Strategi Persaingan Pada Kios – Kios Kecil Makanan dalam Menghadapi Perkembangan Café di Kawasan Wisata Punclut Bandung, Jawa Barat

Syifa Syahadah, Aan Julia, Noviani Noviani

Abstract


Abstract. In Business, competitiveness to expand their market share among companies is a usual. However, some companies used the unfair method and has a detrimental action in the business world. The unfair competitive in Kawasan Wisata Punclut, Bandung was affected the decrease in the number, visitors and profits in small kiosks around Punclut. Facing these conditions, it is necessary to know how the small kiosks around Punclut should be carried out in order to survive the competition. This research uses descriptive qualitative method and implement the Porter’s Five Force Model and using the SWOT Analysis method. The results that the competition conditions faced by small kiosks are very high, where small kiosks around Punclut need to implement an intensive strategy. From the results of the SWOT analysis, that strategies are: (1) improving the promotion strategy using technology assistance; (2) improving the quality of labor; (3) diversifying and differentiation product; (4) improving the quality of facilities; (5) improve the standardization of the quality of food; (6) cooperating with related institutions.


Keywords: Competitiveness Strategy, Porter’s Five Force Model, SWOT Analysis.

 

Abstrak. Persaingan usaha dalam meraih pangsa pasar yang lebih luas adalah hal yang wajar. Namun, persaingan usaha yang tidak sehat dapat merugikan pelaku usaha yang lain. Kondisi tersebut terjadi pada persaingan antara para pelaku usaha 6 café besar di Kawasan Wisata Punclut Bandung dengan para pemilik kios kecil disekitarnya. Dampak keberadaan 6 café besar tersebut adanya penurunan jumlah usaha, omset, dan pengunjung di kios kecil sekitar Kawasan. Menghadapi kondisi tersebut, maka perlu diketahui bagaimana seharusnya strategi yang dapat dilakukan oleh kios – kios makanan kecil di sekitar Punclut agar dapat bertahan menghadapi persaingan usaha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengaplikasikan Five Force Model dan menggunakan metode Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat persaingan usaha yang sangat ketat bagi para kios kecil, sehingga strategi utama yang harus dilakukan adalah strategi intensif. Dari hasil analisis SWOT didapatkan strategi pengembangan kios makanan kecil, yaitu: (1) meningkatkan strategi promosi dengan menggunakan bantuan teknologi; (2) meningkatkan kualitas tenaga kerja; (3) melakukan diversifikasi prroduk dan diferensiasi produk agar menu lebih menarik dan bervariatif; (4) meningkatkan kualitas dari fasilitas sarana dan prasana bagi konsumen; (5) meningkatkan standarisasi mutu produk makanan yang dijual; (6) melakukan kerjasama dengan institusi tertentu atau lembaga terkait.

Kata Kunci: Strategi Persaingan, Five Force Model Porter, Analisis SWOT.


Keywords


Strategi Persaingan, Five Force Model Porter, Analisis SWOT.

Full Text:

PDF

References


Arsyad, Lincolyn dan Stephanus Eri Kusuma, 2914, Ekonomika Industri: Pendekatan Struktur Perilaku dan Kinerja, UPP STIM YKPN, Yogyakarta.

David. 2009. Manajemen Strategis Konsep. Jakarta: Salemba Empat.

Dyson, Robert G. 2002. “Strategic development and SWOT Analysis at The University of Warwick”. European Journal of Operational Research.

Husein, Umar. 2010. Riset pemasaran dan bisnis, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Julia, Aan et.al, Persaingan Usaha di Industri Kerajinan Batik Trusmi di Kabupaten Cirebon (Aplikasi Porter’s Five Force Model), Prosiding SNaPP 2017, pISSN 2089-3590|eISSN 2303-2472.

Porter, M. E. 1976. “How Competitive Forces Shape Strategy”, Harvard Business Review, Vol.57, No.2.

Saiman, L. 2014. Kewirausahaan (Teori, Praktik, dan Kasus-kasus), Edisi 2. Jakarta: Salemba Empat.




Flag Counter