Analisis Pengeluaran Konsumsi Masyarakat Miskin Kota Bandung

Fatimah Zahrah Santoso, Meydi Haviz

Abstract


Abstrak.Kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk    memenuhi kebutuhan dasar makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Jadi penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah garis kemiskinan. Kota Bandung sebagai Ibu Kota Jawa barat ternyata masih memiliki penduduk miskin yang tersebar di 121 titik disetiap wilayah kumuh dari berbagai kelurahan. Masyarakat yang tersebar dibeberapa kawasan kumuh tersebut adalah masyarakat berpenghasilan rendah. Salah satunya di Kecamatan Kiaracondong tepatnya di Kelurahan Babakan Surabaya. Dikatakan sebagai pusat penduduk miskin dan wilayah kumuh karena dilihat dari status pekerjaan, pendidikan, dan gaya hidup, serta status pemukiman yang kurang layak. Berdasarkan hasil penelitian, didapat hasil bahwa pola pengeluaran konsumsi masyarakat miskin lebih besar pada pengeluaran pangan khususnya makanan.

Kata Kunci : Pengeluaran, Konsumsi, Masyarakat Miskin


Keywords


Pengeluaran, Konsumsi, Masyarakat Miskin

Full Text:

PDF

References


Abustam, M. Idrus. 1989. Gerak Penduduk, Pembangunan dan Perubahan Sosial.

UI-Press. Jakarta.

Ahmad, Lipi. 2011. Kesejahteraan, Kemiskinan dan Program KB di Jawa Barat http://jabar.bkkbn.go.id/Lists/Artikel/DispForm.a

Anggraini dan Retno.2005.Pendapatan dan Pola Konsumsi Rumah Tangga Tani di Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman. Jurnal ekonomi Pertanian,Agros Vol.6: Yogyakarta

Anwar,Khairil.2011.Analisis Pola Konsumsi Masyarkat Pedesaan di kabupaten Bireuen-Aceh.Jurnal ekonomi.

Ariningsih,Ening.2004.Analisis Perilaku Konsumsi Pangan Sumber Protein Hewani dan Nabati Pada Masa krisis Ekonomi Di Jawa.Jurnal sosial ekonomi pertanian.

Arifin, M dan P. Simatupang. 1988. Pola Konsumsi dan Kecukupan Kalori dan Protein di Pedesaan Sumatera Barat dalam Prosiding Patanas Perubahan Ekonomi Pedesaan Menuju Struktur Ekonomi Berimbang. Pusat Penelitin Agro EkonomiAtkinson. 1990. Pengantar Psikologi. Jakarta: PT Erlangga

Atmarita & Fallah, YS 2004, Analisis Situasi Gizi dan Kesehatan. WNPG VIII, LIPI. Jakarta, pp.147.

Arifin, M & Sudaryanto, T 1991, Pola Konsumsi Makanan Pokok, Konsumsi Energi dan Protein di Pedesaan Jawa Tengah, Berita Pergizi Pangan, vol. 8, pp. 10-16.

Akmal.2003.Analisis Pola Konsumsi Keluarga di Kecamatan Tallo Kota Makassar.Skripsi Universitas Hasanuddin:Makassar

Adi,Satrio.2010.Pengaruh Umur,Pendidikan,Pendapatan,pengalaman kerjaDan Jenis Kelamin Terhadap Lama Mencari Kerja Bagi Tenaga kerja Terdidik Di Kota Magelang.Skripsi.Universitas Diponegoro:Semarang

BPS Provinsi Jawa Barat. 2007. Jawa Barat dalam Angka Tahun 2018.

Dyah Ajeng Ratri. 2006. Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pendapatan terhadap Peranan Wanita dalam Menciptakan Kelestarian Lingkungan Hidup di Desa Mojopuro Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen. Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. 75 h.

Deliarnov.1995.Pengantar ekonomi Makro. Cetakan Pertama. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Press).

Diulio, Ph. D, Eugene A. 1993. Teori Makro Ekonomi. Cetakan Keempat. Jakarta: Erlangga

Erlina.2007.Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Konsumsi Tenaga Perawat Kesehatan di Kota Makassar. Skripsi UNHAS, Tidak dipublikasikan.

Effendi, T. Noer. 1995. Sumber Daya Manusia Peluang Kerja dan Kemiskinan. Edisi II. Tiara Wacana. Yogyakarta.

Hidayat,Asep.2011.Kontribusi Pendidikan Terhadap Pertumbuha Ekonomi.Jurnal Pendidikan dan Budaya

Koblinsky, M, Timyan, Y & Jill G, 1997, Kesehatan Wanita Sebuah Perspektif Global, Utarini A (Alih Bahasa), Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Milias,Tuty.2009. Analisis Permintaan Ekspor Biji Kakao.Tesis. Universitas Diponegoro Semarang

Mankiw,Gregory N.1999. Teori Makroekonomi. Edisi keempat. Jakarta: Erlangga

Marzuki,Miskat.2005.Pola Pengeluaran Konsumsi Masyarakat Makassar di Kecamatan Tamalanrea. Skripsi Unhas, tidak dipublikasikan.

Nanga,Muana.2001. Makro Ekonomi Teori Masalah dan Kebijakan. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Pakaya, Elwin. 2001. Analisis Pola Konsumsi Rumah Tangga Miskin Pasca Kenaikan Harga BBM Di Kota Makassar.Skripsi Unhas, tidak dipublikasikan.

Rachman, H.P.S dan Wahida. 1998. Dinamika Pola Pengeluaran dan Konsumsi Rumah Tangga serta Prospek Permintaan Pangan dalam Dinamika Ekonomi Pedesaan: Perubahan Struktur Pendapatan, Ketenagakerjaan dan Pola Konsumsi Rumah Tangga. Bogor: Kerjasama Puslit Sosial Ekonomi Pertanian dengan Ford Foundation.

