Pengujian Aktivitas Antikanker Ekstrak dan Fraksi Usnea Baileyi dengan Metode Potato Disc Assay

Aldi Egiawan, Kiki Mulkiya

Abstract


Abstract. Cancer is a condition when cells experience growth abnormalities caused by changes in gene expression that trigger imbalances in cell division and death. The development of cancer drugs continues to be conducted, one of which is tracing compounds derived from natural substance, especially plants. Lichen is a symbionic organism composed of green algae or cyanobacterium and fungi, the combination of these two components plays a role in the process of biosynthesis of secondary metabolites that occur in lichens. The secondary metabolite compounds produced from lichens are typical and are rarely found in other plants, by glancing at and researching typical compounds in lichen both in extracts and fractions, the potential of new anticancer compounds from lichen in overcoming various problems of anticancer compounds that could previously be revealed. This study used the potato disc assay method by looking at the number of tumors formed in potato disc by treatment (extracts and fractions) and were compared with the number of tumors formed in potato disc without treatment (negative control). The results of this study showed that all tumor disc were not formed so that they could not show how the activity of the Usnea baileyi extract and fraction against the inhibition of tumor cells in potato disc.

Keywords: Cancer, Lichen, Usnea baileyi, Potato disc assay.

Abstrak. Kanker adalah kondisi ketika sel mengalami abnormalitas pertumbuhan yang disebabkan oleh adanya perubahan pada ekspresi gen sehingga memicu ketidakseimbangan pembelahan dan kematian sel. Pengembangan obat kanker terus dilakukan salah satunya penelusuran senyawa yang berasal dari bahan alam khususnya tumbuhan. Lichen merupakan suatu organisme simbion yang tersusun oleh alga hijau atau cyanobacterium dan jamur, kombinasi kedua komponen tersebut turut berperan dalam proses biosintesis metabolit sekunder yang terjadi pada lichen. Senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan dari lichen bersifat khas dan jarang ditemukan pada tumbuhan lain, dengan melirik dan melakukan penelitian senyawa khas pada lichen baik pada ekstrak dan fraksi maka  potensi senyawa antikanker baru dari lichen dalam mengatasi berbagai permasalahan senyawa antikanker yang sebelumnya dapat terungkap. Penelitian ini menggunakan metode potato disc assay dengan melihat jumlah tumor yang terbentuk pada kepingan kentang dengan perlakuan (ekstrak dan fraksi) dan dibandingkan dengan jumlah tumor yang terbentuk pada kepingan kentang tanpa perlakuan (kontrol negatif). Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada seluruh kepingan kentang tidak terbentuk adanya tumor sehingga tidak bisa menunjukkan bagaimana akivitas dari ekstrak dan fraksi Usnea baileyi terhadap penghambatan sel tumor pada kepingan kentang.

Kata Kunci: Kanker, Lichen, Usnea baileyi, Potato disc assay.


Keywords


Kanker, Lichen, Usnea baileyi, Potato disc assay

Full Text:

PDF

References


Babich H. & K.D.Fox.,1998.,”Induction of Crown Gall on Carrot Slices” Vol.60, No. 6 pp. 445-447 University of California Press on behalf of the National Association of Biology

Departemen Kesehatan RI., 1978.,”Materia Medika Indonesia Jilid II”., Jakarta:Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan

Firmana Dicky., 2017., “Keperawatan Kemoterapi”., Jakarta:Salemba Medika

H. Thomas Nash., 2008., “Lichen Biology 2nd Edition”.,Cambridge: Cambridge University Press

J. Gerard Tortora et all., 2013., Microbiology An Introduction 11th Edition., Boston:Pearson.

Kementrian Kesehatan RI., 2015., “Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI”., Jakarta:Kemenkes RI

Prateeksha et all., 2016., “The Genus Usnea: A Potent Phytomedicine With Multifarious Ethnobotany Phytochemistry and Pharmacology”

Rankovic Branislav., 2015., “Lichen Secondary Metabolite Bioactive Properties and Pharmaceutical Potential”., New York:Springer.

V.K. Anand & G.T. Heberlein., 1977., Crown Gall Tumorigenesis In Potato Tuber Tissue, American Journal of Botany, Vol. 64, No. 2 (Feb., 1977), pp. 153 158.

WHO., 2018., “The Global Cancer Observatory”




Flag Counter