Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Mengkudu (Morinda Citrifolia L) sebagai Antiinflamasi terhadap Tikus Wistar Jantan

Muhamad Rio Rifaldy, Suwendar Suwendar, Umi Yuniarni

Abstract


Abstract: Inflammation is a protective response to injuries caused by physical trauma, damaging chemicals, or microbiological substances. This study aims to determine the anti-inflammatory activity of noni leaves (Morinda citrifolia L) ethanol extract on rats and to determine the dose of noni leaves (Morinda citrifolia L) ethanol extract which can provide effective pharmacological effects. Anti-inflammatory testing. Rats were grouped into five groups namely, the negative control group (without induction), positive control (only induction), test dose 100 mg / kg body weight, test dose 200 mg / kg body weight and comparison (Na diclofenac 2.7 mg / 0.2 kg BB Observation was carried out for 3 hours at 30 minutes intervals with observations parameter of inhibition percent of inflammation of mouse feet. Using results of extracts of noni leaves 100 mg / kg BB and 200 mg / kg BB reduced inflammation% to 26.22% and 45.90% has a significant difference with positive control with p values of 0.083 and p of 0.027. The most effective test dose is at a dose of 200 mg / kg body weight which has  inflammation inhibition percent of 45.90%.

Keywords: Inflammation, Noni leaf, anti-inflammatory activity  


Abstrak : Inflamasi merupakan suatu respon protektif terhadap luka yang di sebabkan oleh trauma fisik, zat kimia yang merusak, atau zat-zat mikrobiologik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia L) terhadap tikus dan untuk mengetahui dosis ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia L) yang dapat memberikan efek farmakologis yang efektif. Pengujian antiinflamasi. Tikus dikelompokan menjadi lima kelompok yaitu, kelompok kontrol negatif (tanpa induksi), kontrol positif (hanya induksi), dosis uji 100 mg/kg BB, dosis uji 200 mg/kg BB dan pembanding (Na diklofenak 2,7 mg/0,2kg BB. Pengamatan dilakukan selama 3 jam dengan interval 30 menit dengan parameter pengamatan % inhibisi radang kaki tikus. Hasil pengujian ekstrak daun mengkudu dosis 100 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB menurunkan % radang hingga 26,22% dan 45,90% memiliki perbedaan secara bermakna dengan kontrol positif dengan nilai p 0,083 dan p 0,027. Dosis uji yang paling efektif adalah pada dosis 200 mg/kg BB yang memiliki % inhibisi radang sebesar 45.90%.

Kata kunci : Inflamasi, daun mengkudu, aktivitas antiinflamasi

Keywords


Inflamasi, daun mengkudu, aktivitas antiinflamasi

Full Text:

PDF

References


Mycek, M, J., Harvey, R, A., dan Champe C, C. (2001). Farmakologi Ulasan Bergambar.Edisi II. Widya Medica, Jakarta

Nayak BS, Sandiford S, Maxwell A. Evaluation of the wound-healing activity of ethanolic extract of Morinda citrifolia L. leaf . (2009);6(3):351–6.

Putri, E. (2001). Uji Efek Analgetik, Antipiretik dan Anti Inflamasi Ekstrak Metanol Batang Brotowali (Tinospora crispa (L) Miers ex Hook. F. & Thems). Padang: Skripsi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNAND.

Saidatul Husni,.(2005). Pemecilan, Identifikasi dan Penilaian Aktiviti Antioksidan Flavonoid dari pada Daun (Morinda citrifolia) Mengkudu dan (Premna serratifolia) Bebuas. Master Sains. Universiti Putra Malaysia

Sander, M, A. (2010), Atlas Berwarna Patologi Anatomi, Rajawali Pers, Jakarta

Silbernagl, S.,and Lang, F. (2000). Color Atlas of Pathophysiology. Thieme Flexibook.New York

Triakoso, N. (2016). Penggunaan Kortikosteroid Dan Non Steroid AntiInflammatory Drug’s: Universitas Erlangga. Hal. 3-4

Wilmana, P.,F. dan Gan, S. (2012). Analgesik-Antipiretik, Analgesik Anti-Inflamasi Nonsteroid, dan Obat Gangguan Sendi Lainnya.Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta




Flag Counter