Efek Pemberian Parasetamol dan Ibuprofen terhadap Peningkatan Kadar SGPT pada Tikus Galur Wistar

Muhamad Fauzan Farhan, Yuke Andriane, Nurul Romadhona

Abstract


Demam adalah suatu keadaan peningkatan suhu diatas >38 oc yang sering terjadi pada 70% anak di inggris. Akibat frekuensi demam yang tinggi timbul suatu kekhawatiran (fever phobia) mengakibatkan penggunaan obat parasetamol dan ibuprofen yang tidak sesuai, sehingga dapat mengakibatkan kerusakan hingga kegagalan hati. Parasetamol mengandung NAPQI, apabila dikonsumsi melebihi dosis akan menimbulkan kerusakan hati, sedangkan ibuprofen memiliki difenilamin yang memiliki efek kerusakan hati lebih rendah. SGPT merupakan enzim spesifik yang dikeluarkan sel hati saat mengalami kerusakan, sehingga digunakan untuk mendiagnosis kerusakan hati. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek pemberian parasetamol dan ibuprofen terhadap peningkatan kadar SGPT pada tikus galur wistar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimental menggunakan uji preklinik. Subjek penelitian yang digunakan adalah 27 ekor tikus galur wistar terbagi menjadi kelompok kontrol, parasetamol (72mg/hari/tikus), dan ibuprofen (43.2mg/hari/tikus). Pemeriksaan kadar SGPT dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Uji statistik yang digunakan adalah uji Anova dan dilanjutkan Post-hoc. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna perubahan kadar enzim SGPT pada pemberian parasetamol dan ibuprofen. Peningkatan kadar SGPT tertinggi diakibatkan oleh parasetamol p=0,037. Parasetamol dapat meningkatkan kadar SGPT lebih tinggi dibandingkan ibuprofen yang diakibatkan oleh waktu paruh ibuprofen yang pendek dan zat metabolik parasetamol yang lebih reaktif.


Keywords


Drug Induced Hepatotoxicity, Hepatotoksik, Ibuprofen, Parasetamol, SGPT

References


Villegas Sc. Treating a Fever: Annals Pediatrics And Child Health. 2014;2:1–2.

Fever, Signs, and Symptoms of Fever. Health Children website.American Academy of Pediatrics. Assessed January 27, 2017. Tersedia dari: https://www.healthychildren.org/ English/ healthissues /conditions/fever/Pages/Signs-and-Symptoms-of-Fever.aspx

Hay AD, Redmond NM, Costelloe C, Montgomery AA, Fletcher M,Hollinghurst S, dkk. Parasetamol and ibuprofen for the treatment of fever in children : the PITCH randomised controlled trial. 2009;13.

Heubi JE, Barbacci MB, Zimmerman HJ. Therapeutic misadventures with asetaminofen: Hepatoxicity after multiple doses in children. J Pediatric. 1998;132(1):22–7.

Pandit A, Sachdeva T, Bafna P. Drug-induced hepatotoxicity: A review. Vol. 2, Journal of Applied Pharmaceutical Science. 2012. p. 233–43.

Kumar V. Abbas A. K. Fausto N. Robbins S. L. Cotran R. S. Robbins And Cotran Pathologic Basis Of Disease. 8th ed. Philadelphia, Elsevier Saunders.2010

Jensen JF, Tønnesen LL, Söderström M. Parasetamol for feverish children: parental motives and experiences. 2010;3432(January 2017). Tersedia dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20470019

BPOM. Sentra Informasi keracunan (SIKer) Nasional. Parasetamol toksisitas. 2016. Tersedia dari: http://ik.pom.go.id/v2016/katalog/ PARASETAMOL.pdf

Mahadevan SBK, McKiernan PJ, Davies P, Kelly DA. Parasetamol induced hepatotoxicity. Arch Dis Child [Internet]. 2006;91(7):598–603.tersedia dari: http://adc.bmjjournals.com/cgi/ content/full/91/7/ 598#BIBL%5Cn

Giannini EG, Testa R, Savarino V. Liver enzyme alteration: a guide for clinicians. CMAJ : Canadian Medical Association Journal. 2005; 172:367-379.doi:10.1503/cmaj.1040752.

Laurence, D.R. and A.L. Bacharach. Evaluation of Drug Activities: Pharmacometrics. Academic Press, London and New York. 1964: 135-179.

Ukwueze C. S., Ukwueze C. O. and Nweze E. C. “Comparative Study on the Toxic Effects of Some Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs) in Rats”. Jurnal of Veterinary Advances: 2014, 4(12): 767-771

Katzung B.G. Basic and Clinical Pharmacology. 10th ed. San Francisco; McGraw-Hill Companies; 2006

Laurence L. Brunton, John S. Lazo, Keith L. Parker. Goodman & Gilman's The Pharmacological Basic of Therapeutics. Edisi ke 11. California: McGraw-Hill Companies; 2006

N. O'connor, P.I. Dargan, A.L. Jones; Hepatocellular Damage From Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs. QJM 2003; 96 (11): 787-791. doi: 10.1093/qjmed/hcg138

Abatan, M. O, Lateef I. dan Taiwo V.O. “Toxic Effects of Non-Steroidal Anti-Inflammatory Agents in Rats”. African Journal of Biomedical Research Vol 9: 2006; 219-223

Rainsford KD. Ibuprofen: pharmacology, efficacy and safety. Inflammopharmacology. 2009;17(6):275–342. Available from: https://doi.org /10.1007/s10787-009-0016-x




Flag Counter