang yang paling besar. Hal ini menunjukan bahwa formula 3 yang mengandung 0,9% pektin adalah edible film paling baik.

Kata kunci: Pektin, Edible film, buah apel manalagi.


Keywords


Pectin, Edible Film, Apple Manalagi

Full Text:

PDF

References


Budiyanto, A., Yulianingsih. (2008). Pengaruh Suhu dan Waktu Ekstraksi Terhadap Karakter Pektin dari Ampas Jeruk Siam (Citrus nobilis L). Jurnal Pasca Panen.

Constenla, D., Lozano, J.E. 2002. Effect of pomace drying on apple pectin. Lebbensmittel Wissenschaf Und Technology.

Dirjen POM. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, Cetakan Pertama. Departemen Kesehatan RI. Jakarta.

Febriyanti, Y., Abd. Rahman, R., Ni Ketut, S. 2018. Ekstraksi dan Karakterisasi Pektin dari Kulit Buah Kluwih (Artocarpus camansi Blanco). Jurnal jurusan Kimia Fakultas MIPA, Universitas Tadulako.

Fitria, V. 2013. Karakterisasi Pektin Hasil Ekstraksi dari Limbah Kulit Pisang Kepok (Musa balbisiana ABB).[SKRIPSI]. Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah.

Kaulika, W., Aprilia, H., & Kurniaty, N. (2019). Karakterisasi Edible Film Berbahan Dasar Pati Umbi Garut (Maranta arundinacea L.) Dengan Penambahan Air Perasan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia (Christm.) Swingle) sebagai Antibakteri.[SKRIPSI]. Bandung: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung.

Kertez, Z.I. 1999. The Pectin Substance. Interscience Public. Inc. New York.

Megawati, Ulinuha, A. Y. 2014. Ekstraksi Kulit Buah Naga (Dragon fruit) dan Aplikasinya sebagai Edible Film. Jurnal Bahan Alam Terbarukan. Vol. 3 (1): 16-23.

Moersidi, S.N.M. 2015. Daya Hambat Minimal Ekstrak Kulit Apel Manalagi Terhadap Pertumbuhan Candida albicans [SKRIPSI]. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Rachmawati, A.K. 2009. Ekstraksi dan Karakterisasi Pektin Cincau Hijau (Premna oblongifolia. Merr) Untuk Pembuatan Edible Film [SKRIPSI]. Surakarta: Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret.

Rohmaniyah, M. 2016. Uji Antoksidan Ekstrak Etanol 80% dan Fraksi Aktif Rumput Bambu (Lophaterum gracile Brongn) Menggunakan Metode DPPH serta Identifikasi Senyawa Aktifnya [SKRIPSI]. Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Rosida, D.F., Nur, H., Retno, D. 2018. Edible Coating dan Film dari Biopolimer Bahan Alam Terbuka. Sidoarjo: Uwais Inspirasi Indonesia.

Rouse, A. H. (1977). “Pectin: Distribution, Significance” dalam Nagy, S., Shaw, P.E., dan Veldhuis, M.K. (eds), Citrus Science and Technology, The AVI Publishing Company Inc., Westport, Connecticut.

Sarah, S. 2018. Karakterisasi dan Optimasi Formula Pembuatan Cangkang Kapsul Keras Dari Tepung Pektin Lidah Buaya (Aloe vera (L.) Burm. f) [SKRIPSI]. Bandung: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung.




Flag Counter