Optimasi dan Karakterisasi Pektin dari Kulit Buah Cokelat (Theobroma cacao L.) Sebagai Alternatif Bahan Pembuatan Cangkang Kapsul Keras

Afnan Syihabuddin, Diar Herawati E, Nety Kurniaty

Abstract


Abstract. One of the usable contents of cacao fruit peel is pectin. Where the pectin is a material that belongs to a group of carbohydrates. The aims of this study was to examined the possibility of using the cacao fruit peel by observing the content of pectin so that it can be used in the manufacture of hard capsule shells derived from cacao peel waste as pharmaceutical raw materials that are cheaper, safer, and halal. The method used was Microwave Assisted Extraction (MAE). The results showed the yield pectin was 5.30 %; viscosity 14.00 cPs; pH 2.87; and gel strength 5.64 N. From characterization, it was obtained that the moisture contents 6.19 %; ash contents 3.35 %; equivalent of mass 610.31 mg; methoxyl contents 3.38 % (low methoxyl pectin); galacturonate level 52.91 %; and esterification degree 39.93 % (low pectin ester) which all met IPPA (International Pectin Producers Association) quality standards. The best formula results was F3 (1 % pectin; 10 % CMC-Na; 0.03 % CaCl2 and 88.97 % aquadest). The results of the evaluation of capsule shells met capsule industry standards with a diametre body 7.31 mm; diametre capped 7.50 mm and the criteria that did not meet the industry standards were capsule weight of 180 mg; total capsule length of 23.26 mm. Disintegration time of capsule shells fulfilled the requirements set by Farmakope Indonesia which is 9 minutes 5 seconds, the value for elongation test was 19.87 % and tensile strength was 4.09 N.

Keywords: Cacao fruit peel, pectin, capsule shell, MAE.

 

Abstrak. Kandungan kulit buah kakao yang dimanfaatkan salah satunya yaitu pektin. Pektin merupakan bahan yang termasuk golongan karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kemungkinan pemanfaatan limbah kulit kakao dan mengamati kandungan pektin yang terkandung sehingga dapat dimanfaatkan dalam pembuatan cangkang kapsul keras yang berasal dari limbah sebagai bahan baku farmasi yang lebih murah, aman, dan halal. Metode yang digunakan yaitu Microwave Assisted Extraction (MAE). Hasil penelitian diperoleh rendemen pektin 5,30 %; viskositas 14,00 cPs; pH 2,87; dan kekuatan gel 5,64 N. Juga diperoleh nilai karakterisasi kadar air 6,19 %; kadar abu 3,35 %; berat ekivalen 610,31 mg; kadar metoksil 3,38 % (pektin metoksil rendah); kadar galakturonat 52,91 %; dan derajat esterifikasi 39,93 % (pektin ester rendah) yang semuanya memenuhi standar mutu IPPA (International Pectin Producers Association). Hasil formulasi yang terbaik yaitu F3 (pektin 1 %; CMC-Na 10 %; CaCl2 0,03 % dan akuades 88,97 %). Hasil evaluasi cangkang kapsul yang memenuhi standar industri kapsul dengan diameter badan 7,31 mm; diamater tutup 7,50 mm dan yang tidak memenuhi standar yaitu berat kapsul 180 mg; panjang kapsul total 23,26 mm. Waktu hancur cangkang kapsul memenuhi syarat yang ditetapkan Farmakope Indonesia yaitu 9 menit 5 detik, serta nilai uji kemuluran yang diperoleh 19,87 % dan uji kekuatan tarik 4,09 N.

Kata Kunci: Kulit buah cokelat, pektin, cangkang kapsul, MAE.


Keywords


Cacao fruit peel, pectin, capsule shell, MAE.

Full Text:

PDF

References


Ansel, H.C. (2011). Pharmaceutical Dosage Form, Edisi IX, Lipponcott Williams & Wilkins a Wolters Kluwer Business, Philadelphia.

Barus, S.P. (2002). Karakteristik Film Pati Biji Nangka (Artocarpus integra M) dengan penambahan CMC [Skripsi], Universitas Atma Jaya, Yogyakarta.

Castillo, I.K.A.T., Baguio, S.F., Diasanta, M.D.B., Lizardo R.C.M., Dizon, E.I., Mejico, M.I.F. (2015). ‘Extraction and Characterization of Pectin from Saba Banana [Moses ‘Saba’(Musa acuminate x Musa Balbisiana)] Peel Wastes: A preliminary Study’, International Food Research Journal, Vol. 22, No. 2.

Departemen Kesehatan RI. (1979). Farmakope Indonesia, Edisi III, Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan, Jakarta.

Departemen Kesehatan RI. (1995). Farmakope Indonesia, Edisi IV, Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan, Jakarta.

Departemen Kesehatan RI. (2000). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, Cetakan Pertama, Departemen Kesehatan, Jakarta.

Hidayana, D.A., Diar, H.E., Hilda, A.W. (2017). ‘Karakterisasi Dan Pembuatan Cangkang Kapsul Dari Tepung Pektin Lidah Buaya [Aloe vera (L.) Burm f.] Sebagai Alternatif Bahan Pembuatan Cangkang Kapsul Keras’. Prosiding Farmasi, Universitas Islam Bandung.

Hindrayawati, N dan Alimuddin. (2010). ‘Sintesis dan Karakterisasi Silika Gel dari Abu Sekam Padi Dengan Menggunakan Natrium Hidroksida (NaOH)’, Jurnal Kimia Mulawarman. Vol. 7, No. 2.

International Pectin Producers Association. (2001). Quality Standart Pectin. https://ippa.info/specification_for_pectins.htm.

Madani, S.N., Diar, H.E., Nety, K. (2016). ‘Analisis Komposisi Asam Amino dalam Cangkang Kapsul Gelatin Sapi dan yang Diduga Gelatin Babi Menggunakan Metode Ultrahigh Performance Liwuid Chromatography’. Prosiding Farmasi, Universitas Islam Bandung.

Mollea, C. (2008). ‘Extraction and characterization of pectins from cocoa husks: A preliminary study’, Food Chemistry No. 107.

O’Neill, M.A., Ridley, B.L., Mohnen, D. (2000). Pectins: structure, biosynthesis, and oligogalacturonide-related signaling, Phytochemistry 57: 929-967.

Rachmawati. (2009). Ekstraksi dan Karakteristik Pektin Cincau Hijau (Premna oblongifolia M) Untuk Pembuata Edible Film [Skripsi], Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Ruhan, A.U. (2018). ‘Microwave-Assisted Green Extraction Technology for Sustainable Food Processing’, Journal Departemen of Food Processing Yasar University, Izmir Turkey.

Tharfi, Z.F., Diar, H.E., Sukanta. (2018). Karakterisasi Dan Pembuatan Cangkang Kapsul Dari Tepung Pektin Kulit Buah Cokelat [Theobroma cacao (L.) Sebagai Alternatif Bahan Pembuatan Cangkang Kapsul Keras [Skripsi], Universitas Islam Bandung, Bandung.

Wijaya, M. dan Wiharto, M. (2017). ‘Karakterisasi Kulit Buah Kakao Untuk Karbon Aktif Dan Bahan Kimia Yang Ramah Lingkungan’, JKPK (Jurnal Kimia Dan Pendidikan Kimia), Vol 2, No 1, April 2017, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.




Flag Counter