Dampak Ekonomi Kegiatan Pariwisata Dago Dream Park terhadap Pendapatan Masyarakat di Desa Mekarwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat

Winda Pusparani Airul, Asnita Frida Sebayang, Noviani Noviani

Abstract


Abstract.The tourism industry is one of the tools that can improve the economic progress of society. The famous tourist area in West Bandung Regency is the Lembang area. One of the tourist destinations is Dago Dream Park. Dago Dream Park is one of the newest tourist destinations so it attracts the attention of visitors. The aspects that can improve the economic progress of the community include income, employment opportunities, and entrepreneurship. The purpose of this study was to identify how the economic impact of Dago Dream Park Bandung on the income of the people of Mekarwangi Village. This research uses quantitative descriptive methods. The data used are primary data obtained through interviews and questionnaires to 100 respondents who settled in Mekarwangi Village, as evidenced by ownership of Mekarwangi Village Identity Card for at least 10 years. The analysis was conducted quantitatively by scoring the characteristics of respondents and the results of respondents' answers using a Likert scale. Then a different test was carried out before and after the Dago Dream Park attraction using the Kolmorgorov-Smirnov Test. The results showed the average cumulative score obtained from community income was 421 with a good category, the average cumulative score obtained from employment was 429 with a very good category, and the average cumulative score obtained from entrepreneurship amounted to 368 with a good category. So that the highest aspect of the economic impact of the Dago Dream Park attraction is the employment opportunity aspect. The results of the calculation of different tests before and after the existence of Dago Dream Park attractions can be described using the Kolmorgorov-Smirnov Test and the Asymp value is obtained. Sig (2-tailed) is 0,000 <0.05 so there is an economic impact before and after the Dago Dream Park Bandung on the income of the people of Mekarwangi Village.

 

Keywords: Tourism, Economic Impact, Community Income

 

Abstrak. Industri pariwisata merupakan salah satu sarana yang dapat meningkatkan kemajuan ekonomi masyarakat. Kawasan wisata yang terkenal di Kabupaten Bandung Barat adalah daerah Lembang. Salah satu destinasi wisatanya adalah Dago Dream Park. Dago Dream Park merupakan salah satu destinasi wisata terbaru sehingga menarik perhatian para pengunjung. Adapun aspek yang dapat meningkatkan kemajuan ekonomi masyarakat diantaranya yaitu pendapatan, kesempatan kerja, dan wirausaha.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana dampak ekonomi dari Dago Dream Park Bandung terhadap pendapatan masyarakat Desa Mekarwangi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang menetap di Desa Mekarwangi, dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk Desa Mekarwangi paling sedikit 10 tahun. Analisis dilakukan secara kuantitatif dengan melakukan skoring terhadap karakteristik responden dan hasil jawaban responden menggunakan skala likert. Kemudian dilakukan uji beda sebelum dan sesudah adanya objek wisata Dago Dream Park menggunakan Test Kolmorgorov-Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai kumulatif skor yang diperoleh dari pendapatan masyarakat adalah sebesar 421 dengan kategori baik, rata-rata nilai kumulatif skor yang diperoleh dari kesempatan kerja adalah sebesar 429 dengan kategori sangat baik, dan rata-rata nilai kumulatif skor yang diperoleh dari wirausaha adalah sebesar 368 dengan kategori baik. Sehingga aspek tertinggi dari dampak ekonomi objek wisata Dago Dream Park adalah aspek kesempatan kerja. Adapun hasil perhitungan uji beda sebelum dan sesudah adanya objek wisata Dago Dream Park dapat diuraikan dengan menggunakan Test Kolmorgorov-Smirnov diperoleh nilai Asymp. Sig (2-tailed) adalah 0,000  <  0,05 sehingga ada dampak ekonomi sebelum dan sesudah adanya Dago Dream Park Bandung terhadap pendapatan masyarakat Desa Mekarwangi.

 

Kata Kunci : Pariwisata, Dampak Ekonomi, Pendapatan Masyarakat

 


Keywords


Pariwisata, Dampak Ekonomi, Pendapatan Masyarakat

Full Text:

PDF

References


A.Mathieson & G.Wall, (1982). Tourism: Economic, Physical and Social Impact.

