Gambaran Keluhan Nyeri Muskuloskeletal pada Tenaga Kebersihan di Universitas Islam Bandung Tahun 2020

Agistha Novta Auliya, Eka Nurhayati, Uci Ary Lantika

Abstract


Abstract. Musculoskeletal pain is the most common complaint among workers around the world. Musculoskeletal pain can cause muscle damage due to several factors such as heavy load carrying, wrong position, in a long period, which can cause damage to muscles, joints, ligaments and tendons. This study aims to determine symptoms of musculoskeletal pain among cleaning services at Universitas Islam Bandung in 2020. This study was descriptive research which used the Nordic Body Map (NBM) questionnaire. The research was conducted from November-December 2021 with 40 respondents. The results showed that the level of pain among workers was no pain (75%), mild pain (17%), and moderate pain (8%). The regions of the body that most often complained were waist, back, right ankle, left and right calf. This is caused by awkward posture and lifting heavy weights for a long period. Complaints of musculoskeletal pain are also caused by working period, working duration, and individual factors such as age. As conclusion, most of the workers did not complain of musculoskeletal pain, but there are only a few workers who feel musculoskeletal pain in the back and waist area.

Abstrak. Keluhan nyeri muskuloskeletal merupakan keluhan paling umum yang dialami pada pekerja di seluruh dunia. Nyeri muskuloskeletal dapat dipicu akibat otot yang menerima beban statis secara berulang, posisi yang salah, dan dalam waktu yang lama, sehingga dapat menyebabkan keluhan berupa kerusakan pada otot, sendi, ligamen dan tendon. Keluhan nyeri muskuloskeletal dapat timbul pada pekerja terutama tenaga kebersihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keluhan nyeri muskuloskeletal pada tenaga kebersihan di Universitas Islam Bandung tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Penelitian dilakukan dari bulan November-Desember 2021 dengan jumlah responden sebanyak 40 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkatan nyeri yang dikeluhkan pekerja yaitu: tidak nyeri sebesar 75%, agak sakit (17%), dan sakit (8%) berdasarkan Nordic Body Map. Adapun area yang dikeluhkan nyeri adalah pinggang, punggung, pergelangan kaki kanan, betis kiri, dan betis kanan. Hal ini disebabkan oleh postur yang salah dan mengangkat beban berat dalam jangka waktu yang lama. Keluhan nyeri muskuloskeletal juga disebabkan oleh masa kerja, lama bekerja, dan faktor individu seperti usia. Simpulan, sebagian besar pekerja tidak mengeluhkan nyeri muskuloskeletal. Sebagian kecil pekerja yang mengeluhkan nyeri muskuloskeletal pada area punggung dan pinggang.

Keywords


Nordic Body Map, nyeri muskuloskeletal, tenaga kebersihan

References


Menteri Kesehatan. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Penyakit Akibat Kerja. 2016.

Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta: Kemenkes RI. 2018.

International Labour Organization (ILO). Safety and Health at Work. International Labour Organization. 2018. Available from: http://www.ilo.org/global/topics/safety-and-health-at-work/lang-- en/index.htm.

Chung YC, Hung CT, Li SF, Lee HM, Wang SG, Chang SC, et al. Risk of musculoskeletal disorder among Taiwanese nurses cohort: A nationwide population-based study. BMC Musculoskelet Disord. 2013;14.

World Health Organization (WHO). Musculoskeletal Conditions. 2019 Nov 26.

Tarwaka. Ergonomi Industri, Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. Solo: Harapan Press Solo;2010.

Safe Work Australia. Statistics on Work-Related Musculoskeletal Disorders. 2016:12-1.

Kiadaliri AA, Woolf AD, Englund M. Musculoskeletal disorders as underlying cause of death in 58 countries. BMC Musculoskelet Disord. 2017 Feb 2;18(1):12-1.

Workplace Safety and Health Institute. Work-Related Musculoskeletal Disorders (WRMSD). 2018.

Rahayu WA. Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja angkat-angkut industri pemecahan batu di kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. 2012;1(2):836-844.

Aminah, Siti, Sri Suprapti, Hikmah. Pengaruh faktor gender terhadap kinerja dosen Perguruan Tinggi Swasta di Kota Semarang. Media Ekonomi Manaj. Januari 2016;31(1). ISSN : 0854-1442.

Kurahmawati A, Mughni A. Hubungan karakteristik (usia dan jenis kelamin) dan kadar trigliserida serum dengan kejadian karsinoma kolorektal di RSUP Dr. Kariadi Semarang. 2012.

Ulfah N, Harwanti S, Nurcahyo PJ. Sikap kerja dan risiko musculoskeletal disorders pada pekerja laundry. Kesmas: National Public Health Journal. 2014 Feb 1:330-6.

Jalajuwita RN, Paskarini I. Hubungan posisi kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada unit pengelasan PT. X Bekasi. Indonesian J Occup Saf Health. Januari 2015;4(1):33-42.

Sulung N. Beban angkut, posisi angkut, masa kerja dan umur dengan keluhan muskuloskeletal pada Pekerja Bongkar Muat. Jurnal Endurance. 2016 Jun 30;1(2):63-74.

Rosalina, Sinta D. Analisis Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Musculoskeletal Disorders segmen lengan, bahu dan kaki pada pekerja tenun ikat Industri X di Kabupaten Jepara. Diss. Diponegoro University. 2011.

Koesyanto, H. Masa kerja dan sikap kerja duduk terhadap nyeri punggung. J-Kesmas. 2013;9(1):9-14.

Ramadhiani KF, Widjasena B, Jayanti S. hubungan durasi kerja, frekuensi repetisi dan sudut bahu dengan keluhan nyeri bahu pada pekerja batik bagian canting di kampoeng batik laweyan surakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal). 2017 Oct 1;5(5):215-25.

Icsal M, Sabilu Y, Pratiwi AD. Faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada penjahit wilayah Pasar Panjang Kota Kendari tahun 2016. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat. 2016;1(2).

Anderson SP, and Oakman J. Allied health professionals and work-related musculoskeletal disorders: A Systematic Review. Saf Health Work. 2016;7(4):259–67.

Arjuna, Adiputra SH. Gambaran keluhan muskuloskeletal dan gangguan kesehatan pada Operator SPBU di Denpasar. E Jurnal Medika. 2016;5(10):1–6.

Prasetio D. Risiko bahaya ergonomi petugas kebersihan outsourcing di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2015 May 23;10(1):10-6.

Nascimento Araújo LV, Barbosa AL, Camila K, Almeida S, Vieira TG, Perazzo MT, Bezerra AL, Nunes EM, Fernandes JM, de Lucena Santos EV, Gouveia Filho PS. Prevalence of musculoskeletal symptoms in urban cleaning agents. Int. Arch Med. 2016 Oct 2;9.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v7i1.26900

Flag Counter