Analisis Potensi Interaksi Obat pada Resep Antigastritis di Salah Satu Rumah Sakit di Kota Tangerang

Arinda Ramadhana, Ratu Choesrina, Umi Yuniarni

Abstract


Abstrak.Gastritis merupakan peradangan  mukosa lambung. Pengobatan gastritis harus dilakukan secara tepat agar tidak menyebabkan komplikasi terhadap bagian tubuh lainnya. Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu bersamaan dapat menyebabkan perubahan farmakologis yang bersifat aditif, sinergis, dan antagonis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya potensi interaksi obat anti-gastritis pada peresepan, menentukan efek yang akan ditimbulkan, serta menentukan angka potensinya pada pasien Instalasi Rawat Inap di Salah Satu Rumah Sakit di Kota Tangerang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimental dengan metode deskriptif dan teknik pengambilan data secara purposive sampling. Data yang diambil berupa data sekunder berbentuk data rekam medis responden. Sampel yang digunakan berjumlah 134. Hasil penelitian interaksi obat farmakokinetik yang terbanyak pada fase absorbsi adalah Ranitidin-Sukralfat sebanyak 9 (4.21%),dan pada fase metabolisme adalah Omeprazole-Simvastatin, Omeprazole-Atorvastatin masing-masing sebanyak 2 (0.93%). Interaksi obat farmakodinamik terbanyak yaitu Omeprazole-Sukralfat sebanyak 71 (33.18%). Interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan minor terbanyak adalah Omeprazole-Ranitidin sebanyak 10 (4.83%), dan tingkat keparahan moderate terbanyak adalah Omeprazole-Sukralfat sebanyak 71 (34.30%).

Keywords: Gastritis, antigastritis drugs, gastritis drug interactions

 

Abstract. Gastritis is an inflammation of the gastric mucosa. Gastritis should be treated appropriately to prevent complications to the other body parts. Two or more medications administered at the same time can cause pharmacological effect changes that are additive, synergistic, and antagonistic. This research aims to analyze the interactions potential of prescribed anti-gastritis drugs, determine the effects that will be inflicted, and determine their potential figures toward inpatient treated in one of the hospitals in Tangerang city. The research was non-experimental with descriptive methods and purposive sampling data retrieval techniques. Data taken was in the form of secondary data from the medical record of respondents. 134 data samples were retrieved. The results showed that the most pharmacokinetic drug interactions in the absorption phase are Ranitidine-Sucralfate with 9 results (4.21%), in the metabolic phase are Omeprazole-Simvastatin and Omeprazole-Atorvastatin each with 2 results (0.93%). And the most pharmacodynamics of drug interactions are Omeprazole-Sucralfate with 71 results (33.18%). Drug interactions based on the most minor severity are the Omeprazole-Ranitidine with 10 results (4.83%), and the most moderate severity are Omeprazole-Sucralfate with 71 results (34.30%).

Kata Kunci : Gastritis, obat antigastritis, interaksi obat gastritis

 


Keywords


Gastritis, antigastritis drugs, gastritis drug interactions

Full Text:

PDF

References


Adam, V. (2008). Estimates of Costs of Hospital Stay for Varical and Non Varical Upper Gastrointestinal Bleeding. Value Health

Angkow, Julia, Fredna Robot, Franly Onibala. (2014). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO. Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado

Aru W.Sudoyo, B. S. (2006). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam (2 ed., Vol. III). Jakarta: Departemen Ilmu Penyakit Dalam

British National Formulary. (2009). British National Formulary, Edisi 57, British Medical Association Royal Pharmacetical of Great Britain, England

Chandrasoma, Parakrama. (2005). Ringkasan Patologi Anatomi Edisi 2. Jakarta: EGC

Eisner, F., dkk. (2017). Gastric Ulcer Complications after the Introduction of Proton Pump Inhibitors into Clinical Routine: 20-Year Experience: Visceral Medicine. (33:221–226)

Foxes, Carmin. (2019). Drugs.com Know more. Be sure. https://www.drugs.com/

Gitawati R. (2008). Interaksi Obat dan Beberapa Implikasinya. Media Litbang Kesehatan, XVIII

Ikatan Apoteker Indonesia. (2015). ISO Informasi Spesialite Obat Indonesia, VolumE 492015 s/d 2016. Jakarta: PT ISFI Penerbitan

John Horn, PharmD. (2000). The Proton-Pump Inhibitors: Similarities and Differences. CLINICAL THERAPEUTICS VOL. 22, NO. 3. University of Washington School of Pharmacy, Seattle, Washington

Katzung, B.G., Masters, S.B., dan Trevor, A.J. ( 2014). Farmakologi Dasar &Klinik, Vol.2, Edisi 12, Editor Bahasa Indonesia Ricky Soeharsono et al. Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta

Lombeng, F. (2013). Hubungan Pola Makan Pasie Dengan Kejadian Gastritis di Wilayah Kerja Puskesmas Wawonasa. Universitas Pembangunan Indonesia, Manado

Retno Gitawati. (2008). INTERAKSI OBAT DAN BEBERAPA IMPLIKASINYA. Media Litbang Kesehatan Volume XVIII No.4




Flag Counter