Efek Pola Konsumsi Teh Kemasan Terhadap Kualitas Tidur Dan Pola Tidur Mahasiswa/Mahasiswi Prodi Farmasi Universitas Islam Bandung Menggunakan Metode Kuesioner

Muhammad Iqbal Baihaqi, Diar Herawati Effendi, Nety Kurniaty

Abstract


Abstract. Caffeine is a psychoactive substance that is most often consumed by people. Coffee, tea, chocolate are sources of caffeine available. Caffeine is a central adenosine receptor antagonist that can affect central nervous system function and can cause sleep disturbances. In this study a quantitative analysis have been conducted using the sleep quality questionnaire method. The purpose of this study was to determine the effect of caffeine and its influence from two types of tea in the form of liquid tea and solid tea on the quality of sleep and sleep patterns on the students of Pharmacy of MIPA Faculty Bandung Islamic University. This study uses experimental research, method population and sample determination was done by taking consecutive sampling then the questionnaire was made using the PSQI method (Pittsburgh Sleep Quality Index). In the initial screening using the sleep quality questionnaire inclusion and exclusion criterias were carried out to meet the criteria. Data analysis was done by the Kolmogrov-Smirnov hypothesis. Based on the results of the study, it was found that the sample that consumed liquid tea showed bad category on the sleep quality frequency read 6 people (14 %). The sample that consumed solid tea showed a frequency of poor sleep quality of 13 people (22 %). The Kolmogrov-smirnov statistical test has given result of  p-value <0.1 (significance value is 0.004), this indicates that there is a relationship between the quality of sleep and the type of tea.

Key Words: Caffein, Sleep Quality, Liquid Tea, Solid Tea

 

Abstrak. Kafein merupakan zat psikoaktif yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat. Kopi, teh, coklat merupakan sumber kafein yang tersedia. Kafein merupakan zat antagonis reseptor adenosin sentral yang bisa mempengaruhi fungsi sistem saraf pusat dan mengakibatkan gangguan tidur. Pada penelitian kali ini akan dilakukan analisis kuantitatif dengan menggunakan metode kuesioner kualitas tidur. Tujuan dilakuannya penelitian ini untuk mengetahui efek kafein dan pengaruhnya dari dua tipe teh berupa teh cair dan teh padat terhadap kualitas tidur dan pola tidur mahasiswa/mahasiswi fakultas MIPA Prodi Farmasi Universitas Islam Bandung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental, penetapan populasi dan sampel dengan pengambilan secara consecutive sampling kemudian pembuatan kuesioner dengan metode PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index). Pada skrining awal menggunakan kuesioner kualitas tidur dilakukan kriteria inklusi dan eksklusi untuk memenuhi kriteria. Analisis data dilakukan uji hipotesis Kolmogrov-smirnov. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan pada sampel yang mendapat teh cair menunjukkan frekuensi kualitas tidur dengan kategori buruk yaitu 6 orang (14 %). Pada sampel yang mendapat teh padat menunjukkan frekuensi kualitas tidur buruk yaitu 13 orang (22 %). Pada hasil uji statistik Kolmogrov-smirnov didapatkan p-value <0,1 (nilai signifikansi yaitu 0,004), hal ini menunjukkan ada hubungan antara kualitas tidur dengan jenis teh.

Kata Kunci: Kafein, Kualitas tidur, Teh Cair, Teh padat


Keywords


Kafein, Kualitas tidur, Teh Cair, Teh padat

Full Text:

PDF

References


Hermawan, Dodi, Diar Herawati Effendi, Nety Kurniaty. 2018. Studi Statistika Pengaruh Pemilihan Jenis Kopi Bermerek Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa dan Mahasiswi Prodi Farmasi Universitas Islam Bandung. Prosiding Farmasi Vol. 4 No. 1

Hidayat, A. A. A. 2006. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia : Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan. Jakarta. Salemba Medika.

Meerlo, P, Sgoifo, A, Suchecki, D. Restricted and disrupted sleep: effects on autonomic function, neuroendocrine stress systems and stress responsivity. Sleep Med Rev. 2008; 12: 197_210

Misra, H., dkk. 2008. Studi of Extraction and HPTLC-UV Method for Estimation of Caffeine in Marketed Tea (Camellia Sinensis) Granules. International Journal of Green Pharmacy: 47-51.

Potter, P.A., & Perry, A.G. (2010). Fundamental keperawatan edisi 7. Jakarta: Salemba Medika.

Snel, J., Lorist, M. M. (2011). Effects of caffeine on sleep and cognition. Dalam: Dongen HPAV. Progress in rain research.

Sukandar, E. Y. dkk. 2008. ISO Farmakoterapi. Jakarta: PT ISFI Penerbit.




Flag Counter