Gambaran Hasil Dengue Rapid Test Berdasarkan Fase Klinis dan Kejadian Trombositopenia pada Pasien Demam Berdarah di RSUD Al-Ihsan Bandung Periode 2015

Hafizha Cyndriyani Putri, Rika Nilapsari, Budiman Budiman

Abstract


Abstract: Dengue haemorrhagic fever (DHF) are common illnesses in many tropical and subtropical countries including Indonesia. The estimated of  incidence of DHF is 50-100 billion events. The causative agents are dengue viruses, and there are four dengue viruses: dengue virus types 1, 2, 3 and 4. The ilnesss consists of 3 phases, there are febrile phase, critical phase and recovery phase. Another laboratory finding is haemoconcentration and trombocytopenia. The problem is in the early clinical manifestation of dengue virus infection causes a broad spectrum of illnesses, may as an asymptomatic infection, like undifferentiated fever, a common influenza, a chikungunya, or as a typhoid fever.Clinical observation is important for diagnosis of DHF, and serological tests are essential for confirmation of dengue virus infection. Dengue rapid test is a simple and rapid test that used serologically detecting antibody IgM and IgG. The aim of this reasearch was to identify the result of dengue rapid test in clinical phase and trombocytopenia in dengue hemmorhagic fever within period 2015. This research was a quantitative study using observational study using cross- sectional method. The subjects were all patiens DHF who performed dengue rapid test examination that seen from medical records (125 patients). Overall, 86 patients confirmed had trombositopenia (84%). 114 (91,2%) patients have positive result which the most is by day 6 (27,3) and 7 (24%) of ilnesses and 66 patients (52,8) of result is patient with secondary infection. The result of the study determines most of patients have trombositopenia (86%) and indicates that the dengue rapid test have a high positivity rate (91,2%) so, it be used for supporting diagnosis and conducted on the sixth and seventh days after fever.

Abstrak: Demam berdarah merupakan penyakit yang paling umum dijumpai di negara tropis dan subtropis termasuk Indonesia. Diperkirakan sudah menginfeksi 50-100 juta orang. Penyebab demam berdarah adalah dengue virus dan ada empat tipe dengue virus yaitu tipe 1,2,3, dan 4. Penyakit ini terdiri dari 3 fase yaitu fase demam, fase kritis dan fase penyembuhan. Pada pemeriksaan laboratorium dapat ditemukan haemokonsentrasi dan trombositopenia. Di awal gejala klinisnya, infeksi virus dengue mempunyai gejala dengan spektrum yang luas dan sulit dibedakan, seperti dengan influenza, chikungunya dan thypoid, sehingga perlu observasi dari gejala klinisnya dan pemeriksaan serologi penting untuk mengkonfirmasi adanya infeksi virus dengue. Pemeriksaan dengue rapid test merupakan pemeriksaan serologi yang simpel dan cepat untuk mendeteksi adanya antibodi IgM dan IgG.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran hasil dengue rapid test pada fase klinis dan kejadian trombositopenia pada pasien DBD di RSUD Al-Ihsan periode 2015. Penelitian bersifat kuantitatif dengan metode deskriptif observasional, dengan menggunakan desain cross-sectional. Subjeknya merupakan semua pasien yang didiagnosis DBD yang melakukan pemeriksaan dengue rapid test yang dilihat dari rekam medis (125 pasien), 86 pasien (84%) mengalami trombositopenia dan 114 (91,2%) pasien memberikan hasil positif dan paling banyak pada hari keenam (27,3%) dan ketujuh (24%), kemudian 66 (52,8%) pasien mengalami infeksi sekunder. Penelitian ini mengindikasikan kebanyakan pasien DBD (84%) mengalami trombositopenia, kemudian mengindikasikan bahwa pemeriksaan dengan dengue rapid test mempunyai positivity rate (91,2%) yang tinggi, sehingga dapat digunakan untuk menunjang diagnosis dan paling tepat dilakukan pada hari keenam dan ketujuh setelah gejala demam.


Keywords


DHF, Dengue Rapid Test, Fever, Trombocytopenia

References


Aditya Artiti. 2006. Pemeriksaan IgM dan IgG Dengue rapid Test di Rumah sakit Immanuel Bandung. Resp Maranatha.

Blacksell S. 2012. Commerrcial dengue rapid diagnostic tests por point-of-care application: Recent evaluation and future needs?. Journal of biomed and biotech.

Candra Aryu. 2010. Demam Berdarah dengue: Epidemiologi, Patogenesis dan Faktor Risiko Penularan. Volume II Nomor 2.

Centers for Disease Control and Prevention. 2010. Laboratory guidance and diagnostic testing. Diakses dari http://www.cdc.gov/dengue/clinicalLab/laboratory.html

Centers for Disease Control and Prevention. Dengue and dengue hemmorhagic fever. 2009:1-4. Tersedia dari: http://www.cdc.gov/Dengue/resources/Dengue&DHF%20Information%20for%20Health%20Care%20Practitioners_2009.pdf

Cook GC, Zumla AI. 2009. Manson’s Tropical Disease. Edisi ke-22. China: Elsevier.

Florindo GMI, Lima RC, Rouguayrol MZ, Monteiro CMR, Pessoa C. 2012. Intrepretation of presence of IgM and IgG antibodies in a rapid test for dengue. Pubmed.

Harvey A, Jose LP, Philuppe B, Mary J.C, Rosanna WP, Shamala D, dkk. 2010. Evaluation of diagnostic tests: dengue. Nature Journals.

Henry JB, McPherscon RA, Pinchus MR, penyunting. 2011. Clinical Diagnosis and Management and Laboratory Methods. Edisi ke-22. Philadelpia: Elsevier.

World Health Organization. Dengue and severe dengue. Mei 2015. Tersedia dari http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs117/en/

Aditya Artiti. 2006. Pemeriksaan IgM dan IgG Dengue rapid Test di Rumah sakit Immanuel Bandung. Resp Maranatha.

Blacksell S. 2012. Commerrcial dengue rapid diagnostic tests por point-of-care application: Recent evaluation and future needs?. Journal of biomed and biotech.

Candra Aryu. 2010. Demam Berdarah dengue: Epidemiologi, Patogenesis dan Faktor Risiko Penularan. Volume II Nomor 2.

Centers for Disease Control and Prevention. 2010. Laboratory guidance and diagnostic testing. Diakses dari http://www.cdc.gov/dengue/clinicalLab/laboratory.html

Centers for Disease Control and Prevention. Dengue and dengue hemmorhagic fever. 2009:1-4. Tersedia dari: http://www.cdc.gov/Dengue/resources/Dengue&DHF%20Information%20for%20Health%20Care%20Practitioners_2009.pdf

Cook GC, Zumla AI. 2009. Manson’s Tropical Disease. Edisi ke-22. China: Elsevier.

Florindo GMI, Lima RC, Rouguayrol MZ, Monteiro CMR, Pessoa C. 2012. Intrepretation of presence of IgM and IgG antibodies in a rapid test for dengue. Pubmed.

Harvey A, Jose LP, Philuppe B, Mary J.C, Rosanna WP, Shamala D, dkk. 2010. Evaluation of diagnostic tests: dengue. Nature Journals.

Henry JB, McPherscon RA, Pinchus MR, penyunting. 2011. Clinical Diagnosis and Management and Laboratory Methods. Edisi ke-22. Philadelpia: Elsevier.

World Health Organization. Dengue and severe dengue. Mei 2015. Tersedia dari http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs117/en/




Flag Counter