New York: Longman Scientific and Technical.

Achadiat Dritast, (2013). Analisis Dampak Ekonomi Wisata Bahari terhadap Pendapatan Masyarakat di Pulau Tidung. Reka Loka Jurnal Online Institut Teknologi Nasional. Institut Teknologi Nasional. hlm. 1-8.

Archer, B. H. (1976). The Uses and Abuses Multipliers. New York: Praeger.

Aryunda, Hanny, 2011. Dampak Ekonomi Perkembangan Kawasan Ekowisata Kepulauan Seribu. (di akses 12 Februari 2019).

Bhisma Murti, (1997). Prinsip dan Metode Riset Epidemiologi. Yogyakarta: Gadjah Mada Unversity Press.

Buchari Alma, (2008). Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: Alfabetha.

Damanik dan Weber, (2009). Isu-Isu Krusial Dalam Pengelolaan Desa Wisata

Dewasa Ini. Jurnal Kepariwisataan Indonesia. Universitas Gadjah Mada.

Ekayani & Yasmin, (2014). Natural Tourism at Gunung Halimun Salak National Park : A solution for ecological an economic interest.

Endar Sugiarto dan Sri Sulartiningru, (2001). Pengantar Industri Akomodasi dan. Restoran, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Ety Rochaety, (2007). Metodologi Penelitian Bisnis: Dengan Aplikasi SPSS, Edisi Pertama. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Goeldner, C.R & Ritchie J.R.B. (2000). Tourism (Principles, Practices,Philosophies). Canada: John Wiley and Sons.

Ismail, Muhammad, Ari Kuncara Widagdo dan Agus Widodo, 2017. Sistem Akuntansi Pengelolaan Dana Desa. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Volume XIX No. 2, Agustus 2016.

Kemenpar, 2016, Data Sektor Pariwisata.

Koentjaraningrat, (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: RinekaCipta.

Lundberg, Donald.E, Stavenga .M.H., dan Krishnamoorthy.M. (1997). Ekonomi Pariwisata. Penerjemah, Sofjan Jusuf. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Masri Singarimbun dan Sofyan Effendi, (1989). Metode Penelitian Survey. Jakarta: LP3ES.

Moh. Pabundu Tika, (2005). Metode Penelitian Geografi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

N. Vanhove, (2005). The Economics of Tourism Destionations. Oxford:

Butterworth-Heinemann.

Nova Belinda, (2013). Analisis Dampak Berganda (Multiplier Effect) Pemanfaatan Wisata Alam Tanjung Mutiara di Danau Singkarak Kabupaten Tanah Datar (Skripsi). Institut Pertanian Bogor.

Pendit, Nyoman. S. (2003). Ilmu Pariwisata Sebuah Pengantar Jakarta: Perdana.

Peraturan Presiden No. 14 Tahun 2018, Tentang Penyelenggaraan Pariwisata.

Pitana & Gayatri, (2005). Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Sharpley,Richard. (2006). Travel and Tourism. SAGE Publications: London.

Soerjono Soekanto, (2006). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grapindo Persada.

Soleman B. Taneko, (1984). Struktur Dan Proses Sosial; Suatu Pengantar Sosiologi Pembangunan. Jakarta: Rajawali

Spillane J.J. (1987). Pariwisata Indonesia Sejarah dan Prospeknya. Yogyakarta: Kanisius.

Sugiyono,(2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung Alfabeta.

Suharsimi Arikunto, (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Thomas W Zimmerer, Norman M Scarborough, (2005). Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: Salemba empat.

Uma Sekaran, (2000). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Salemba Empat.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009. Tentang Kepariwisataan.

[UNEP] United Nation Environment Programme-International Environmental

Technology Centre. 2002. Tourism in the Green Economy. Boston: Butterworth-Heinemann.

UNWTO, (2014). Measuring Employment in the Tourism Industries. UNWTO:

Spain.

Utama, Rai, (2011). Dimensi Ekonomi Pariwisata Kajian Dampak Ekonomi dan

Wan Chai, (2009). Introduction to Tourism. Hongkong: Wu Chung House.




Flag Counter