Rachman, H.P.S. dan S.H. Suhartini. 1996. Ketahanan Pangan Masyarakat Berpendapatan Rendah di Jawa Barat dan Nusa Tenggara Barat. Jurnal Agro Ekonomi: 15 (2) A.K. Mudjito, Harizal & Elfindri. 2012. Pendidikan Karakter, Kerangka, Metode dan Aplikasi Untuk Pendidikan dan Profesional. Jakarta: Baduose Media.

Rachman, HPS. 2001. “Kajian Pola Konsumsi dan Permintaan Pangan di Kawasan timur Indonesia”

Rahmatia.2004. Kajian Teoritis dan Empiris Terhadap Pola dan Efisiensi Konsumsi. Fakultas Ekonomi UNHAS

Rahmatia. (2004). Pola dan Efisiensi Konsumsi Wanita Pekerja Perkotaan SULSEL, Suatu aplikasi Model Ekonomi Rumah Tangga Untuk Efek Human Capital dan Sosial Capital. Pasca Sarjana Unhas.

Rahma, Aulia. 2011. “Studi Perbandingan Pola Konsumsi Pangan dan Non Pangan Rumah Tangga Kaya dan Miskin di Kota Makasar”.https://www. slideshare. net/cvrhmat/studi-perbandingan-polakonsumsi-pangan-dan-non-pangan-rumahtangga-kaya-dan-miskin-di-kota-makassar43445627

Samuelson, Paul A, william D. Nordhaus.1996. Makro Ekonomi. Edisi Keempat belas. Cetakan Ketiga. Jakarta: Erlangga

Sediaoetama. A.D.1985. Ilmu Gizi Untuk Profesi dan Mahasiswa. Jilid II. Dian Rakyat.Jakarta

Sumarwan.1993. Keluarga Masa Depan dan Perubahan Pola Konsumsi. Warta Demografi. Jakarta:LD.FEUI

Suyastriri.2005.Diversifikasi Konsumsi Pangan Pokok Berbasis Potensi lokal dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Pedesaan di Kecamatan Semin Kabupaten Gunung Kidul.Jurnal Ekonomi Pembangunan hal 51-60. Fakultas Pertanian UPN: Yogyakarta

Sili,Nuh.Pengaruh pendapatan,pendidikan dan remitan terhadap pengeluaran konsumsi pekerja migran dan non permanen di kabupaten Badung (studi kasus pada dua kecamatan di kabupaten Badung).Jurnal ekonomi: Universitas Udayana

Sastra,Dian.2007. Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Pendapatan Tenaga Kerja Informal Diatas Upah Minimum Propinsi Di Sumatera Barat.Tesis Pasca Sarjana Universitas Andalas Padang

Sugioarto .(2008) Analisis Pendapatan,Pola Konsumsi dan Kesejahteraan Petani Padi Pada Basis Agroekosistem Lahan Sawah Irigasi di Pedesaan.Pusat Analisis Sosial Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Departemen Pertanian

Sjirat,Muchlis.2004. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pola Konsumsi Rumahtangga Miskin Perkotaan di Sumatera Barat.Skripsi:Padang

Sukirno, Sadono. Pengantar Teori Mikroekonomi. PT. Raja grafindo Persada, Jakarta:2000

Soekirman 1991, Dampak Pembangunan terhadap Keadaan Gizi Masyarakat. Majalah Gizi Indonesia, vol.16, pp. 64-98

Suhardjo, 1989, Sosial Budaya Gizi. IPB, Bogor.

Todaro.M.P.1999. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Terjemahan oleh Munandar H.dkk. Edisi keenam/jilid I.Jakarta:Erlangga

Taufiq.M.2007.Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pola Konsumsi Pangan Masyarakat di Kabupaten Tuban.Jurnal manajemen,akuntansi dan bisnis volume 5,nomor 3:Jawa Timur Surabaya

Wahida.2006. Hubungan Faktor-Faktor Sosial Budaya dengan Konsumsi Makanan Pokok rumah tangga Pada Masyarakat Di Wamena,Kabupaten Jayawijaya,Tahun 2005.Tesis Universitas Diponegoro

Winarti, H. 2007. Analisis Tingkat Konsumsi Pangan Rumah Tangga Nelayan di Kelurahan Barombong kecamatan Tamalate Kota Makassar. Skripsi Unhas,tidak dipublikasikan.

Nata Bhimo Rizky Samudro, dkk. 2010. Pola Pengeluaran Konsumsi Masyarakat Miskin Jawa Tengah. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Subarna,Trisna. 2012. Analisis Kemiskinan dan Pengeluaran Non Pangan, Bandung: Jurnal Bina Praja.

Novita, Sari dan Fardianah Mukhyar 2011. Kajian: Pola Pengeluaran Pangan Rumah Tangga Petani Padi Sawah di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Jurnal Agribisnis Perdesaan. Volume 01 Nomor 04 Desember 2011.

Soembodo,Benny.“Pandangan Masyarakat Miskin Perkotaan Mengenai Kesejahteraan Sosial”.https://www.academia.edu/11678737/ contoh_jurnal_kemiskinan_oleh_Benny. Diakses tanggal 27 Desember 2016

Sukirno,Sadono. 2013. Makroekonomi Teori Pengantar, Edisi Ketiga, Rajawali Press, 2013. Supranto. 2000. Statistik, Teori dan Aplikasi. Edisi Keenam. Erlangga: Jakarta




Flag Counter